Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Lowongan Kerja di Jakut, Pelamar Diminta Isi Saldo Rp2 Juta
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Unit Reserse Kriminal Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, menyelidiki dugaan penipuan berkedok lowongan kerja (loker) di sebuah ruko di Jalan Gading Indah Raya, Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading Iptu Rizki Ardiza Prawira mengatakan polisi turun ke lokasi setelah informasi mengenai dugaan penipuan tersebut ramai beredar di media sosial.
āKami telah melakukan cek tempat kejadian perkara setelah dugaan aksi penipuan tersebut menyebar secara luas di media sosial,ā kata Rizki di Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Selain memeriksa lokasi, polisi berupaya menghubungi pencari kerja yang sebelumnya mengunggah informasi mengenai dugaan penipuan tersebut di media sosial. Polisi menyebut keterangan lebih lanjut mengenai perkara itu akan disampaikan dalam waktu dekat.
Petugas telah mendatangi ruko yang digunakan sebagai tempat wawancara antara pihak yang menawarkan pekerjaan dan para pelamar.
Polisi berencana kembali mendatangi lokasi pada Jumat untuk meminta keterangan dari pihak pemberi kerja dan para pencari kerja yang mengikuti proses wawancara.
"Kami juga mengarahkan korban untuk membuat laporan kepolisian,ā kata dia.
Polisi juga meminta orang lain yang merasa mengalami kejadian serupa untuk membuat laporan agar kasus tersebut dapat ditelusuri lebih lanjut.
"Informasinya ada beberapa orang yang diduga menjadi korban. Kami akan dalami kasus ini," kata dia.
Dugaan penipuan tersebut sebelumnya mencuat setelah sebuah video beredar di media sosial. Dalam video itu disebutkan seorang pencari kerja mendapat pemberitahuan bahwa dirinya diterima bekerja dengan persyaratan membuka rekening Prakerja.
Pelamar kemudian disebut harus memiliki saldo awal sebesar Rp2 juta pada rekening tersebut sebelum dapat mulai bekerja.
Pihak yang menawarkan pekerjaan diduga meminta pelamar memenuhi saldo tersebut dengan meminjam atau meminta bantuan dana dari keluarga maupun rekan kerja.
Polisi kini mendalami informasi tersebut, termasuk meminta keterangan dari pihak-pihak yang diduga terlibat dan para pencari kerja yang mengaku menjadi korban. (nba)
Load more