News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPJS Kesehatan Soroti Wacana Hapus Tunggakan JKN, 23 Juta Peserta Bisa Langsung Aktif

BPJS Kesehatan mengungkap penghapusan tunggakan iuran JKN berpotensi mengaktifkan kembali 23 juta peserta dan membantu mengejar target 2027.
Rabu, 16 September 2026 - 15:35 WIB
BPJS Kesehatan.
Sumber :
  • Istimewa

Dengan kondisi tersebut, penghapusan tunggakan iuran JKN dinilai berpotensi membantu mengaktifkan kembali sebagian peserta yang sebelumnya tidak aktif.

Prihati juga mengatakan, apabila sekitar 54 juta peserta tersebut dapat kembali aktif dan membayar iuran, terdapat potensi tambahan penerimaan iuran yang signifikan bagi keberlangsungan program JKN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BPJS Kesehatan Kejar 23,5 Juta Peserta Aktif pada 2027

Di tengah kondisi tersebut, BPJS Kesehatan mendapatkan target untuk menambah sekitar 23,5 juta peserta aktif pada 2027.

Penambahan tersebut diperlukan agar cakupan peserta aktif JKN dapat mencapai sekitar 88 persen. Prihati mengakui target tersebut bukan perkara mudah untuk dicapai.

Pasalnya, kemampuan BPJS Kesehatan selama ini berada di kisaran 4-5 juta peserta aktif tambahan setiap tahun. Sementara target yang diberikan untuk 2027 mencapai 23,5 juta peserta aktif.

"Untuk tambah 23,5 juta, padahal kemampuan kita menambah 4-5 juta setahun. Tetapi kita dikasih target 23,5 juta," kata Prihati.

Karena itu, Prihati menilai kebijakan penghapusan tunggakan iuran JKN, apabila benar-benar diterapkan, dapat membantu BPJS Kesehatan mengejar target peningkatan kepesertaan aktif tersebut.

Kebijakan tersebut berpotensi membuat peserta yang sebelumnya tidak aktif kembali menjadi peserta aktif tanpa harus terbebani tunggakan sesuai mekanisme yang nantinya ditetapkan pemerintah.

Prihati Tekankan Peran JKN Lindungi Masyarakat

Selain persoalan kepesertaan dan penerimaan iuran, Prihati menegaskan keberlanjutan program JKN membutuhkan kolaborasi yang kuat dengan pemerintah.

Menurut Prihati, peran JKN tidak hanya sebatas membiayai layanan kesehatan masyarakat. Program tersebut juga memiliki fungsi dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari risiko jatuh miskin akibat biaya kesehatan.

Prihati memberikan gambaran mengenai seorang pencari nafkah keluarga yang tiba-tiba mengalami serangan penyakit serius. Apabila orang tersebut tidak memperoleh perlindungan kesehatan, kondisi tersebut dapat berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi keluarga yang ditinggalkan.

"Kalau ada laki-laki 40 tahun serangan, jatuh, harus juga ditolong. Karena kalau misalkan meninggal, mungkin anak istrinya jatuh di situasi miskin. Maka itu peran BPJS dalam menjaga kemiskinan," tuturnya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral, Parodi "Skandal Video Syur" Biksu Thailand, Penyanyi Kelab Malam Pakai Jubah dan Jimat Nyeleneh

Viral, Parodi "Skandal Video Syur" Biksu Thailand, Penyanyi Kelab Malam Pakai Jubah dan Jimat Nyeleneh

Video penyanyi kelab malam di Lampang memakai jubah biksu dan jimat Palad Khik viral. Aksi tersebut disebut sebagai parodi skandal biksu Thailand. Begini
George Russell Dapat Banyak Kritik Usai Gelaran F1 GP Spanyol 2026, Bos Mercedes Langsung Pasang Badan

George Russell Dapat Banyak Kritik Usai Gelaran F1 GP Spanyol 2026, Bos Mercedes Langsung Pasang Badan

Bos tim Mercedes, Toto Wolff, langsung pasang badan saat banyaknya kritikan yang ditujukan pada salah satu pembalapnya, George Russell.
Gubernur Pramono Ungkap Ekonomi Jakarta Tumbuh 162 Persen di Era Kepemimpinan Presiden Prabowo

Gubernur Pramono Ungkap Ekonomi Jakarta Tumbuh 162 Persen di Era Kepemimpinan Presiden Prabowo

Kinerja ekonomi Provinsi DKI Jakarta dinilai terus menunjukkan tren akselerasi positif di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 
Wamendagri Ribka Haluk Siap Kawal Pengalihan Tata Kelola PPPK Guru ke Pemerintah Pusat

Wamendagri Ribka Haluk Siap Kawal Pengalihan Tata Kelola PPPK Guru ke Pemerintah Pusat

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh proses perpindahan kewenangan manajemen guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari tangan pemerintah daerah (Pemda) ke pemerintah pusat.
Singgung Nama Megawati Hangestri, Media Korea Ini Beri Julukan Baru untuk Vanja Bukilic yang Kembali ke Red Sparks

Singgung Nama Megawati Hangestri, Media Korea Ini Beri Julukan Baru untuk Vanja Bukilic yang Kembali ke Red Sparks

Tim asal Daejeon, Red Sparks, akhirnya menyambut pemain asing mereka untuk musim depan, Vanja Bukilic, yang baru tiba di Korea Selatan pada Jumat (11/9/2026).
Gimana Sih Cara Daftar Kartu Layanan Gratis Transjakarta? Ini Syarat dan 15 Golongan yang Berhak

Gimana Sih Cara Daftar Kartu Layanan Gratis Transjakarta? Ini Syarat dan 15 Golongan yang Berhak

Cara daftar Kartu Layanan Gratis atau KLG Transjakarta untuk naik Transjakarta, Mikrotrans, MRT dan LRT Jakarta. Cek syarat dan 15 golongan penerima

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Selengkapnya

Viral