5 Fakta Terbaru Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Area Pencarian Kini Diperluas
- Antara
Polri pun ikut memperkuat operasi pencarian dan berkoordinasi dengan Basarnas serta unsur lainnya.
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir sebelumnya menegaskan dukungan maksimal dalam pencarian para jurnalis tersebut.
4. Area Pencarian Kini Diperluas ke Sisi Utara
Perkembangan terbaru pada Kamis, 10 September 2026 menunjukkan adanya perubahan strategi pencarian.
Basarnas menyatakan sektor selatan perairan hingga radius kurang lebih 20 nautical mile dari titik tengah Gunung Anak Krakatau telah dicakup dalam pencarian. Karena itu, tim mulai memperluas penyisiran ke arah utara dengan mempertimbangkan perhitungan arus, pergerakan ombak, dan arah angin.
Operasi pencarian pada Kamis dijadwalkan kembali dimulai sejak pukul 07.00 WIB karena kondisi perairan pada pagi hari diperkirakan lebih mendukung.
Sebanyak tujuh Search and Rescue Unit (SRU) dari lima sektor dengan sembilan alat utama juga disiapkan untuk memperluas penyisiran. Sejumlah armada ditempatkan di sisi tenggara, utara, barat laut hingga barat daya Gunung Anak Krakatau.
5. Drone Turut Digunakan untuk Membantu Pencarian
Selain kapal dan personel di laut, tim SAR juga menggunakan teknologi untuk membantu menemukan tanda-tanda keberadaan rombongan.
KN SAR Tetuka dilengkapi drone yang digunakan untuk melakukan pemantauan visual dari udara. Salah satu penerbangan drone dilakukan di sekitar Pulau Sebuku, meskipun penggunaannya tetap dibatasi karena mempertimbangkan faktor keselamatan.
Sebelumnya, pencarian dari udara menggunakan helikopter atau pesawat belum memungkinkan secara optimal karena abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih menyebar. Sebagai alternatif, drone termal menjadi salah satu perangkat yang dimanfaatkan tim SAR.
Situasi ini menunjukkan bahwa pencarian tidak bisa dilakukan hanya dengan menyisir satu titik. Pergerakan arus dan angin membuat area yang harus diperiksa semakin luas.
(tsy)
Load more