News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh LED Rp535 Miliar, Kepala BGN Sudaryono Tegaskan Pengadaan Dibatalkan: Mengada-ada!

Kepala BGN Sudaryono menegaskan pengadaan layar LED senilai Rp535 miliar mengada-ada dan telah dibatalkan karena tidak memiliki pagu anggaran.
Kamis, 3 September 2026 - 22:30 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono buka suara mengenai postingan di media sosial yang menyebut BGN melakukan pengadaan layar LED senilai Rp535 miliar.

Sudaryono menegaskan pengadaan layar LED tersebut tidak dilanjutkan. Menurutnya, pengadaan itu mengada-ada dan tidak memiliki pagu anggaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disampaikan Sudaryono saat rapat bersama Komisi IX DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Sudaryono mengaku telah mengetahui adanya postingan di media sosial yang memperlihatkan dirinya bersama dua wakilnya. Dalam unggahan tersebut, disebutkan seolah-olah BGN melakukan pengadaan layar LED dengan nilai mencapai Rp535 miliar.

“Jadi memang foto di socmed seolah-olah saya sebagai Kepala BGN bersama dua Waka saya itu kemudian mengadakan LED yang nilainya Rp535 miliar. Itu bisa untuk membeli pesawat pemadam kebakaran itu juga,” kata Sudaryono saat rapat.

Foto Disebut Bukan Hasil Editan

Sudaryono menjelaskan foto dirinya bersama dua wakil kepala BGN yang digunakan dalam postingan tersebut bukan merupakan hasil editan.

Namun, ia menegaskan proses pengadaan layar LED itu terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai Kepala BGN.

Menurut Sudaryono, proses pengadaan tersebut berlangsung pada 1 April. Sementara dirinya bersama jajaran masuk dan kemudian mendapatkan laporan mengenai persoalan tersebut pada Juli.

“Jadi begitu kami masuk, kami dilaporkan terkait ini dan ini 1 April ini prosesnya. Jadi kami belum ada di situ ya. Dan begitu kami Juli kami masuk, kami dilaporin ini,” ujar Sudaryono.

Dengan demikian, Sudaryono menegaskan dirinya belum berada dalam posisi yang dimaksud ketika proses pengadaan tersebut dimulai.

BGN Langsung Batalkan Pengadaan

Setelah mendapatkan laporan mengenai pengadaan layar LED tersebut, Sudaryono mengatakan pihaknya langsung mengambil keputusan untuk membatalkannya.

Ia menilai pengadaan tersebut tidak memiliki dasar yang jelas. Selain itu, BGN juga tidak mempunyai pagu anggaran untuk melakukan pengadaan layar LED senilai Rp535 miliar.

“Ini kemudian ini keputusannya kami cancel. Kenapa? Satu, alasannya cukup mengada-ada. Yang kedua, pagu anggarannya nggak ada, jadi kalau diadakan pasti keliru,” tegas dia.

Sudaryono mengatakan keberadaan pagu anggaran menjadi salah satu hal penting dalam proses pengadaan. Menurutnya, tanpa pagu anggaran, pengadaan tersebut tetap menjadi persoalan meskipun prosesnya belum sampai dilaksanakan.

“Tidak diadakan saja sebetulnya sudah keliru, karena tidak ada pagu anggarannya di sini,” lanjutnya.

Proses Pembatalan Masih Berjalan

Sudaryono menjelaskan keputusan untuk membatalkan pengadaan tersebut sudah diambil. Namun, proses administratif pembatalannya masih membutuhkan waktu.

Ia menyebut pembatalan sebuah proses pengadaan tetap memiliki tahapan yang harus dilalui.

“Nah sehingga ini sebetulnya sudah kami batalkan dalam proses pembatalan dan ini mesti diapa... kan ada butuh waktu untuk apa sih... ya untuk... untuk pembatalan ini ada prosesnya gitu,” lanjut Sudaryono.

Pernyataan tersebut disampaikan Sudaryono untuk menjelaskan posisi BGN terkait informasi pengadaan layar LED yang ramai dibicarakan.

Sudaryono Tegaskan BGN Tak Izinkan Pengadaan

Dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, persoalan pengadaan LED tersebut turut menjadi salah satu hal yang dipertanyakan oleh pimpinan maupun anggota Komisi IX.

Sudaryono kemudian menegaskan bahwa BGN tidak memiliki anggaran untuk pengadaan layar LED tersebut.

Karena tidak terdapat pagu anggaran dan menurutnya pengadaan itu mengada-ada, ia memastikan BGN tidak memberikan izin untuk melanjutkan pengadaan tersebut.

“Jadi ini memang sudah kami batalkan. Ini penting terima kasih poin ini tadi beberapa bapak ibu semua, dari pimpinan maupun anggota Komisi IX mempertanyakan terkait pengadaan LED,” ujar dia.

“Jadi LED ini tidak... kami tidak mengizinkan untuk diadakan karena satu, mengada-ada, yang kedua anggarannya nggak ada,” tegas Sudaryono.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengurus IA ITB Jakarta Dilantik, David Hamka Dorong Inovasi Pangan Cegah Stunting

Pengurus IA ITB Jakarta Dilantik, David Hamka Dorong Inovasi Pangan Cegah Stunting

Pengurus Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) Jakarta resmi dilantik dalam agenda yang digelar di Hotel Four Seasons Jakarta, Kamis, (3/9/2026).
Ekowisata Tak Lagi Sekadar Menikmati Alam, Ini Konsep 7E yang Bisa Mengubah Cara Destinasi Dikembangkan

Ekowisata Tak Lagi Sekadar Menikmati Alam, Ini Konsep 7E yang Bisa Mengubah Cara Destinasi Dikembangkan

Pengembangan destinasi ekowisata kini tak cukup hanya mengandalkan keindahan alam. Konsep 7E menggabungkan ekologi, budaya, ekonomi, edukasi hingga
Hasil Kualifikasi Piala Asia U-20: Timnas Indonesia Amankan Puncak Klasemen Grup H Usai Permalukan Tuan Rumah

Hasil Kualifikasi Piala Asia U-20: Timnas Indonesia Amankan Puncak Klasemen Grup H Usai Permalukan Tuan Rumah

Timnas Indonesia U-20 berhasil mengkudeta puncak klasemen Grup H setelah menang dari Laos dengan skor 3-0. 
Pemprov Jateng Pastikan Kawal Hak 756 Karyawan PT SGS Kabupateb Semarang Korban PHK

Pemprov Jateng Pastikan Kawal Hak 756 Karyawan PT SGS Kabupateb Semarang Korban PHK

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan akan mendampingi ratusan pekerja PT SGS (Sumber Graha Sejahtera) kabupaten Semarang yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
Dugaan Ormas Terlibat Demo Ricuh di Simpang Gramedia, Kesbangpol DIY: Jangan Ada Generalisasi

Dugaan Ormas Terlibat Demo Ricuh di Simpang Gramedia, Kesbangpol DIY: Jangan Ada Generalisasi

Dugaan keterlibatan organisasi masyarakat (ormas) dalam kericuhan aksi demonstrasi di kawasan simpang Gramedia Yogyakarta menjadi sorotan.
iPhone 18 Minggu Depan Rilis di Indonesia? Bocoran Harga dan Fitur Barunya Bikin Penasaran  

iPhone 18 Minggu Depan Rilis di Indonesia? Bocoran Harga dan Fitur Barunya Bikin Penasaran  

iPhone 18 Pro dan Pro Max dikabarkan hadir September 2026, benarkah? Simak bocoran fitur, prediksi harga hingga kabar iPhone lipat pertama Apple. Bahkan

Trending

Gaji Megawati Hangestri Jauh Lebih Kecil dari Jordan Wilson di Hillstate? Ini Detailnya

Gaji Megawati Hangestri Jauh Lebih Kecil dari Jordan Wilson di Hillstate? Ini Detailnya

Meskipun akan jalani tahun ketiganya di liga voli Korea, namun gaji Megawati Hangestri di Hillstate ternyata masih jauh lebih kecil ketimbang Jordan Wilson.
80 Siswa di Sidoarjo Masih Dirawat Akibat Keracunan MBG, Ini Respons BGN

80 Siswa di Sidoarjo Masih Dirawat Akibat Keracunan MBG, Ini Respons BGN

Sebanyak 80 siswa keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di dua sekolah di Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Komnas HAM Soroti Pengungsi Konflik Papua, Akses Pendidikan dan Kesehatan Terancam Putus

Komnas HAM Soroti Pengungsi Konflik Papua, Akses Pendidikan dan Kesehatan Terancam Putus

Komnas HAM menyoroti persoalan pengungsi akibat konflik dan kekerasan di Papua yang kehilangan akses pendidikan serta kesehatan hingga mengancam generasi.
Patroli Siber Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Perempuan Diamankan

Patroli Siber Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Perempuan Diamankan

Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara mengungkap praktik siaran langsung atau live streaming bermuatan pornografi melalui media sosial TikTok. Seorang perempuan berinisial IP alias Inda Pratiwi diamankan setelah diduga menggunakan siaran langsung untuk memperoleh gift atau hadiah virtual dari penonton.
Lawan Maraknya Pinjol Ilegal dan Bank Titil, BPR Danamas Buka Kantor Layanan Baru di Surabaya

Lawan Maraknya Pinjol Ilegal dan Bank Titil, BPR Danamas Buka Kantor Layanan Baru di Surabaya

Maraknya ancaman jeratan utang berbunga tinggi dari pinjaman online (pinjol) ilegal dan bank pasar, membuat sektor perbankan daerah turun tangan guna mendukung program pemerintah dalam pengelolaan dana masyarakat kecil dan pelaku UMKM.
HP realme RAM 8GB Tangguh untuk Belajar Online, Cocok untuk Anak Sekolah

HP realme RAM 8GB Tangguh untuk Belajar Online, Cocok untuk Anak Sekolah

HP realme RAM 8 GB tangguh untuk belajar online dan aktivitas sekolah. Simak pilihan realme dengan baterai awet dan penyimpanan luas.
Jawaban Berkelas Megawati Hangestri usai Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Jawaban Berkelas Megawati Hangestri usai Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri mendapat julukan baru dari media Korea Selatan setelah bergabung dengan Hyundai Hillstate. Dijuluki “Kim Yeon-koung Indonesia”, Megatron.
Selengkapnya

Viral