News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Itu Ahlul Halli wal Aqdi atau AHWA? Mekanisme Musyawarah Penentu Ketua Umum PBNU di Muktamar ke-35 NU

Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang menggunakan mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA)
Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:08 WIB
Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Sumber :
  • NU

tvOnenews.com - Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang menggunakan mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Dalam forum Sidang Pleno III Muktamar ke-35 NU pada Minggu (30/6/2026), sebanyak 73 persen muktamirin sepakat adanya perubahan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU untuk masa bakti 2026-2031.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dari seluruh 552 suara yang hadir, sebanyak 401 suara atau sekitar 73 persen menghendaki adanya perubahan di dalam mekanisme pemilihan. Yang memilih untuk tetap ada 150 suara dan 1 suara tidak sah,” ungkap Pimpinan Sidang Pleno, Prof Muhammad Nuh.

Lantas apa itu Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA)? Simak penjelasan singkatnya berikut ini.

Apa itu AHWA pada Muktamar NU?

Menurut penjelasan pada situs resmi Nahdlatul Ulama, Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) merupakan konsep yang berasal dari tradisi fikih Islam.

Istilah ini merujuk pada sekelompok tokoh yang memiliki kewenangan penuh dalam menentukan keputusan-keputusan strategis, termasuk perkara kepemimpinan.

Secara harfiah, istilah AHWA menggambarkan wewenang sejumlah figur pilihan yang dinilai memiliki kapasitas untuk merumuskan, menetapkan, serta mengikat suatu perkara demi kemaslahatan bersama.

Dalam tradisi Nahdlatul Ulama, AHWA dipahami sebagai forum khusus yang berisikan sembilan kiai sepuh, di mana para anggotanya diusulkan langsung oleh jajaran struktur NU di tingkat wilayah maupun cabang.

Puluhan kiai berkumpul di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo jelang muktamar NU.
Puluhan kiai berkumpul di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo jelang muktamar NU.
Sumber :
  • tvOne - Khumaidi

Sistem pemilihan seperti ini sejatinya bukan hal baru di lingkungan NU, mengingat mekanisme AHWA pernah digunakan dalam proses penentuan Rais Aam pada gelaran sebelumnya.

Muktamar ke-27 NU di Situbondo pada 1984 menjadi salah satu tonggak sejarah penting saat model kepemimpinan berbasis musyawarah mufakat ini mulai mendalam dibahas.

Penerapan AHWA secara resmi kemudian kembali digunakan sebagai mekanisme penentuan Rais Aam pada Muktamar ke-33 NU di Jombang tahun 2015.

Dalam prosesnya, nama-nama kiai calon anggota AHWA dijaring melalui usulan resmi dari Pengurus Cabang NU (PCNU) dan Pengurus Wilayah NU (PWNU).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sembilan kiai yang mengantongi dukungan suara terbanyak nantinya akan duduk bersama dalam satu forum musyawarah untuk menentukan sosok Rais Aam.

Skema AHWA ini kerap dipandang sebagai langkah krusial untuk menjaga iklim pemilihan pemimpin NU agar tidak terjerumus dalam pola politik elektoral.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Panaskan Mesin untuk Pemilu 2029, Golkar Indonesia Timur Gembleng Kader: Tak Cukup Andalkan Popularitas

Panaskan Mesin untuk Pemilu 2029, Golkar Indonesia Timur Gembleng Kader: Tak Cukup Andalkan Popularitas

Partai Golkar mulai memanaskan mesin politiknya sejak dini guna menghadapi perhelatan Pemilu 2029. Langkah strategis ini diwujudkan lewat gelaran Rapat Koor...
Ramah Keluarga, Pertamina Foundation Buka Layanan Pengasuhan Anak untuk Umum

Ramah Keluarga, Pertamina Foundation Buka Layanan Pengasuhan Anak untuk Umum

Pertamina Foundation resmi memulai operasional Daycare Bumi Patra Simprug di area Kompleks Pertamina Simprug, Jakarta. 
Viral Acara Kesenian di Lombok Berunsur Sensual, Netizen: Ini Pemuka Desa, Tokoh Adat pada ke Mana?

Viral Acara Kesenian di Lombok Berunsur Sensual, Netizen: Ini Pemuka Desa, Tokoh Adat pada ke Mana?

Dalam acara tersebut tampak penari tengah berjoget sangat dekat dengan sejumlah laki-laki dari berbagai kalangan usia, mulai dari muda hingga pria paruh baya.
Sebanyak 779,4 Hektare Kawasan Gunung Sumbing Terdampak Kebakaran Hutan

Sebanyak 779,4 Hektare Kawasan Gunung Sumbing Terdampak Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan di kawasan Gunung Sumbing yang meliputi wilayah Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, masih berlangsung hingga Jumat pagi (24/10/2026).
Kilang Balikpapan 99 Persen Rampung, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Kilang Balikpapan 99 Persen Rampung, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan -
Insanul Fahmi dan Inara Rusli Ingin Isbat Nikah, Kuasa Hukum Ungkap Syarat yang Harus Dipenuhi

Insanul Fahmi dan Inara Rusli Ingin Isbat Nikah, Kuasa Hukum Ungkap Syarat yang Harus Dipenuhi

Insanul Fahmi dan Inara Rusli ingin menggelar isbat nikah. Kuasa hukum mengungkap syarat administrasi yang harus diselesaikan sebelum proses dilanjutkan.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

Tak sekadar mempercantik kendaraan, lima aksesori mobil ini membantu saat darurat, mulai dari aki tekor hingga ban kempes. Simak fungsi dan tips memilihnya.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Selengkapnya

Viral