News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menteri Komdigi Meutya Hafid: Waspada 3 Pola Hoaks Video Demo Jelang HUT ke-81 Republik Indonesia

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, media sosial dipenuhi berbagai unggahan video demonstrasi yang memicu kekhawatiran di
Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:09 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Senin (3/8).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, media sosial dipenuhi berbagai unggahan video demonstrasi yang memicu kekhawatiran di masyarakat. Banyak diantaranya beredar tanpa keterangan waktu, lokasi, maupun konteks yang jelas, sehingga menimbulkan kesan seolah-olah sedang terjadi aksi demonstrasi besar di berbagai daerah.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menjelaskan bahwa terdapat tiga pola utama penyebaran hoaks terkait demonstrasi di media sosial. Pertama, konten yang sepenuhnya tidak pernah terjadi tetapi dibuat seolah-olah nyata. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua, video demonstrasi lama yang diunggah kembali tanpa menjelaskan waktu kejadian sehingga memberi kesan sebagai peristiwa baru. Ketiga, rekaman demonstrasi dari negara lain yang diklaim terjadi di Indonesia.

"Ada yang betul-betul hoaks karena kejadiannya tidak pernah ada. Ada yang menggunakan gambar lama dengan konteks yang berbeda. Ada pula yang menggabungkan kejadian di negara lain seolah-olah terjadi di Indonesia," kata Meutya di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Senin (03/08/2026).
 
Fenomena penggunaan ulang video lama tanpa penjelasan konteks dinilai dapat menyesatkan publik. Konten-konten seperti ini sering kali memanfaatkan emosi masyarakat agar cepat viral, meski informasi yang disampaikan tidak mencerminkan kondisi terkini.

Meutya juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi maupun ikut menyebarluaskan video demonstrasi yang belum dipastikan kebenarannya. 

Menurutnya, penyebaran ulang konten lama tanpa konteks dapat membentuk persepsi yang keliru dan memperkeruh situasi di ruang digital.

"Penyebaran informasi palsu bukan hanya persoalan konten digital. Karena informasi hoaks itu berdampak pada keputusan orang per orang dari hari ke hari. Ada yang jadi takut keluar, ada yang khawatir ketika bekerja. Menurut saya hal itu tidak tepat, tidak benar, dan mencederai nilai-nilai demokrasi serta semangat nasionalisme di momen peringatan Hari Kemerdekaan," paparnya.

Pandangan serupa juga disampaikan Direktur Indonesia Political Review, Iwan Setiawan. 

Menurutnya, fenomena tersebut tidak bisa dipahami hanya sebagai unggahan yang muncul secara kebetulan. Kemunculan narasi dengan tema yang sama di berbagai platform dalam waktu yang hampir bersamaan serta menggunakan sudut pandang yang serupa dinilai mengindikasikan adanya upaya sistematis untuk membentuk opini publik. 

"Pola narasinya juga relatif sama, yaitu mengangkat isu ketimpangan, kemiskinan, dan kesulitan ekonomi, tetapi kemudian dibingkai secara manipulatif dengan mencampurkan disinformasi, fitnah, atau informasi yang dipotong dari konteksnya," kata Iwan, Rabu (05/08/2026).

Menurut Iwan, apabila ditelaah lebih mendalam, berbagai konten tersebut tidak semata-mata berisi kritik. Ia menilai terdapat kecenderungan untuk membangun emosi negatif di tengah masyarakat, memicu rasa frustrasi, serta mengikis kepercayaan publik terhadap pemerintah maupun institusi negara. 

"Ketika informasi sengaja direkayasa untuk membentuk kebencian, maka yang terjadi bukan lagi kontrol sosial, melainkan operasi propaganda yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial," sambungnya.

Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menerima informasi, tidak mudah terpancing oleh video yang belum jelas asal-usulnya, serta selalu melakukan verifikasi melalui sumber-sumber resmi. 

Dengan sikap kritis dan tidak mudah terprovokasi, ruang digital dapat tetap kondusif dan masyarakat tidak terpengaruh oleh narasi yang dibangun dari konten lama maupun informasi yang menyesatkan. (aag) 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

HUT Kemerdekaan Singapura, Ilhan Fandi Punya Motivasi Lebih untuk Singkirkan Timnas Indonesia dari Piala AFF 2026

HUT Kemerdekaan Singapura, Ilhan Fandi Punya Motivasi Lebih untuk Singkirkan Timnas Indonesia dari Piala AFF 2026

Demi melancarkan misi tersebut, Singapura sebenarnya hanya butuh hasil imbang dari Timnas Indonesia. Namun Ilhan Fandi menargetkan kemenangan di laga yang akan berlangsung di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8/2026) ini. 
Viral Ketua Ormas Diduga Intimidasi Pemilik Toko di Bulukumba, Perkara Belum Pasang Bendera Merah Putih

Viral Ketua Ormas Diduga Intimidasi Pemilik Toko di Bulukumba, Perkara Belum Pasang Bendera Merah Putih

Video rekaman CCTV pria mengaku anggota DPD & ormas di Bulukumba, Sulsel diduga intimidasi pemilik toko karena belum pasang bendera Merah Putih viral di medsos.
Laga Timnas Indonesia vs Singapura Piala AFF 2026: Thom Haye Dikembalikan ke Posisi Asli

Laga Timnas Indonesia vs Singapura Piala AFF 2026: Thom Haye Dikembalikan ke Posisi Asli

Peluang Timnas Indonesia untuk melangkah ke semifinal Piala AFF 2026 masih terbuka. Namun, keberhasilan strategi itu diyakini sangat bergantung pada kemampuan Thom Haye mengendalikan permainan.
Praperadilan Ketiga Soal Ganti Rugi Kandas, Roy Suryo: Bukan Ditolak Tapi Belum Diterima 

Praperadilan Ketiga Soal Ganti Rugi Kandas, Roy Suryo: Bukan Ditolak Tapi Belum Diterima 

Roy Suryo menyebut gugatan praperadilan ketiganya terkait ganti kerugian bukan ditolak melainkan belum diterima karena kurangnya pihak termohon.
Singgung Kualitas Thom Haye Cs, Gavin Lee Optimistis Singapura Pulangkan Timnas Indonesia dari Piala AFF 2026

Singgung Kualitas Thom Haye Cs, Gavin Lee Optimistis Singapura Pulangkan Timnas Indonesia dari Piala AFF 2026

Tampil sebagai tim tuan rumah, Singapura akan menjamu Timnas Indonesia di Stadion Jalan Besar, Singapura, pada Jumat (7/8/2026). 
Kirim 11 Wakil ke Kejuaraan Dunia BWF 2026, Ini Daftar Delapan Wakil Indonesia yang Menjadi Unggulan

Kirim 11 Wakil ke Kejuaraan Dunia BWF 2026, Ini Daftar Delapan Wakil Indonesia yang Menjadi Unggulan

Pada gelaran Kejuaraan Dunia BWF 2026, Indonesia tercatat mengirimkan 11 wakil dari 5 sektor yang dipertandingkan.

Trending

Kejari Geledah Kantor Bupati Pamekasan Soal Dugaan Korupsi Proyek Jalan Sebesar Rp3,7 Milliar

Kejari Geledah Kantor Bupati Pamekasan Soal Dugaan Korupsi Proyek Jalan Sebesar Rp3,7 Milliar

Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Pamekasan menggeledah kantor Bupati Pamekasan Kholilurahman terkait rentetan kasus dugaan korupsi proyek jalan tahun 2025.
Mensesneg Bantah Ada Surpres Pergantian Kapolri: Tidak Ada

Mensesneg Bantah Ada Surpres Pergantian Kapolri: Tidak Ada

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi membantah bahwa pemerintah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).
Ratusan Senjata Api dan Air Gun Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan, Polisi Selidiki

Ratusan Senjata Api dan Air Gun Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan, Polisi Selidiki

Sebuah informasi beredar mengenai adanya temuan ratusan pucuk senjata api hingga air gun di sebuah ruangan sekolah yang terletak di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Daftar Pesepakbola Meninggal Dunia akibat Tersambar Petir, Ada dari Indonesia yang Namanya sudah Tersohor

Daftar Pesepakbola Meninggal Dunia akibat Tersambar Petir, Ada dari Indonesia yang Namanya sudah Tersohor

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pesepakbola di dunia meninggal dunia karena tersambar petir. Ada dari Indonesia juga.
Uang Rizky Billar, Lesti Kejora Hingga Anak Ditilep Sampai Rp3,1 Miliar, Pelaku Disebut Orang Terdekat

Uang Rizky Billar, Lesti Kejora Hingga Anak Ditilep Sampai Rp3,1 Miliar, Pelaku Disebut Orang Terdekat

Rizky Billar mengungkap pengalaman yang disebutnya sebagai salah satu pukulan paling menyakitkan yang datang dari lingkungan terdekat.
Jadwal Siaran Langsung SEA V Cup 2026 Putri Leg 2: Timnas Voli Putri Indonesia Main Lagi, Langsung Hadapi Vietnam

Jadwal Siaran Langsung SEA V Cup 2026 Putri Leg 2: Timnas Voli Putri Indonesia Main Lagi, Langsung Hadapi Vietnam

Jadwal siaran langsung SEA V Cup 2026 Putri leg 2, di mana Timnas Voli Putri Indonesia akan unjuk gigi dan memperbaiki nasib mereka di putaran kedua. Garuda Pertiwi langsung akan melawan Vietnam di laga pembuka.
Kronologi Kebakaran Gedung Lima Lantai di Cikini, Sempat Coba Dipadamkan Pakai APAR

Kronologi Kebakaran Gedung Lima Lantai di Cikini, Sempat Coba Dipadamkan Pakai APAR

Kobaran api melanda sebuah bangunan berlantai lima yang berlokasi di Jalan Cikini Raya Nomor 89, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (5/8) sore. 
Selengkapnya

Viral