News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemnaker Tegaskan Magang Nasional Bukan Pengganti Pegawai Tetap, Ini Batasannya

Kemnaker menegaskan Magang Nasional bagi fresh graduate bukan untuk menggantikan pegawai tetap. Program dibatasi enam bulan dan diawasi ketat.
Rabu, 23 September 2026 - 22:00 WIB
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan program Magang Nasional untuk lulusan perguruan tinggi bukan ditujukan sebagai pengganti pegawai tetap di perusahaan.

Program yang telah diluncurkan sejak 2025 tersebut memang sempat memunculkan kekhawatiran. Peserta magang dikhawatirkan justru digunakan perusahaan untuk menggantikan pekerjaan yang seharusnya dilakukan pegawai tetap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menepis kekhawatiran tersebut. Menurutnya, program magang nasional dirancang sebagai wadah pembelajaran bagi peserta sekaligus memberikan manfaat bagi perusahaan yang menjadi tempat magang.

"Ada kekhawatiran, saya juga dapat, 'Ini program magang ini menggantikan pekerja'. Kita berharap, yang pertama magang ini memang mereka bisa belajar, dan perusahaan juga mendapatkan manfaat tentu," ujar Yassierli saat konferensi pers Kick Off Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch 2, di Gedung Vokasi, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).

Magang Nasional Hanya Berlangsung 6 Bulan

Yassierli menjelaskan terdapat perbedaan mendasar antara peserta Magang Nasional dan pegawai tetap. Salah satunya terletak pada masa pelaksanaan program.

Program magang memiliki durasi yang terbatas, yakni enam bulan. Setelah periode tersebut selesai, masa magang peserta juga berakhir.

Sementara itu, pegawai tetap memiliki masa kerja yang berbeda karena dapat bekerja hingga kontrak berakhir atau bahkan sampai memasuki masa pensiun.

Menurut Yassierli, perbedaan durasi tersebut membuat perusahaan tidak ideal apabila menjadikan peserta magang sebagai pengganti pegawai secara terus-menerus.

Jika perusahaan memilih mengandalkan peserta magang secara bergantian, terdapat ketidakpastian dalam operasional karena peserta baru harus kembali mendapatkan pembelajaran dan penyesuaian dengan pekerjaan.

"Dan kemudian ya kalau perusahaan mau ngandelin (peserta) magang, ada ketidakpastian, dan kalau setiap 6 bulan ya mereka harus diajarin lagi. Jadi kami tetap melihat tidak bisa," ujarnya.

Peserta Magang Bukan untuk Mengisi Posisi Pegawai

Program Magang Nasional dirancang dengan tujuan memberikan kesempatan kepada lulusan perguruan tinggi untuk mendapatkan pengalaman pembelajaran di dunia kerja.

Karena itu, keberadaan peserta magang tidak dimaksudkan untuk mengisi pekerjaan pegawai tetap secara permanen.

Kemnaker juga memberikan batasan terhadap pekerjaan dan waktu kerja peserta magang. Aturan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah agar program tidak digunakan di luar tujuan yang telah ditetapkan.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan peserta tetap memperoleh pengalaman pembelajaran dan tidak justru dibebani pekerjaan seperti pekerja pada umumnya.

Kemnaker Perketat Pengawasan Program Magang

Untuk mencegah penyalahgunaan Magang Nasional, Kemnaker menerapkan pengawasan dan aturan terhadap pelaksanaan program.

Pemerintah melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan perusahaan menjalankan program sesuai ketentuan. Pengawasan tersebut juga berkaitan dengan batas waktu kerja dan jenis pekerjaan yang diberikan kepada peserta.

Yassierli mengatakan peserta magang tidak diperbolehkan mendapatkan jam kerja yang melebihi ketentuan. Peserta juga tidak diperbolehkan menjalani shift malam serta mengerjakan pekerjaan-pekerjaan tertentu yang telah dibatasi.

"Dan kalau mereka ingin menggantikan pekerjaan yang ada sekarang, kan kita juga ketat. Tidak boleh peserta magang itu jam kerjanya lebih, tidak boleh dia shift malam, tidak boleh dia pekerjaan-pekerjaan tertentu, dan seterusnya kita monitor," tuturnya.

Ketentuan tersebut menjadi salah satu cara Kemnaker menjaga agar program magang tidak bergeser menjadi pola penggunaan tenaga kerja pengganti.

Magang Nasional untuk Fresh Graduate

Magang Nasional menyasar lulusan perguruan tinggi atau fresh graduate yang membutuhkan pengalaman untuk memasuki dunia kerja.

Melalui program tersebut, peserta mendapatkan kesempatan belajar sekaligus mengenal lingkungan kerja secara langsung. Di sisi lain, perusahaan juga memperoleh manfaat dari kehadiran peserta magang.

Namun, manfaat bagi perusahaan tersebut tetap harus berjalan dalam koridor program pemagangan. Pemerintah menegaskan peserta bukan tenaga kerja yang dapat digunakan untuk menggantikan pegawai tetap.

Dengan masa magang yang hanya berlangsung enam bulan, perusahaan juga harus mempertimbangkan kebutuhan operasional apabila ingin menggunakan peserta magang secara bergantian.

Menurut Kemnaker, pola tersebut justru dapat menimbulkan ketidakpastian bagi perusahaan karena peserta baru harus kembali diberikan pembelajaran setiap enam bulan.

Karena itu, pengawasan terhadap pelaksanaan Magang Nasional terus dilakukan agar tujuan utama program sebagai sarana pembelajaran bagi fresh graduate tetap berjalan sesuai ketentuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

RDTR Wilayah Perencanaan Miangas-Marampit Dibahas, BNPP RI dan ATR/BPN Perkuat Penataan Kawasan Perbatasan

RDTR Wilayah Perencanaan Miangas-Marampit Dibahas, BNPP RI dan ATR/BPN Perkuat Penataan Kawasan Perbatasan

BNPP dan ATR/BPN bahasa sinkronisasi tata ruang pulau-pulau kecil terluar, pengembangan ekonomi, hingga rencana pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan.
Mengapa Koneksi Internet Stabil Penting Saat Puluhan Perangkat Terhubung Bersamaan?

Mengapa Koneksi Internet Stabil Penting Saat Puluhan Perangkat Terhubung Bersamaan?

Ketika puluhan perangkat terhubung bersamaan, WiFi menjadi bagian penting dari operasional cafe. Ini faktor yang perlu diperhatikan sebelum memilih internet
Ruangan Terlihat Bersih, Tapi Bagaimana dengan Kualitas Udaranya? Perubahan Udara Ruang Pasien Kini Diprediksi AI

Ruangan Terlihat Bersih, Tapi Bagaimana dengan Kualitas Udaranya? Perubahan Udara Ruang Pasien Kini Diprediksi AI

Kualitas udara ruang pasien dapat berubah tanpa terlihat. Teknologi IoT dan AI kini digunakan untuk memantau NO2, CO2, dan TVOC sekaligus memprediksi kondisinya.
Industri Arsitektur Tak Lagi Sekadar Soal Desain, Kolaborasi Jadi Kunci di Tengah Perubahan Properti

Industri Arsitektur Tak Lagi Sekadar Soal Desain, Kolaborasi Jadi Kunci di Tengah Perubahan Properti

Industri arsitektur dan konstruksi global menghadapi tuntutan digitalisasi, keberlanjutan, dan kolaborasi lintas sektor. Bagaimana peluangnya di Indonesia?
5 Anime Isekai Action Terbaik yang Karakter Utamanya Overpowered

5 Anime Isekai Action Terbaik yang Karakter Utamanya Overpowered

5 rekomendasi Anime isekai action dengan karakter utama overpower, mulai dari Rudeus, Ainz, Cid, Subaru hingga Rimuru yang punya kekuatan unik.
Vanja Bukilic Bicara Jujur soal Rencana Hadapi Megawati Hangestri, Beri Pesan Khusus untuk Megatron

Vanja Bukilic Bicara Jujur soal Rencana Hadapi Megawati Hangestri, Beri Pesan Khusus untuk Megatron

Eks tandem Megawati Hangestri di Red Sparks, Vanja Bukilic, bicara jujur soal tantangan musim baru klubnya. Singgung soal Megatron yang kini jadi rival baru.

Trending

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Pevoli China, Zhong Hui yang menggantikan Megawati Hangestri sebagai pemain Asia di Red Sparks, mendapatkan banyak dukungan dari volimania jelang bergulirnya Liga Voli Korea 2026-2027.
Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Video mesum a day in my life berseliweran di medsos, dengan banyak potongan pendek video. Namun hal ini masih menunggu keterangan selanjutnya dari Kepolisian.
Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Kurang lebih setahun dijaga oleh Ko Hee-jin, kini nomor punggung 8 milik Megawati Hangestri di Red Sparks secara resmi diberikan kepada pemain lain musim depan.
Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Inilah kumpulan fakta dari kasus Savanna Azzahra atau Anne, gadis yang kakaknya akui berselingkuh dengan calon suaminya hanya H-3 sebelum prosesi pernikahan.
Deretan Calon Bestie Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, 4 Nama Ini Paling Sering Jadi Sorotan

Deretan Calon Bestie Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, 4 Nama Ini Paling Sering Jadi Sorotan

Megawati Hangestri kini menjalani petualangan baru bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea. Mengenal empat pemain yang bisa menjadi calon bestie Megatron.
Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, merasa cukup beruntung dengan kembalinya para pemain diaspora ke skuadnya. Meski begitu, Jay Idzes dan Dony Tri Pamungkas gagal tampil akibat cedera.
Hillstate Harus Bayar Rp7 Miliar Per Musim Hanya untuk Duetkan Jordan Wilson dan Megawati Hangestri? Ini Detailnya

Hillstate Harus Bayar Rp7 Miliar Per Musim Hanya untuk Duetkan Jordan Wilson dan Megawati Hangestri? Ini Detailnya

Kurang lebih Rp7 miliar dana yang harus dikeluarkan Hyundai Hillstate pada musim depan demi menduetkan Megawati Hangestri dengan Jordan Wilson di V-League.
Selengkapnya

Viral