Sebanyak 779,4 Hektare Kawasan Gunung Sumbing Terdampak Kebakaran Hutan
- ANTARA/Heru Suyitno
Temanggung, tvOnenews.com - Kebakaran hutan di kawasan Gunung Sumbing yang meliputi wilayah Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, masih berlangsung hingga Jumat pagi (24/10/2026).
Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kedu Utara Dimyati menyebutkan, luas kawasan yang terdampak kebakaran tercatat mencapai 779,4 hektar. Api yang masih belum padam berada di petak 20-1 wilayah Kabupaten Temanggung dan petak 23 di wilayah Kabupaten Wonosobo.
Menurut Dimyati, luas area terdampak kebakaran tersebut masih dapat berubah seiring perkembangan kondisi di lapangan. Cuaca kering disertai angin kencang menjadi kendala utama dalam upaya pemadaman api.
"Kondisi angin yang bertiup kencang membuat pergerakan api berlangsung cepat, sehingga upaya pemadaman yang dilakukan petugas belum mampu mengimbangi penyebaran kebakaran," kata Dimyati, Jumat (24/10/2026).
Ia menuturkan, dari sisi vegetasi area yang paling banyak terbakar meliputi sabana dan hutan kemlandingan atau kawasan yang ditumbuhi pohon kemlandingan gunung.
Selain itu, api mulai menjangkau sebagian kawasan hutan rimba campuran yang terdiri atas sejumlah jenis pohon, seperti bintamin, puspa, dan akasia.
Seluruh kawasan yang terdampak kebakaran tersebut berstatus sebagai hutan lindung. Sebagian titik kebakaran bahkan ada yang memasuki area tegakan rimba campuran yang memiliki pepohonan berukuran besar.
Terkait opsi pemadaman melalui udara (water bombing) yang sebelumnya didorong oleh Kapolda, hingga saat itu belum ada pelaksanaan. Keputusan mengenai penggunaan metode tersebut masih menunggu ketentuan dan persetujuan dari pihak yang berwenang.
Ia menuturkan, petugas terus memantau perkembangan kebakaran di kawasan Gunung Sumbing.(ant/buz)
Load more