GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanggapi Sidang Banding Perkara Nadiem Makarim, Eks Jaksa Agung RI Marzuki Darusman: Penuntutan Perlu Hati-hati, Teliti dan Cermat

Eks Jaksa Agung Republik Indonesia periode 1999–2001, Marzuki Darusman, menanggapi kasus mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim.
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:05 WIB
Eks Jaksa Agung Marzuki Darusman
Sumber :
  • UN Photo

Jakarta, tvaonenews.com – Eks Jaksa Agung Republik Indonesia periode 1999–2001, Marzuki Darusman, menanggapi kasus mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (MendikbudristekNadiem Makarim.

Marzuki saat menghadiri sidang banding perkara pengadaan Chromebook mengatakan bahwa Kejaksaan Agung perlu hati-hati, teliti, cermat dalam melakukan penyelidikan dan penuntutan suatu kasus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, perlu juga adanya keberanian kuat dalam melakukan koreksi sebagai bagian dari tanggung jawab etik lembaga penegak hukum apabila memang ada kekeliruan.

“Penegak hukum harus bersedia mengevaluasi penuntutan ketika proses pengadilan membuka fakta yang berbeda dari asumsi awal,” ujar Marzuki dalam keterangannya, Sabtu (29/8/2026).

Pandangan Marzuki ini didapat usai mendengarkan dari kesaksian Ahli Akuntansi Forensik, Dr. Mohamad Mahsun, yang dihadirkan dalam persidangan banding perkara pengadaan Chromebook Nadiem Makarim.

Sebelumnya, Mahsun menilai penghitungan kerugian negara dalam perkara ini menggunakan pendekatan berbasis biaya atau rekalkulasi tanpa riset dan justifikasi yang memadai mengenai alasan tidak digunakannya harga pasar sebagai acuan utama untuk menentukan harga wajar.

"Semestinya ketika hasil audit penghitungan kerugian negara itu ternyata menggunakan metodologi yang tidak kuat, maka informasi yang dihasilkan dari audit itu tidak bisa digunakan untuk dasar pengambilan keputusan. Saya berbicara atas nama metodologi keilmuan," kata Mahsun.

Mahsun menjelaskan, ketika kerugian negara dihitung dengan metode selisih harga, auditor harus terlebih dahulu menentukan harga wajar secara objektif.

Berdasarkan International Valuation Standards (IVS), prioritas pertama adalah pendekatan harga pasar, disusul pendekatan berbasis biaya dan pendekatan berbasis pendapatan.

Penggunaan pendekatan biaya mensyaratkan pembuktian bahwa pasar tidak aktif atau tidak memadai untuk dijadikan acuan.

"Yang direkomendasikan oleh standar valuasi internasional itu nomor satu adalah harga pasar. Kenapa? Karena harga pasar itu mencerminkan fakta, sementara metode berbasis biaya itu merekonstruksi fakta," jelas Mahsun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menegaskan, penghitungan kerugian negara harus menghasilkan angka yang 'nyata dan pasti' sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Perbendaharaan Negara.

Karena itu, pemilihan metode audit bukan persoalan teknis semata, melainkan menentukan apakah informasi yang dihasilkan dapat diandalkan untuk mendukung suatu keputusan hukum.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selamat! 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Karier 30 Agustus 2026: Ada Peluang Besar Menanti

Selamat! 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Karier 30 Agustus 2026: Ada Peluang Besar Menanti

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung dalam karier pada 30 Agustus 2026: Ada peluang besar menanti.
Viral Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswa UB: Diduga Simpan Ratusan Foto-Video Seksual Korban Magang dari Berbagai Kampus

Viral Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswa UB: Diduga Simpan Ratusan Foto-Video Seksual Korban Magang dari Berbagai Kampus

Skandal dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum mahasiswa Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya (UB) viral di media
Setelah 'Kasir Minimarket', Kini Viral Video 'Kebaya Hitam' 22 Menit, Praktisi Siber Ingatkan Jebakan Phishing Pembobol Rekening

Setelah 'Kasir Minimarket', Kini Viral Video 'Kebaya Hitam' 22 Menit, Praktisi Siber Ingatkan Jebakan Phishing Pembobol Rekening

Tak lama setelah video Kasir Minimarket viral, kini muncul kata kunci Kebaya Hitam yang memicu perbincangan hangat di berbagai platform media sosial mulai dari
Resmi! Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia U-20 untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, Diaspora dari Jerman hingga Brasil Turut Dipanggil

Resmi! Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia U-20 untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, Diaspora dari Jerman hingga Brasil Turut Dipanggil

Nova Arianto memanggil 23 pemain Timnas Indonesia U-20 untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di Laos. Welber Jardim dan dua diaspora turut dibawa.
Platform Digital Jadi Solusi Penguatan Pengelolaan Lingkungan di Tengah Ancaman El Nino

Platform Digital Jadi Solusi Penguatan Pengelolaan Lingkungan di Tengah Ancaman El Nino

El Nino sangat kuat meningkatkan risiko kekeringan di Indonesia. Industri kini dituntut mengelola air secara terukur lewat teknologi berbasis data lingkungan.
Kejutan! Manchester City Tiba-tiba Incar Lagi Julian Alvarez, Arsenal dan Barcelona Bisa Gigit Jari?

Kejutan! Manchester City Tiba-tiba Incar Lagi Julian Alvarez, Arsenal dan Barcelona Bisa Gigit Jari?

Manchester City ikut memburu Julian Alvarez setelah Barcelona ditolak Atletico Madrid. Arsenal kini mendapat pesaing baru dalam perburuan striker Argentina itu.

Trending

Cara Nonton Live Streaming UFC Shanghai Debut Bilal Hasan Vs Nilson Rojas Sore Ini Ini

Cara Nonton Live Streaming UFC Shanghai Debut Bilal Hasan Vs Nilson Rojas Sore Ini Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan UFC Shanghai di mana ada pertarungan Bilal Hasan melawan Nilson Rojas di laga debutnya. Lalu ada duel utama antara Umar Nurmagomedov vs Song Yadong di kelas bantam.
Spanduk Bertebaran Buntut Polemik SDIP Pamulang, Ini Respons Yayasan Syarif Hidayatullah

Spanduk Bertebaran Buntut Polemik SDIP Pamulang, Ini Respons Yayasan Syarif Hidayatullah

Polemik pengelolaan dan status aset pendidikan TKIP-SDIP Pamulang antara Yayasan Syarif Hidayatullah (YSH) dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menuai respons publik.
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 30 Agustus 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 30 Agustus 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 30 Agustus 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Zodiak -
Viral Video Detik-detik Diduga Anak Buah Hercules Terlibat Kericuhan di Pejompongan, Ini Kata Polisi

Viral Video Detik-detik Diduga Anak Buah Hercules Terlibat Kericuhan di Pejompongan, Ini Kata Polisi

Viral video sekelompok massa diduga anak buah Hercules dari GRIB Jaya turun menggunakan mobil di tengah aksi massa di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Ruben Onsu Dibantu Jhon LBF Siapkan Ganti Rugi Rp3,5 Miliar, Berharap Setelah Mediasi Pihak Korban Cabut Laporan

Ruben Onsu Dibantu Jhon LBF Siapkan Ganti Rugi Rp3,5 Miliar, Berharap Setelah Mediasi Pihak Korban Cabut Laporan

Ruben Onsu dibantu Jhon LBF siapkan ganti rugi sebesar Rp3,5 miliar, berharap mediasi bisa menyelesaikan perkara dan pihak korban mencabut laporan.
Alasan Ini Membuat Ruben Onsu Tunda Jalani Pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan

Alasan Ini Membuat Ruben Onsu Tunda Jalani Pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan

Ruben Onsu menjadi tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan dana investasi senilai Rp3,5 miliar.
Ustaz Adi Hidayat Ungkap Alasan Doa Belum Terkabul, Ternyata Ada 3 Kemungkinan

Ustaz Adi Hidayat Ungkap Alasan Doa Belum Terkabul, Ternyata Ada 3 Kemungkinan

Ustaz Adi Hidayat ungkap alasan doa belum terkabul, ternyata ada tiga kemungkinan. Simak penjelasannya berikut ini.
Selengkapnya

Viral