News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Laporan Sudah Enam Bulan, Korban Dugaan Kebocoran Data Nasabah Bank di Surabaya Masih Menunggu Kepastian Hukum

Enam bulan sejak pengaduan dilayangkan ke Polda Jawa Timur, Tan Yudianto Hartanu (55), nasabah kartu kredit Bank Mega, masih menunggu perkembangan penanganan laporan terkait dugaan penggunaan data pribadinya oleh pihak ketiga.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 9 September 2026 - 08:05 WIB
Tan Yudianto Hartanu (55)
Sumber :
  • tvOne - zainal azkhari

Surabaya, tvOnenews.com — Enam bulan sejak pengaduan dilayangkan ke Polda Jawa Timur, Tan Yudianto Hartanu (55), nasabah kartu kredit Bank Mega, masih menunggu perkembangan penanganan laporan terkait dugaan penggunaan data pribadinya oleh pihak ketiga.

Tan mengaku telah dipanggil dan memberikan keterangan kepada penyidik Unit Perbankan Ditreskrimsus Polda Jatim. Namun, hingga kini, ia menyebut belum memperoleh informasi lebih lanjut mengenai perkembangan penanganan laporan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terkait dengan masalah ini saya sudah melaporkan sejak Februari 2026. Setelah penantian yang cukup lama, sekitar pertengahan Agustus 2026 saya baru dipanggil melalui SP2HP. Pihak saksi dari saya baru dipanggil akhir Agustus,” ungkap Tan.

Menurut Tan, setelah dirinya dan saksi memberikan keterangan, belum ada pemberitahuan lebih lanjut yang diterimanya terkait perkembangan laporan tersebut.

“Setelah diambil keterangan, saya sampai sekarang masih menunggu kelanjutannya. Pemberitahuan ke pihak saya sampai sekarang belum ada,” tambahnya.

Tan melayangkan pengaduan masyarakat atau Dumas ke Polda Jawa Timur pada 28 Februari 2026. Pengaduan tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran kerahasiaan data nasabah setelah dirinya didatangi seorang debt collector dari pihak ketiga pada 16 Februari 2026.

Tan menyebut, saat itu petugas penagihan membawa surat tugas dan dokumen berkop Bank Mega. Menurut pengakuannya, dokumen tersebut memuat sejumlah informasi mengenai dirinya, termasuk nominal tunggakan, rentang waktu keterlambatan pembayaran, serta identitas pribadi.

Atas hal tersebut, Tan mempertanyakan bagaimana informasi terkait tagihan dan data pribadinya dapat diketahui oleh pihak ketiga.

“Di situ kan disebutkan kalau bank itu wajib merahasiakan data nasabah. Tapi yang saya alami justru debt collector membawa lembaran dengan kop surat Bank Mega beserta data-data pribadi saya di dalamnya,” ujar Tan.

Tan mengatakan persoalan yang ia laporkan bukan hanya berkaitan dengan dugaan penggunaan atau terbukanya data pribadi, tetapi juga perkembangan penanganan pengaduan yang telah disampaikannya kepada kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berharap proses pemeriksaan yang telah dilakukan dapat memberikan kejelasan mengenai status dan tindak lanjut laporan tersebut.

Tan juga berharap laporan yang disampaikannya dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga dirinya memperoleh kepastian atas persoalan yang dilaporkannya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Hari Ini 27 Oktober 2026 Naik Tipis Jadi Rp2.550.000 per Gram, Buyback Ikut Melonjak

Harga Emas Antam Hari Ini 27 Oktober 2026 Naik Tipis Jadi Rp2.550.000 per Gram, Buyback Ikut Melonjak

Harga emas Antam hari ini 27 Oktober 2026 yang dipantau dari laman Logam Mulia terpantau naik tipis Rp10.000 menjadi Rp2.550.000 per gram dari semula Rp2.540.000 per gram.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Polisi Amankan Dua Barang Bukti dalam Kasus Pembacokan Bobotoh di Bogor

Polisi Amankan Dua Barang Bukti dalam Kasus Pembacokan Bobotoh di Bogor

Polisi masih mendalami kasus pembacokan Bobotoh di Bogor. Sejauh ini telah mengamankan dua barang bukti (BB) guna melengkapi proses penyidikan.
Pelatih Red Sparks Klaim Zhong Hui sebagai Pemain Asia Terbaik, Bukan Megawati Hangestri

Pelatih Red Sparks Klaim Zhong Hui sebagai Pemain Asia Terbaik, Bukan Megawati Hangestri

Bukan Megawati Hangestri, Outside Hitter asal China Zhong Hui disebut sebagai pemain kuota Asia terbaik di V-League menurut pelatih Red Sparks, Kwon Sun-chan.
Teks Khutbah Jumat 30 Oktober 2026: Meneladani Semangat Sumpah Pemuda dalam Bingkai Islam

Teks Khutbah Jumat 30 Oktober 2026: Meneladani Semangat Sumpah Pemuda dalam Bingkai Islam

Berikut teks khutbah Jumat 30 Oktober 2026 bertema “Meneladani Semangat Sumpah Pemuda dalam Bingkai Islam” referensi untuk mengisi momentum Hari Sumpah Pemuda.
OMC Tebar 10 Ton Garam dan 2,4 Ton Dry Ice, Hotspot di OKI Turun Jadi 78 Titik

OMC Tebar 10 Ton Garam dan 2,4 Ton Dry Ice, Hotspot di OKI Turun Jadi 78 Titik

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, mengatakan operasi modifikasi cuaca dilakukan untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Trending

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Jebakan CCTV dan Akting Pelaku: Bagaimana Polisi Bongkar Skenario Licik Dugaan Mutilasi Ibu & Anak di Madiun?

Jebakan CCTV dan Akting Pelaku: Bagaimana Polisi Bongkar Skenario Licik Dugaan Mutilasi Ibu & Anak di Madiun?

Kasus pembunuhan sadis disertai dugaan mutilasi terhadap DH (30) dan anaknya, AGF (4), berhasil disingkap oleh tim Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Polda Jatim).
Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Pelatih Persik, Marcos Reina, menyebut bahwa penyebab kekalahan timnya karena buruknya lapangan. Bahkan, perwakilan pemain, Marcelo Djalo sampai geleng kepala.
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia berpeluang mendapat keuntungan jelang Piala Asia 2027 setelah dua pemain andalan Jepang, Ayase Ueda dan Tomiyasu, terancam absen akibat cedera.
Nestapa Pemain Andalan John Herdman di Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Masih Menghilang dari Klub Liga Inggris

Nestapa Pemain Andalan John Herdman di Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Masih Menghilang dari Klub Liga Inggris

Nasib apes dialami salah satu pemain andalan John Herdman di Timnas Indonesia saat juara FIFA ASEAN Cup 2026. Pilar Garuda di lini pertahanan ini masih hilang.
Selengkapnya

Viral