News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan KPK Belum Panggil Lagi Nusron Wahid setelah Dua Kali Mangkir Terkait Dugaan Suap Lahan HGB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum secara pasti melakukan pemanggilan ulang terhadap Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait dugaan suap lahan HGB Summarecon
Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:35 WIB
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid - Juru Bicara KPK Budi Prasetyo
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rizki Amana

Jakarta, tvOnenews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum secara pasti melakukan pemanggilan ulang terhadap Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait dugaan suap lahan HGB Summarecon Bogor, Jawa Barat.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo merespons pernyataan dari Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Budi mengaku pihaknya masih melakukan pertimbangan terkait pemanggilan ulang terhadap Nusron Wahid yang didapati telah mengkati dari beberapa kali pemeriksaannya tersebut.

"Saat ini untuk pemanggilan terhadap saudara NW, semuanya masih dipertimbangkan oleh penyidik dari dua alasan penjadwalan pemanggilan sebelumnya," ujar Budi, Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rizki Amana

Budi mengaku pihaknya bakal mengungkap secara utuh setiap proses pengungkapan kasus tak terkecuali dugaan suap di lingkup Kementerian ATR/BPN tersebut.

"Nanti begitu sudah ada pemanggilan pasti kami akan sampaikan," jelasnya.

Diketahui, berbagai pihak ikut menyorot terkait sikap Nusron Wahid yang mangkir dari pemeriksaan dian Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman.

Boyamin mengaku jika dirinya mendapatkan informasi terkait langkah KPK yang kembali melayangkan surat panggilan pemeriksaan kepada Nusron Wahid.

"Berdasarkan informasi yang saya terima dari dua pihak yang kepercayaannya saya anggap tinggi, diperoleh informasi bahwa Nusron Wahid telah dikirim surat panggilan untuk hadir besok, tanggal 28 Oktober 2026, hari Rabu besok," kata Boyamin kepada awak media, Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Boyamin Saiman
Boyamin Saiman
Sumber :
  • Foe Peace

Boyamin berharap jika Nusron Wahid dapat memenuhi panggilan pihak KPK terkait keteranganmya dalam perkara dugaan suap lahan HGB itu.

Pasalnya, keterangan Nusron Wahid dibutuhkan penyidik KPK dalam menyusun kontruksi kasus dugaan suap yang terjadi.

"Dan ini toh panggilan kepada Nusron Wahid masih saksi. Jadi saya mengimbau kepada Bapak Nusron Wahid untuk hadir aja lah, supaya mempercepat proses ini, terang benderang. Dan jika tidak cukup bukti, kan ya tidak jadi tersangka, gitu. Jadi percaya diri aja lah untuk datang," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Boyamin meminta KPK bertindak tegas terhadap Nusron Wahid jika kembali mangkir pada pemanggilan kedua itu.

"KPK harus tegas, betul-betul menerbitkan surat perintah membawa atau istilah kerennya dijemput paksa," kata Boyamin.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BNPPDT Siapkan Rencana Paspor Gratis Bagi Masyarakat Perbatasan

BNPPDT Siapkan Rencana Paspor Gratis Bagi Masyarakat Perbatasan

Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) tengah merencanakan realisasi paspor gratis, pengelolaan sampah, serta pendataan kebutuhan ...
Pengacara Inara Rusli Sebut Bukti CCTV Mawa Bisa Tak Sah, Ini Alasannya

Pengacara Inara Rusli Sebut Bukti CCTV Mawa Bisa Tak Sah, Ini Alasannya

Pengacara Inara Rusli, Dedy DJ, menyoroti keabsahan Bukti CCTV Mawa dalam laporan dugaan perzinaan dan menjelaskan alasan bukti tersebut bisa tak sah.
Di Mana Saja Lokasi Kamera ETLE Operasi Patuh 2026 di Jakarta? Cek Daftar Titik yang Rawan Razia

Di Mana Saja Lokasi Kamera ETLE Operasi Patuh 2026 di Jakarta? Cek Daftar Titik yang Rawan Razia

Operasi Patuh 2026 digelar hingga 8 November. Simak daftar lokasi kamera ETLE di Jakarta, titik pengawasan, dan 11 pelanggaran yang menjadi sasaran penindakan.
Viral Truk Muatan Air Mineral Tabrak Rumah Warga di Cianjur, Supir Disebut Beri Uang ke Aparat Desa hingga Polisi

Viral Truk Muatan Air Mineral Tabrak Rumah Warga di Cianjur, Supir Disebut Beri Uang ke Aparat Desa hingga Polisi

Korban membagikan dokumentasi yang memperlihatkan kondisi dari bangunan rumah, serta armada truk yang sama-sama mengalami kerusakan parah akibat benturan keras.
Tekad Julio Cesar Terus Jaga Peluang Persib Tembus Babak Selanjutnya di ACL-2

Tekad Julio Cesar Terus Jaga Peluang Persib Tembus Babak Selanjutnya di ACL-2

Julio Cesar bertekad membawa Persib meraih kemenangan atas Melbourne Victory demi menjaga puncak Grup E dan memperbesar peluang lolos dari fase grup ACL 2.
Berburu Gelar Keempatnya Musim Ini, Carlos Alcaraz Siap Bertarung pada Gelaran ATP 500 Erste Bank Open 2026 di Wina

Berburu Gelar Keempatnya Musim Ini, Carlos Alcaraz Siap Bertarung pada Gelaran ATP 500 Erste Bank Open 2026 di Wina

Petenis Spanyol, Carlos Alcaraz, bersiap kembali bertanding di ATP 500 Erste Bank Open, Wina, Austria, pekan ini, dengan target meraih gelar keempatnya di 2026.

Trending

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Video yang memperlihatkan ikan asin diduga disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga (Baygon) saat dijemur viral di media sosial. Ini bahaya insektisida.
Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Selengkapnya

Viral