News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Fakta Terbaru Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Area Pencarian Kini Diperluas

Fakta terbaru pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput Gunung Anak Krakatau. Tim SAR terus memperluas area pencarian di Selat Sunda.
Kamis, 10 September 2026 - 13:04 WIB
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap jurnalis yang hilang kontak hingga di kawasan Gunung Anak Krakatau, Rabu (9/9).
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Lima jurnalis bersama tiga orang lainnya hingga kini masih dalam pencarian setelah speedboat yang mereka tumpangi hilang kontak di perairan Selat Sunda saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Rombongan tersebut berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk menjalankan tugas jurnalistik di tengah meningkatnya aktivitas gunung api tersebut.

Namun, perjalanan itu berubah menjadi operasi pencarian setelah komunikasi dengan rombongan terputus. Hingga Kamis, 10 September 2026, keberadaan delapan orang yang berada di dalam speedboat tersebut masih belum diketahui.

Tim SAR gabungan pun terus memperluas area pencarian dengan mempertimbangkan kondisi arus laut, arah angin, pergeseran ombak, hingga aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Siapa Saja yang Hilang Kontak?

Delapan orang berada di dalam speedboat yang digunakan rombongan tersebut. Mereka terdiri dari lima jurnalis dan tiga orang yang bertugas sebagai awak serta pemandu kapal.

Lima jurnalis yang masih dalam pencarian adalah M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto atau Yudhis dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas.

Sementara tiga orang lainnya adalah Warta sebagai kapten kapal, Surakman atau Sukarman sebagai ABK, dan Heriyanto sebagai pemandu atau guide.

Daftar tersebut juga tercantum dalam materi laporan mengenai kronologi hilangnya rombongan.

Dengan demikian, operasi SAR sebenarnya tidak hanya berfokus pada lima jurnalis. Petugas juga mencari tiga orang lain yang berada dalam speedboat yang sama.

1. Berangkat Senin Siang, Komunikasi Terputus Beberapa Saat Kemudian

Rombongan berangkat menggunakan speedboat Arupadhatu 1 dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada awalnya, perjalanan berlangsung seperti biasa. Salah satu jurnalis, M. Bagus Khoirunnas, sempat berkomunikasi dengan rekannya di Lampung sekitar pukul 14.42 WIB. Pada saat itu, Bagus dilaporkan sempat memberikan informasi mengenai posisi rombongan.

Namun, komunikasi tersebut kemudian terputus. Berdasarkan laporan terbaru, komunikasi terakhir dengan rombongan terjadi sekitar pukul 15.04 WIB. AJI juga menyebut titik komunikasi terakhir berada di sekitar perairan Sangiang, Banten.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Inggris Larang Impor dari Pemukiman Ilegal Israel, Indonesia Mendukung

Inggris Larang Impor dari Pemukiman Ilegal Israel, Indonesia Mendukung

Keputusan Inggris yang secara resmi melarang impor barang serta pembatasan layanan yang berkaitan dengan pemukiman ilegal Israel di wilayah pendudukan Palestina, didukung oleh Indonesia beserta tujuh negara sahabat. 
Senyum-Senyum Sendiri, 5 Zodiak Ini Diprediksi i Beruntung Soal Cinta Besok 11 September 2026

Senyum-Senyum Sendiri, 5 Zodiak Ini Diprediksi i Beruntung Soal Cinta Besok 11 September 2026

Cinta membawa kejutan manis! 5 zodiak ini diprediksi paling beruntung besok, 11 September 2026. Siapa yang bakal dapat perhatian spesial dari seseorang?
Bukan Kim Yeon-koung? Megawati Hangestri Ungkap Sosok yang Menjadi Panutannya di Dunia Voli

Bukan Kim Yeon-koung? Megawati Hangestri Ungkap Sosok yang Menjadi Panutannya di Dunia Voli

Megawati Hangestri kini tengah bersiap menjalani petualangan baru bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea musim mendatang.
Tujuh Talenta SMK Jatim Siap Berlaga di WorldSkills Shanghai 2026, Gubernur Khofifah: Daya Saing dan Kualitas Vokasi Jatim Berlevel Global

Tujuh Talenta SMK Jatim Siap Berlaga di WorldSkills Shanghai 2026, Gubernur Khofifah: Daya Saing dan Kualitas Vokasi Jatim Berlevel Global

7 talenta binaan SMK di Jawa Timur masuk daftar 21 kandidat kompetitor Indonesia yang dipersiapkan berlaga di WorldSkills Competition (WSC) Shanghai 2026 di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok.
Kakak Fajar Sahrudin Ungkap Gelagat Adiknya Sebelum Ditemukan Meninggal di GBK

Kakak Fajar Sahrudin Ungkap Gelagat Adiknya Sebelum Ditemukan Meninggal di GBK

Kakak Fajar Sahrudin akhirnya buka suara terkait kematian sang adik di kawasan GBK. Ia mengungkap Fajar dikenal sebagai sosok yang sangat tertutup dan telah.
Pengakuan Abah Setu soal Video Dugaan Hina Nabi Muhammad SAW Viral, Sebut Ucapan yang Beredar Hasil Buatan AI

Pengakuan Abah Setu soal Video Dugaan Hina Nabi Muhammad SAW Viral, Sebut Ucapan yang Beredar Hasil Buatan AI

Asep Setiawan (Abah Setu), pimpinan Majelis Dzikir Nurul Hikam di Cikarang Barat, Bekasi menyebut video diduga saat hina Nabi Muhammad SAW hasil teknologi AI.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Pasangan kekasih berinisial R (28) pria dan E (23) wanita tega menghabisi nyawa anaknya sendiri di Jakarta Barat. Mereka menguburkannya di sebuah rumah roboh terbengkalai.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral