Rupiah Menguat ke Rp 17.632 saat Pasar Respons Positif Pelantikan Destry dan Perang Iran-AS Kembali Memanas
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi akan bergerak menguat pada perdagangan hari ini.
Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor BI, kurs rupiah terhadap dolar AS berada di level Rp 17.689 pada Kamis, 3 September 2026. Posisi rupiah itu menguat 81 poin dari kurs sebelumnya di level Rp 17.770 pada perdagangan Rabu, 2 September 2026.
Sementara perdagangan di pasar spot pada Jumat, 4 September 2026 hingga pukul 09.01 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.632 per dolar AS. Posisi itu menguat 47 poin atau 0,27 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.679 per dolar AS.
Pengamat ekonomi dan pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelantikan Gubernur BI, Destry Damayanti pada hari Rabu, menjadikannya perempuan pertama yang memimpin bank sentral Indonesia.
Dalam sidang penetapannya, Dia berkomitmen untuk menjaga kebijakan tetap responsif terhadap tantangan ekonomi, sembari mendorong stabilitas dan mendukung pertumbuhan.Â
Arah kebijakan yang diusung berfokus pada beberapa poin penting, yaitu kebijakan bank sentral ke depan akan berlandaskan pada prinsip Impactful (berdampak), Inklusif, dan Integratif. Ketiganya disatukan dalam komitmen Sinergi Merah Putih untuk mendukung kemajuan ekonomi nasional.
Selain itu, untuk menghadapi tantangan domestik seperti pengendalian inflasi, BI berkomitmen meningkatkan koordinasi erat dengan Kementerian/Lembaga terkait, guna menciptakan iklim sektor riil yang kondusif.
BI juga bersiap merumuskan kebijakan domestik yang responsif terhadap ketidakpastian global, termasuk tren suku bunga acuan negara maju yang bertahan tinggi (higher for longer).
Namun, laju kenaikan terbatas akibat kekhawatiran terjadi karena inflasi umum dan inflasi inti dapat meningkat lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang, yang dipicu oleh tingginya biaya input dan logistik, kembali naiknya harga energi, serta potensi gangguan pasokan pangan akibat fenomena El Niño.
"Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.630-Rp 17.680," ujarnya.
Sebagai informasi, kekhawatiran baru bahwa eskalasi konfrontasi militer antara Iran dan AS, dapat semakin mengganggu pasokan minyak dari Timur Tengah.
Pasukan AS menyerang wilayah pesisir selatan Iran, sementara Teheran membalas dengan menyerang posisi-posisi AS di berbagai wilayah kawasan tersebut. Hal ini merupakan aksi saling serang paling intens antara kedua negara sejak bulan Juli lalu.
Load more