Program SIKAP Antar Pemprov Jatim Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026
- tim tvone - tim tvone
Khofifah berharap tanaman dan budidaya yang telah dikembangkan di sekolah dapat dirawat secara berkelanjutan sehingga memberikan hasil yang bermanfaat. Jika dikelola dengan baik, hasilnya juga berpotensi dimanfaatkan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pangan di lingkungan sekolah.
"Anak-anak ini harus semangat menjaga, memelihara agar semua bisa terus tumbuh subur dan bisa menghasilkan, bisa untuk suplai di internal sekolah," ucapnya.
Lebih lanjut, Khofifah optimistis, pembiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten di sekolah dapat berkembang menjadi gerakan yang lebih luas. Keterlibatan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik menjadi modal penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang produktif, mandiri, dan berwawasan lingkungan.
"Ketahanan pangan tidak harus dilakukan pada lahan yang luas tetapi bisa dimulai dari lahan yang ada di sekitar, dan memanfaatkan media tanam yang ada," katanya.
"Ini merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mewujudkan ketahanan yang bisa dilakukan di sekolah," imbuhnya.
Ia berharap praktik baik yang tumbuh melalui Program SIKAP dapat terus dikembangkan dan menjadi kontribusi nyata dunia pendidikan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
"Dari anak-anak, para guru, tenaga pendidikan di sekolah-sekolah di Jawa Timur untuk ketahanan pangan nasional," tegas Khofifah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menyampaikan apresiasi kepada tvOne atas penghargaan yang diberikan kepada Program SIKAP. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk komitmen Pemprov Jatim untuk menyelaraskan inovasi daerah dengan prioritas pembangunan nasional, terutama di bidang ketahanan pangan.
Aries mengatakan, meskipun baru berjalan sekitar dua setengah tahun, implementasi SIKAP telah meluas ke sekolah-sekolah di berbagai daerah di Jawa Timur. Kedepan, ia berharap program tersebut tidak hanya diterapkan di sekolah negeri, tetapi juga dikembangkan di sekolah swasta pada jenjang SMA, SMK, dan SLB, dengan menyesuaikan ketersediaan lahan masing-masing.
"Program ini diawali dari sekolah di Provinsi Jatim, bagaimana anak-anak kita, murid-murid kota tumbuh berkembang di alam dengan mengenal alam dan mengenal juga sistem pertanian, perkebunan, dan juga peternakan ini adalah hasil yang sangat luar biasa kita harapkan nanti tumbuh dan berkembang di Jawa Timur dan menjadi inisiasi bagi seluruh Indonesia," pungkasnya. (hen)
Load more