News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bea Cukai Bongkar Modus Impor Ilegal, 30 Kontainer Berisi Beras dan Garam dari India Disita

Bea Cukai menindak 30 kontainer berisi beras dan garam dari India yang diduga diberitahukan sebagai bahan kimia untuk mengelabui pemeriksaan.
Selasa, 22 September 2026 - 16:42 WIB
Ilustrasi kontainer
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan mengungkap penindakan terhadap puluhan kontainer yang berisi beras dan garam ilegal asal India.

Penindakan dilakukan di dua lokasi, yakni Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dan Bogor. Total terdapat 30 kontainer yang diperiksa dan ditemukan berisi beras serta garam yang diduga tidak sesuai dengan pemberitahuan impor barang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus pertama bermula dari pengajuan pemberitahuan impor barang oleh PT TI. Dalam dokumen tersebut, barang yang berada di dalam 15 kontainer diberitahukan sebagai ammonium chloride.

Barang tersebut tercatat berasal dari India dan masuk melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada 19 Agustus 2026.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur I Rusman Hadi mengatakan total barang yang diberitahukan sebagai ammonium chloride mencapai lebih dari 413 ton.

"Ammonium chloride dari India sebanyak 8250 bag dengan berat total 413.406 kilogram dalam 15 kontainer," kata Rusman Hadi dalam konferensi pers, Selasa (22/9/2026).

Pemeriksaan Bongkar Isi Kontainer

Penindakan terhadap pengiriman tersebut dilakukan setelah DJBC memperoleh informasi intelijen mengenai dugaan ketidaksesuaian barang.

Petugas dari Kanwil DJBC Jawa Timur I bersama Bea Cukai Tanjung Perak kemudian melakukan pemeriksaan fisik terhadap barang yang berada di dalam kontainer.

Pemeriksaan juga dilanjutkan dengan pengujian di Laboratorium Bea Cukai Surabaya untuk memastikan jenis material yang sebenarnya berada di dalam kontainer.

Hasil pemeriksaan menunjukkan isi kontainer tidak sesuai dengan barang yang tercantum dalam pemberitahuan impor.

Petugas menemukan beras sebanyak 202.450 kilogram dan garam sebanyak 211.000 kilogram.

Total perkiraan nilai barang yang ditemukan dalam 15 kontainer tersebut mencapai Rp7,85 miliar.

Temuan tersebut menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara material yang diberitahukan dalam dokumen impor dengan hasil pemeriksaan fisik dan pengujian laboratorium.

Saat ini, perkara tersebut masih dalam penanganan lebih lanjut oleh Bea Cukai.

Modus Serupa Ditemukan di Bogor

Penindakan kemudian berkembang setelah DJBC memperoleh informasi dari kasus yang ditemukan di Pelabuhan Tanjung Perak.

Pada 7 September 2026, Bea Cukai kembali melakukan penindakan terhadap pengiriman sejenis di Bogor yang diduga menggunakan modus serupa.

Dalam kasus tersebut, terdapat dugaan ketidaksesuaian barang yang diimpor oleh PT ILW.

Barang asal India itu dalam dokumen pemberitahuan disebut sebagai salt-chemical used for leather tanning purposes (low grade).

Barang tersebut dilaporkan memiliki berat 420.000 kilogram dan dikemas dalam 15 kontainer.

Belasan Kontainer di Bogor Juga Berisi Beras

Menindaklanjuti informasi mengenai dugaan ketidaksesuaian barang, Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai bersama Kanwil Bea Cukai Jawa Barat dan Bea Cukai Bogor melakukan pengawasan terhadap proses pembongkaran.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan fisik terhadap seluruh barang yang berada di dalam kontainer.

Hasil pemeriksaan kembali menemukan material yang tidak sesuai dengan pemberitahuan impor.

Dalam 15 kontainer tersebut, petugas menemukan beras sebanyak 194.900 kilogram.

Selain beras, ditemukan pula material yang diduga merupakan garam dengan berat 225.400 kilogram.

Nilai keseluruhan barang yang ditemukan dalam penindakan di Bogor tersebut diperkirakan mencapai Rp8,006 miliar.

Dengan dua penindakan tersebut, Bea Cukai menemukan total 30 kontainer yang diduga berisi beras dan garam asal India dengan pemberitahuan barang yang berbeda dari hasil pemeriksaan.

Rinciannya:

  • Tanjung Perak: 15 kontainer, beras 202.450 kg dan garam 211.000 kg, dengan nilai barang sekitar Rp7,85 miliar.

  • Bogor: 15 kontainer, beras 194.900 kg dan diduga garam 225.400 kg, dengan nilai barang sekitar Rp8,006 miliar.

Kasus tersebut kini masih dalam proses penanganan lebih lanjut oleh DJBC untuk menindaklanjuti temuan ketidaksesuaian barang impor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terima Rp11,53 Miliar Korupsi Sejak Pj Bupati 2023-2024

KPK: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terima Rp11,53 Miliar Korupsi Sejak Pj Bupati 2023-2024

KPK menduga Sirajudin Lasena mendapatkan Rp11,53 miliar dari dugaan tindak pidana korupsi sejak menjabat Penjabat (Pj.) Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut)
Daftar 5 Fakta Link Video ‘A Day in My Life’: Dijual Rp150 Ribu, Diproduksi 20 Video hingga Polisi Ungkap Hasil Tes HIV

Daftar 5 Fakta Link Video ‘A Day in My Life’: Dijual Rp150 Ribu, Diproduksi 20 Video hingga Polisi Ungkap Hasil Tes HIV

Video viral “A Day in My Life” di Leuwiliang, Bogor, ternyata hanya satu dari sekitar 20 konten yang dibuat sejak Juli 2026. Polisi juga mengungkap sistem
Sesi Latihan Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Dony Tri Absen, Satu Pemain Baru Hadir

Sesi Latihan Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Dony Tri Absen, Satu Pemain Baru Hadir

Rizky Eka Pratama tiba-tiba bergabung dalam latihan Timnas Indonesia jelang FIFA ASEAN Cup 2026, meski namanya tak masuk daftar awal 23 pemain Herdman.
Usai Video ‘A Day in My Life’ Viral, Polisi Ungkap Dua Pemerannya Dinyatakan Mengidap HIV

Usai Video ‘A Day in My Life’ Viral, Polisi Ungkap Dua Pemerannya Dinyatakan Mengidap HIV

Dua pria yang diamankan terkait video “A Day in My Life” menjalani pemeriksaan kesehatan setelah ditangkap. Polisi menyebut keduanya dinyatakan mengidap HIV.
Jordan Wilson Ungkap Sifat Asli Megawati Hangestri di Luar Lapangan

Jordan Wilson Ungkap Sifat Asli Megawati Hangestri di Luar Lapangan

Pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi memegang peran penting di balik proses adaptasi pemain asing anyar asal Amerika Serikat Jordan Wilson dengan
Mantan Tunangan Amanda Rigby Dicecar Netizen, Nofel Saleh Hilabi Beri Jawaban Menohok: Alhamdulillah Gak Jodoh

Mantan Tunangan Amanda Rigby Dicecar Netizen, Nofel Saleh Hilabi Beri Jawaban Menohok: Alhamdulillah Gak Jodoh

Mnatan tunangan Amanda Rigby yang gagal menikah pada 2016 dicecar netizen, Nofel Saleh Hilabi beri jawaban menohon: Alhamdulillah gak jodoh.

Trending

Siapa Savanna Azzahra? Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Sang Calon Suami, Kini Dikabarkan Meninggal Dunia

Siapa Savanna Azzahra? Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Sang Calon Suami, Kini Dikabarkan Meninggal Dunia

Sosok Savanna Azzahra mendadak buat simpati warganet setelah curhat jika calon suaminya berselingkuh dengan sang kakak. Kini, gadis itu dikabarkan telah wafat.
Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Menilik perbandingan gaji Megawati Hangestri saat bergabung dengan Red Sparks dan Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea. Pevoli berjuluk Megatron itu dikabarkan mengalami kenaikan bayaran jelang tampil di musim ketiganya.
Pilu! Gadis Meninggal Dunia Tak Lama Setelah Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak hingga Hamil

Pilu! Gadis Meninggal Dunia Tak Lama Setelah Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak hingga Hamil

Viral di TikTok kisah memilukan dari gadis bernama Savanna Azzahra yang meninggal dunia setelah calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil 3 bulan.
Paddy Pimblett Sentil Keras Kemenangan Arman Tsarukyan di UFC 331

Paddy Pimblett Sentil Keras Kemenangan Arman Tsarukyan di UFC 331

Paddy Pimblett memberi sorotan tajam terhadap kemenangan Arman Tsarukyan atas Mauricio Ruffy di UFC 331, meski mengakui brutalnya serangan siku yang mengakhiri
Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Berkaca dari kasus video a day in my life yang viral dikatakan polisi, kedua pemeran mengidap HIV. Penyakit yang perlu diwaspadai dan diketahui pencegahannya.
6 Zodiak Ini Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 23 September 2026: Pisces Siap-siap Banjir Cuan

6 Zodiak Ini Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 23 September 2026: Pisces Siap-siap Banjir Cuan

Memasuki Rabu, 23 September 2026, urusan keuangan menjadi salah satu hal yang menarik perhatian dalam ramalan zodiak. Siapa saja yang bakal berlimpah rezeki?
Siapa Resal Octavian? Ofisial Java United yang Diduga Sebut Shin Tae-yong 'Pendatang'

Siapa Resal Octavian? Ofisial Java United yang Diduga Sebut Shin Tae-yong 'Pendatang'

Resal Octavian menjadi sorotan suporter sepak bola Indonesia lantaran sebut pelatih Shin Tae-yong sebagai 'pendatang' dalam laga Persija Jakarta vs Java United.
Selengkapnya

Viral