News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karhutla Kepung Kalimantan, Asap Ganggu Sekolah hingga Penerbangan dan Kualitas Udara

Karhutla melanda sejumlah wilayah Kalimantan. Kabut asap mengganggu sekolah, penerbangan, jarak pandang, dan membuat kualitas udara Palangka Raya berbahaya.
Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:56 WIB
Petugas terus berupaya melakukan penanganan karhutla di kawasan Petuk Katimpun, Palangka Raya.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah wilayah di Pulau Kalimantan. Dampak kebakaran tidak hanya dirasakan di sekitar lokasi api, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan sekolah hingga penerbangan.

Kabut asap akibat karhutla juga membuat jarak pandang menurun di sejumlah wilayah. Bahkan, kualitas udara di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sempat masuk kategori berbahaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah daerah yang terdampak karhutla dan kabut asap antara lain Palangka Raya, Pulang Pisau, Pangkalan Bun, Banjarbaru, Banjarmasin, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, hingga Penajam Paser Utara di Kalimantan Timur.

Palangka Raya: 1.795 Titik Panas, AQI Tembus 487

Kondisi kabut asap di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, memburuk pada Rabu, 19 Agustus 2026. Indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) tercatat mencapai 487 dan masuk kategori berbahaya.

Pekatnya asap juga berdampak terhadap jarak pandang. Visibilitas di sejumlah wilayah dilaporkan hanya sekitar 1,4 kilometer.

Aktivitas pendidikan turut disesuaikan. Pemerintah Kota Palangka Raya menunda jam masuk sekolah bagi jenjang SD dan SMP menjadi pukul 08.00 WIB. Sementara kegiatan belajar mengajar jenjang PAUD dialihkan ke pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring.

Kepala Dinas Pendidikan Palangka Raya, Jayani, mengatakan kondisi kabut asap yang semakin pekat membuat pemerintah harus mengambil langkah penyesuaian.

“Kondisi kabut asap yang semakin pekat memaksa kita untuk mengambil langkah taktis dan adaptif. Kesehatan siswa, guru, dan seluruh tenaga pendidikan menjadi prioritas utama, namun pembelajaran tetap harus berjalan,” ujar Jayani.

Tingginya aktivitas karhutla turut tercermin dari jumlah titik panas yang terdeteksi. Sebanyak 1.795 titik panas tercatat berada di wilayah Kalimantan Tengah, dengan 281 titik di antaranya berada di Kota Palangka Raya.

Titik panas tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, mulai Jekan Raya, Sabangau, Bukit Batu hingga Rakumpit.

Pulang Pisau Dorong Sumur Bor Permanen

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ancaman karhutla juga menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau. Pemerintah daerah mendorong pembangunan sumber air permanen di kawasan yang rawan kebakaran.

Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa'i meminta dukungan pemerintah pusat untuk pembangunan sumur bor permanen, khususnya di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tangis Perpisahan Lionel Messi, La Pulga Akhiri 20 Tahun Perjalanan Bersama Timnas Argentina

Tangis Perpisahan Lionel Messi, La Pulga Akhiri 20 Tahun Perjalanan Bersama Timnas Argentina

Bintang Inter Miami, Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama timnas Argentina setelah lebih dari 20 tahun mengenakan jersey La Albiceleste.
Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti dari pemanfaatan karya secara digital mencapai sekitar Rp103 triliun pada 2024. Indonesia mendorong sistem royalti global yang lebih transparan
Terima Dumas Dugaan Politik Uang Kegiatan Muktamar NU, Ini Respons KPK

Terima Dumas Dugaan Politik Uang Kegiatan Muktamar NU, Ini Respons KPK

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau mendatangi Gedung KPK untuk melaporkan dugaan praktik politik uang dalam proses pengondisian dukungan terhadap Rais Aam pada arena Muktamar NU beberapa waktu lalu.
Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Megawati Hangestri menyambut antusias duet barunya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate. Tak tanggung-tanggung, Megawati menyebut setter timnas Korea Selatan.
Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan investor bahwa Indonesia tidak akan kolaps. Pemerintah kini mendorong investasi yang membawa inovasi, teknologi, dan
Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, dilaporkan jadi korban aksi main hakim sendiri yang diduga dilakukan barisan mahasiswa senior.

Trending

Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, dilaporkan jadi korban aksi main hakim sendiri yang diduga dilakukan barisan mahasiswa senior.
Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan investor bahwa Indonesia tidak akan kolaps. Pemerintah kini mendorong investasi yang membawa inovasi, teknologi, dan
Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti dari pemanfaatan karya secara digital mencapai sekitar Rp103 triliun pada 2024. Indonesia mendorong sistem royalti global yang lebih transparan
Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Megawati Hangestri menyambut antusias duet barunya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate. Tak tanggung-tanggung, Megawati menyebut setter timnas Korea Selatan.
Tangis Perpisahan Lionel Messi, La Pulga Akhiri 20 Tahun Perjalanan Bersama Timnas Argentina

Tangis Perpisahan Lionel Messi, La Pulga Akhiri 20 Tahun Perjalanan Bersama Timnas Argentina

Bintang Inter Miami, Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama timnas Argentina setelah lebih dari 20 tahun mengenakan jersey La Albiceleste.
Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista mengungkapkan rencana serius untuk menetap di Madinah, Arab Saudi. Tak sekadar wacana, ia bahkan telah melakukan survei vila mewah dekat.
Terima Dumas Dugaan Politik Uang Kegiatan Muktamar NU, Ini Respons KPK

Terima Dumas Dugaan Politik Uang Kegiatan Muktamar NU, Ini Respons KPK

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau mendatangi Gedung KPK untuk melaporkan dugaan praktik politik uang dalam proses pengondisian dukungan terhadap Rais Aam pada arena Muktamar NU beberapa waktu lalu.
Selengkapnya

Viral