News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral 8 WNI Diduga Kuat Jadi Tentara Rusia, DPR Desak Pemerintah Buka Suara

Komisi I DPR minta pemerintah perjelas terlebih dahulu kebenaran informasi mengenai delapan orang WNI yang disebut direkrut untuk bergabung dengan militer Rusia
Jumat, 4 September 2026 - 17:35 WIB
Tentara bayaran Rusia diduga asal Indonesia tertangkap prajurit Ukraina
Sumber :
  • Instagram @garis.depann

Jakarta, tvOnenews.com - Viral di media sosial delapan Warga Negara Indonesia (WNI) diduga kuat menjadi tantara negara Rusia.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta meminta pemerintah memperjelas terlebih dahulu kebenaran informasi mengenai delapan orang WNI yang disebut direkrut untuk bergabung dengan militer Rusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pemberitaan mengenai kasus tersebut sudah berkembang cukup jauh, sementara sejumlah hal mendasar masih perlu dipastikan. 

Apalagi saat ini juga sudah muncul istilah tentara bayaran, bahkan ancaman hukum hingga kehilangan kewarganegaraan.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta
Sumber :
  • Melalusa Susthira-Antara

"Menurut saya jangan terlalu cepat ke sana. Perjelas dulu duduk beritanya," kata Sukamta di Jakarta, pada Jumat (4/9/2026).

Ia mengatakan pemerintah perlu memastikan nama-nama sebenarnya orang-orang yang disebut dalam pemberitaan tersebut, baik soal kebenaran status WNI, lokasi keberadaan sekarang, serta validasi soal bergabung dengan militer Rusia.

Selain itu, pemerintah juga perlu menelusuri cara para WNI itu bisa bergabung dengan militer atau justru mereka terkena iming-iming lewat tawaran pekerjaan lain.

"Hal-hal mendasar seperti ini harus jelas dulu. Jangan sampai kita sudah sampai pada kesimpulan hukum, sementara faktanya sendiri masih kita cari," katanya.

Sukamta mengingatkan bahwa informasi itu muncul di tengah situasi perang Rusia dan Ukraina. Dalam situasi itu, berbagai informasi yang beredar harus diverifikasi lebih lanjut, apalagi jika sumber informasi itu berasal dari salah satu pihak yang terlibat perang.

"Bisa saja informasinya benar. Tetapi, tugas kita adalah memeriksanya sendiri. Indonesia harus punya penilaian berdasarkan informasi yang dapat kita verifikasi," katanya.

Menurut ia, banyaknya pemberitaan mengenai suatu hal belum tentu informasinya sudah terkonfirmasi oleh banyak sumber. Padahal, banyaknya berita itu berasal dari sumber yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu, Sukamta meminta pemerintah menggunakan jalur yang dimiliki untuk memperoleh kejelasan, baik melalui Kementerian Luar Negeri, perwakilan Indonesia di luar negeri, lembaga intelijen maupun instansi terkait lainnya.

Ia juga mengingatkan bahwa permasalahan itu menyangkut keselamatan WNI. "Pemerintah tentu punya saluran diplomatik dan intelijen untuk mengecek. Itu yang sebaiknya dilakukan sampai kita mendapatkan gambaran yang cukup jelas," katanya. (ant)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ternyata Ini Fungsi Utama Dry Ice saat Karhutla, BNPB Beri Penjelasan

Ternyata Ini Fungsi Utama Dry Ice saat Karhutla, BNPB Beri Penjelasan

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia masih dalam pengoptimalan pemadaman. Dalam upaya memadamkan api ada operasi dry ice, ternyata ini fungsinya.
Menteri Agama Malaysia Titip Pesan untuk Pendakwah Indonesia: Gapai Langit, tapi Mengakar di Bumi

Menteri Agama Malaysia Titip Pesan untuk Pendakwah Indonesia: Gapai Langit, tapi Mengakar di Bumi

Menteri Agama Malaysia YB Senator Dr. Zulkifli bin Hasan menyampaikan pesan mendalam bagi para da'i dan pendakwah Indonesia saat menerima kunjungan delegasi ...
Eks Kopassus Jadi Korban Pembacokan di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku Tegur Mandor Bangunan

Eks Kopassus Jadi Korban Pembacokan di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku Tegur Mandor Bangunan

Ternyata awal mula eks anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan Jakarta Garden City, Cakung Timur, Jakarta Timur, karena istri pelaku menegur mandor bangunan agar menghentikan pekerjaan renovasi rumah yang berada di samping rumahnya pada Kamis (22/10/2026).
GIFTS 2026 Hasilkan 51 Kerja Sama, 79 Startup Berpeluang Temui Investor

GIFTS 2026 Hasilkan 51 Kerja Sama, 79 Startup Berpeluang Temui Investor

Global Innovation and Future Technology Summit (GIFTS) 2026 di GIK UGM menghasilkan 51 dokumen kerja sama, mendorong pemanfaatan hasil riset perguruan tinggi
Survei Terbaru Voxpol Center: 61,1 Persen Publik Yakin Prabowo-Gibran Mampu Selesaikan Masalah Bangsa

Survei Terbaru Voxpol Center: 61,1 Persen Publik Yakin Prabowo-Gibran Mampu Selesaikan Masalah Bangsa

Voxpol Center menunjukkan masyarakat Indonesia masih menaruh optimisme tinggi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabumi
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.

Trending

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Masih ingatkah anda dengan pemain bola, Christian Rontini? berikut kisah inspiratif dan perjalanan spiritualnya selama di i Indonesia.
Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Video penumpang KRL rute Bogor–Jakarta viral setelah tombol SOS tak sengaja tertekan. Simak penjelasan KAI Commuter, fungsi tombol darurat, dan cara menggunakannya.
Selengkapnya

Viral