News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernularan Virus Penyakit Mulut dan Kuku Semakin Merebak, Perhatikan Penyebab Penularan Pada Hewan Ternak

Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK sendang menjadi perbincangan masyarakat maupun media. Wabah yang menyerang pada hewan ternak ini telah meresahkan masyarakat
Rabu, 15 Juni 2022 - 22:59 WIB
Ilustrasi Hewan Ternak
Sumber :
  • Pixabay

Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK sendang ramai menjadi perbincangan masyarakat maupun media. Wabah yang menyerang pada hewan ternak ini telah meresahkan masyarakat, terutama di saat menjelang Hari Raya Idul Adha. 

Penyakit ini juga dikenal sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) dengan masa inkubasi selama 1 hingga 14 hari sejak hewan tertulat hingga timbul gejala. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti yang tertulis dalam laman dkpp.jabarprov.go.id, virus ini dapat bertahan lama di lingkungan dan bersarang pada tulang, kelenjar susu, serta produk susu. Penyakit ini dapat membawa hewan hingga taraf kematian. Tingkat kematian cukup tinggi pada hewan muda atau anak-anak. 

Perayaan hari besar umat muslim, Idul Adha sebentar lagi akan diadakan. Dengan adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) ini, masyarakat mulai kesulitan dalam memilih hewan kurban. 
PMK hingga saat ini masih tidak kunjung reda, sehingga angka suspek yang terkena wabah ini semakin meningkat. 

Baca Juga Perbedaan Fatwa MUI dengan NU

Untuk memilih hewan kurban, salah satu pon penting yang menjadi syarat sah memilih hewan ternak sebagai hewan kurban adalah hewan tersebut sehat dan tidak cacat. 

Untuk menghindari adanya penyebaran wabah PMK pada hewan ternak, sebaiknya para peternak melakukan beberapa anjuran untuk mencegah penularan

Menurut pada laman dkpp.jabarprov.go.id, Penularan wabah PMK dapat terjadi dari berbagai hal diantaranya:

Hewan ternak dapat kontak langsung dengan hewan yang telah terjangkit PMK. Penularan dapat melalui droplet air liur, leleran hidung, maupun serpihan pada kulit.

Baca Juga Ciri Penyakit Hewan Ternak Terjangkit PMK

Sisa makanan atau sampah juga dapat menyebabkan penularan virus PMK. Sisa makanan atau sampah yang telah terkontaminasi dengan produk hewan seperti daging dan tulang dari hewan tertular. Seperti yang telah tertulis sebelumnya bahwa virus dapat bertahan lama pada bagian tubuh hewan.

Bagi peternak hewan harus berhati-hati, karena selain kontak langsung dan melalui sisa makanan virus ini juga dapat terbawa oleh manusia. Kontak secara tidak langsung melalui vector hidup seperti terbawa oleh manusia.

Hal ini karena manusia dapat membawa virus melalui sepatu, tangan, tenggorokan, atau pakaian yang terkontaminasi oleh virus. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, kontak tidak langsung dengan barang atau bukan vektor hidup seperti terbawa mobil angkutan, peralatan, alas kandang, dan sebagainya. Bisa juga tersebar melalui udara, angina, daerah beriklim khusus hingga mencapai 60 km di daran dan 300 km di laut.

Peternak hewan sebaiknya melakukan pembersihan kandang secara rutin untuk mencegah penularan PMK. Jika ditemukan ternak terlihat lemah, lesu, kaki pincang, air liur berlebihan, tidak mau makan, dan mulut melepuh segera hubungi pihak penanganan PMK terdekat. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Ada Ketegangan, Tim Dokter Richard Lee Ungkap Kejadian Sebelum Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf

Sempat Ada Ketegangan, Tim Dokter Richard Lee Ungkap Kejadian Sebelum Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf

Sempat ada ketegangan, tim dokter Richard Lee ungkap kejadian sebelum Hanny Kristianto cabut sertifikat mualaf, lengkap dengan klarifikasi Koh Hanny.
Sempat Terlihat Bergerak, Paus Raksasa di Jembrana Bali Ditemukan Mati di Pesisir Pantai

Sempat Terlihat Bergerak, Paus Raksasa di Jembrana Bali Ditemukan Mati di Pesisir Pantai

Sesosok bangkai paus berukuran raksasa dengan panjang sekitar 15 meter menggegerkan warga di pesisir Kabupaten Jembrana, Bali. 
Pemerintah Siapkan Reformasi Polri, Kompolnas Akan Menjadi Lembaga Pengawas Independen

Pemerintah Siapkan Reformasi Polri, Kompolnas Akan Menjadi Lembaga Pengawas Independen

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dipastikan akan mengalami transformasi besar-besaran dalam waktu dekat. 
Dibalik Lenyapnya Akun Instagram, Ahmad Dhani Curiga Ada ‘Penguasa’ yang Takut Bukti Perselingkuhannya Terbongkar

Dibalik Lenyapnya Akun Instagram, Ahmad Dhani Curiga Ada ‘Penguasa’ yang Takut Bukti Perselingkuhannya Terbongkar

Hampir 20 tahun bercerai, perselisihan antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty masih menjadi sorotan. Buntut perseteruan membuat akun Instagram Ahmad Dhani hilang
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Dari Kisah Evan, Gubernur Dedi Mulyadi Nilai Pembunuh Satu Keluarga Haji Sahroni di Indramayu Jago Manipulatif

Dari Kisah Evan, Gubernur Dedi Mulyadi Nilai Pembunuh Satu Keluarga Haji Sahroni di Indramayu Jago Manipulatif

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyikapi babak baru kasus pembunuhan Haji Sahroni sekeluarga di Indramayu. Pelaku dinilai jago merekayasa berkaca dari Evan.

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Dibalik Lenyapnya Akun Instagram, Ahmad Dhani Curiga Ada ‘Penguasa’ yang Takut Bukti Perselingkuhannya Terbongkar

Dibalik Lenyapnya Akun Instagram, Ahmad Dhani Curiga Ada ‘Penguasa’ yang Takut Bukti Perselingkuhannya Terbongkar

Hampir 20 tahun bercerai, perselisihan antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty masih menjadi sorotan. Buntut perseteruan membuat akun Instagram Ahmad Dhani hilang
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul dan Berdiskusi, Bahas Isu Penting Ini

Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul dan Berdiskusi, Bahas Isu Penting Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi minta para rektor untuk berkumpul dan berdiskusi merumuskan hal penting ini, bahas apa?
Selengkapnya

Viral