News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Sempurna? Orangutan yang Sempat Ditemukan Pingsan Diduga Akibat Asap di Kalbar Kini Mati

Kemenhut dan BKSDA Kalimantan Barat melaporkan orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) jantan dewasa bernama Sempurna mati diduga akibat asap Karhutla di Kalbar.
Jumat, 4 September 2026 - 12:55 WIB
Bertemu dua Orangutan saat melakukan tracking.
Sumber :
  • tim tvOne/tim tvOne

Pontianak, tvOnenews.com - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memberikan kabar secara mengejutkan. Informasi terbaru mengenai kematian satu individu orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus).

Orangutan jantan dewasa bernama Sempurna mati pada Minggu, 30 Agustus 2026. Sempurna sebelumnya pertama kali ditemukan pingsan di tengah peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane berduka cita atas kematian Sempurna. Ia tidak menyangka orangutan Kalimantan tersebut tidak dapat diselamatkan.

"Sejak menerima laporan dari masyarakat, tim BKSDA Kalimantan Barat bersama YIARI segera melakukan evakuasi dan memberikan penanganan medis sesuai dengan kondisi satwa," ujar Murlan, Jumat (3/9/2026).

Kondisi Orangutan Sempurna saat Ditemukan

Orangutan Kalimantan jantan dewasa bernama Sempurna mati usai ditemukan lemah dan pingsan diduga akibat asap Karhutla di Kalbar
Orangutan Kalimantan jantan dewasa bernama Sempurna mati usai ditemukan lemah dan pingsan diduga akibat asap Karhutla di Kalbar
Sumber :
  • Kemenhut

Ia menjelaskan, kondisi Sempurna sudah sangat lemah. Hal itu terlihat saat orangutan tersebut ditemukan masyarakat sekitar pada 30 Agustus 2026, sekitar pukul 07.00 WIB.

Sempurna juga pingsan lantaran mengalami gangguan pernapasan. Penyebabnya diduga akibat terpapar asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Sempurna, Desa Kuala Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang.

BKSDA Kalbar pun langsung menindaklanjuti laporan dari masyarakat. Bersama Yayasan International Animal Rescue Indonesia (YIARI), tim gabungan langsung berupaya untuk melakukan penyelamatan Sempurna.

Ironisnya, Sempurna ditemukan berada di dalam parit kering. Lokasinya terletak di area perkebunan kepala sawit milik warga.

Kondisi Sempurna saat ditemukan sudah tidak mampu berdiri. Orangutan itu hanya bisa bergerak namun sangat terbatas di tengah kesulitan bernapas.

Pertolongan pertama dari tim gabungan yakni memberikan terapi oksigen dan cairan intravena. Orangutan tersebut kemudian dibawa ke pusat rehabilitasi YIARI sekitar pukul 11.30 WIB.

Sempurna Dinyatakan Mati

Penanganan medis lebih lanjut terus digencarkan karena kondisi Sempurna terus menurun. Sekitar pukul 14.00 WIB, pernapasan orangutan itu semakin dangkal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim juga tidak bisa mendeteksi saturasi oksigen ketika Sempurna semakin menunjukkan tanda-tanda henti napas. Tim pun berupaya untuk resusitasi jantung dan paru (cardiopulmonary resuscitation) sebelum dinyatakan mati pada pukul 15.20 WIB.

BKSDA Kalbar melakukan nekropsi pada 1 September 2026 agar bisa mengetahui kondisi kesehatan dan dugaan penyebab kematian orangutan tersebut pada 1 September 2026.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Bela Semusim, Saddil Ramdani Beri Sinyal Kuat Cabut dari Persib Bandung: Saya Pergi dengan Hormat

Baru Bela Semusim, Saddil Ramdani Beri Sinyal Kuat Cabut dari Persib Bandung: Saya Pergi dengan Hormat

Winger Persib Bandung, Saddil Ramdani menuliskan pernyataan. Mantan pemain Timnas Indonesia akan meninggalkan Pangeran Biru meski baru membela hanya satu musim.
Respons Aneh Media Vietnam Usai Timnas Indonesia Menang 3-0 atas Laos di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Belum Tentu Lolos

Respons Aneh Media Vietnam Usai Timnas Indonesia Menang 3-0 atas Laos di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Belum Tentu Lolos

Timnas Indonesia U-20 meraih kemenangan penting atas Laos di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Namun, media Vietnam justru menilai Garuda belum aman lolos.
Viral Dugaan Penipuan Loker di Pasar Minggu, Pelamar Dimintakan Uang Sampai Jutaan Rupiah

Viral Dugaan Penipuan Loker di Pasar Minggu, Pelamar Dimintakan Uang Sampai Jutaan Rupiah

Media sosial (Medsos) dihebohkan dengan kabar lowongan pekerjaan yang diduga penipuan. Sebab ada pelamar kerja dimintakan uang. Kabar ini viral.
BGN dapat Anggaran Rp240,20 Tiliun di 2027, Sudaryono: Kami Pastikan Tidak Ada Pengadaan yang Mengada-ada

BGN dapat Anggaran Rp240,20 Tiliun di 2027, Sudaryono: Kami Pastikan Tidak Ada Pengadaan yang Mengada-ada

Kepala BGN Sudaryono mengatakan seluruh anggaran ini akan digunakan secara maksimal untuk keperluan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
5 Orangutan Hasil Penyelamatan di Riau-Sumut, Direhabilitasi oleh BKSDA Jambi

5 Orangutan Hasil Penyelamatan di Riau-Sumut, Direhabilitasi oleh BKSDA Jambi

Lima Orangutan Sumatera (Pongo abelii) hasil penyelamatan dari Provinsi Riau dan Sumatera Utara (Sumut), saat ini berada di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi.
Pascagempa NTT, Kemendikdasmen Bangun Puluhan Tenda untuk Sekolah Darurat Hingga Kirim Bantuan Paket Sekolah

Pascagempa NTT, Kemendikdasmen Bangun Puluhan Tenda untuk Sekolah Darurat Hingga Kirim Bantuan Paket Sekolah

Kemendikdasmen bergerak cepat untuk menangani sarana pendidikan yang rusak pasca bencana gempa bumi yang terjadi di wilayah NTT, pada Sabtu (15/8/2026) lalu.

Trending

Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS di UEA dan Kuwait

Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS di UEA dan Kuwait

Pangkalan militer Amerika Serikat di Uni Emirat Arab (UEA) dan Kuwait terus diserang rudal milik angkatan bersenjata Iran pada Kamis. Serangan merupakan balasan atas serangan terbaru terhadap Iran.
Manfaatkan Perkembangan Dunia Digital, Konten Kreator Asal Sibolga Bagikan Kisah Bisnisnya

Manfaatkan Perkembangan Dunia Digital, Konten Kreator Asal Sibolga Bagikan Kisah Bisnisnya

Dunia digital yang terus mengalami perkembangannya turut memberi pelaung bagi generasi muda untuk dapat berkarya sekaligus membangun bisnis yang diinginkan.
DPR: Kelola Satu Dapur MBG Lebih Rumit Dibanding Satu Puskesmas

DPR: Kelola Satu Dapur MBG Lebih Rumit Dibanding Satu Puskesmas

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto membandingkan tingkat kerumitan antara bekerja di puskesmas dengan mengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 September 2026: Peluang Tak Terduga dalam Karier dan Finansial

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 September 2026: Peluang Tak Terduga dalam Karier dan Finansial

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 5 September 2026: Ada peluang tak terduga dalam bidang karier dan finansial.
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Warga di Distrik Ilaga, Diduga Terlibat Pencurian Senpi

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Warga di Distrik Ilaga, Diduga Terlibat Pencurian Senpi

Selanjutnya, JT alias W kemudian ditetapkan sebagai DPO berdasarkan DPO Nomor DPO/14/XII/Res.1.6/2024/Reskrim tanggal 16 Desember 2024.
Arya Wedakarna Sebut Dirinya Tidak Hadir di Kontes Transgender Sebagai Senator: Saya Pragmatis Saja

Arya Wedakarna Sebut Dirinya Tidak Hadir di Kontes Transgender Sebagai Senator: Saya Pragmatis Saja

Seorang senator Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna kembali menjadi sorotan publik setelah viral menghadiri ajang Transgender Internasional di Thailand.
Soal Peluang Kasus Keracunan MBG Masuk Pidana, Ini Respons Menohok Kepala BGN Sudaryono

Soal Peluang Kasus Keracunan MBG Masuk Pidana, Ini Respons Menohok Kepala BGN Sudaryono

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono buka suara terkait peluang kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dibawa ke ranah hukum.
Selengkapnya

Viral