Soal Wanita Ditendang di Mal Senayan City, Polisi Bantah Korban Dapat Teror
- Threads @trashygoddesss
Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah cuitan di media sosial muncul, mengenai adanya dugaan teror terhadap wanita yang menjadi korban penganiayaan oleh pria berinisial RR (44) di Mal Senayan City, Jakarta Pusat.
Adanya dugaan teror ini diunggah dalam akun media sosial Threads @naomiassread, dengan keterangan “update dr korban (yg kebetulan temen gua) ada teror dr pihak mall. dia jg ketakutan sampe consider utk gak melanjutkan proses hukum,” tulis keterangan dalam akun, dikutip Sabtu (19/9/2026).
Kemudian, dugaan teror ini juga diunggah oleh akun Threads @pratiwiatmaa, dengan keterangan “GUYS KEBETULAN AKU KENAL SAMA KORBAN. diteror anjir sama sency, terus nomor temen aku di sebarin dan dikasi ke orang (ngakunya polisi) tapi sepertinya polisi gadungan.
"TOLONG DONG GUYS KAWAL KASUS INI
SHAME ON YOU @senayancityjkt,” tulis keterangan dalam akun.
Terkait hal ini, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim menegaskan bahwa tidak ada teror yang dialami oleh korban.
“Itu sudah kami tanyakan itu ke korban, sudah kami klarifikasi. Tidak ada itu (teror). Dari korbannya sendiri tidak ada bilang ada teror itu,” kata Abdul Rahim, kepada wartawan, Sabtu (19/9/2026).
Namun atas peristiwa ini, Abdul Rahim menegaskan bahwa pihaknya terus memberikan perlindungan terhadap korban.
“Kalau terkait dengan menjamin perlindungannya pasti dong, pasti kami jamin itu perlindungan korban. Tapi yang pasti, berdasarkan hasil pemeriksaan kami terhadap korban, korban katakan tidak ada kalau dari Sency nya teror,” ujarnya.
Untuk diketahui, Tim Opsnal Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat meringkus seorang pria berinisial R (44) yang melakukan dugaan penganiayaan yakni menendang seorang perempuan di Mal Senayan City, Jakarta Pusat.
Kasubdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim mengatakan, pelaku diamankan di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 03.55 WIB.
“Yang bersangkutan telah diamankan. Saat ini penyidik masih mengumpulkan barang bukti serta mendalami kronologi dan motif kejadian,” kata Abdul Rahim, kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto memastikan bahwa yang bersangkutan dalam kondisi sadar saat beraksi. Namun motif dugaan kekerasan ini masih didalami.
“Motif masih didalami karena baru diamankan subuh dini hari. Terkait tentang alkohol dinyatakan tidak terpengaruh dalam kondisi alkohol. Yang bersangkutan dalam kondisi tidak mengonsumsi minuman keras,” kata Budi, kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).
Selain itu, Budi juga menuturkan bahwa yang bersangkutan tidak terafiliasi dengan organisasi maupun partai. Terduga pelaku merupakan pihak swasta.
“Enggak, yang bersangkutan tetap swasta, tidak ada terafiliasi dengan partai, tidak terafiliasi dengan organisasi lain. Sebagai sosok pribadi seorang swasta,” terangnya. (Ars/rpi)
Load more