News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Ditemukan Tewas Kopda M Janjikan Bonus Rp 200 Juta Hingga Mobil Buat Para Pelaku Penembakan Rina Wulandari

Dalang otak pembunuhan telah ditemukan tewas, sebelum ditemukan Tewas Kopda M Janjikan Bonus Rp 200 Juta Hingga Mobil Buat Para Pelaku Penembakan Rina Wulandari
Kamis, 28 Juli 2022 - 13:56 WIB
Ditemukan Tewas Kopda M Janjikan Bonus Rp 200 Juta Hingga Mobil Buat Para Pelaku Penembakan Rina Wulandari
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Kendal, Jawa Tengah - Dalang pembunuhan Rina Wulandari, atau istri Kopda Muslimin, yang menjadi dalang di balik percobaan pembunuhan istrinya sendiri, ditemukan tewas di rumah orang tuanya di kelurahan Trompo, Kecamatan Kendal, Kendal, Jawa Tengah. Ditemukan Tewas Kopda M Janjikan Bonus Rp 200 Juta Hingga Mobil Buat Para Pelaku Penembakan Rina Wulandari

Setelah beberapa hari jadi buron, hari ini sang otak pembunuhan Rina Wulandari, ditemukan Tewas Kopda M janjikan bonus Rp 200 juta hingga mobil buat para pelaku penembakan Rina Wulandari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Kopda M, prajurit Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI, yang menjadi dalang di balik percobaan pembunuhan istrinya sendiri, ditemukan tewas di rumah orang tuanya di kelurahan Trompo, Kecamatan Kendal, Kendal, Jawa Tengah

Sebelum ditemukan tewas pada Kamis, (28/7/2022) pukul 07.00 WIB di rumah orang tuanya, sekitar pukul 05.30 WIB dengan menggunakan kendaraan roda dua bernomer polisi AA 2703 NC, Kopda M mendatangi rumah orang tuanya. Saat itu, kedatangan Kopda M disambut oleh ayahnya, Mustakim. 

Setelah memasuki rumah Kopda M langsung menemui kedua orang tuanya dan langsung meminta maaf pada keduanya dalam keadaan muntah-muntah. Usai ia muntah-muntah, Kopda M, kemudian menuju kamar dan berbaring di tempat tidur. 

"Tadi pukul 05.30 bahwa saudara M pulang ke rumah orang tuanya, pada saat pulang beliau sempat meminta maaf," Jelas Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi. 

Pada pukul 07.00 WIB orang tua Kopda M memasuki kamar dimana Kopda M berbaring, Namun karena merasa curiga, orang tua Kopda M pun memeriksa anaknya yang terbaring tanpa gerak, dan ternyata setelah diperiksa Kopda M dinyatakan meninggal dunia. 

Kemudian, saudara Arif, langsung melaporkan ke Dan unit intel Kodim 0715/ Kendal bahwa kakaknya meninggal dunia di rumah orang tuanya. 

Tak berapa lama tim dari Inafis mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung melakukan olah TKP untuk memastikan tewasnya Kopda M. 

"Didapati pukul 07.00 meninggal dunia kemudian kita dari Nafis Dari pom kita melakukan olah TKP untuk memastikan meninggalnya korban," Tambahnya. 

Rencana autopsi yang akan dilakukan pihak kepolisian hingga kini masih menunggu persetujuan pihak keluarga. "Nanti secara yuridis formal akan kita laksanakan otopsi atas persetujuan keluarga tentang kematian itu sendiri setelah hasil otopsi akan kita sampaikan ada muntah muntahnya." tandasnya.

Rencana autopsi yang akan dilakukan pihak kepolisian hingga kini masih menunggu persetujuan pihak keluarga.

Peristiwa penembakan terekam dalam CCTV yang terjadi di jalan cemara III, Banyumanik. saat Rina bersama anaknya berada di depan rumahnya, lalu 4 orang pelaku yang menggunakan dua sepeda motor tanpa nomor polisi.

Masing-masing pelaku memiliki peran tersendiri, ada yang menjadi ekskutor penembakan dengan menggunkan helm untuk motorcross dan membawa senjata api, sedangkan 2 pelaku lainnya bertugas sebagai pengawas dalam eksukusi penembakan.

kasus penembakan istri TNI di semarang, 4 ekskutor dan 1 penjual senjata api telah ditangkap yakni Sugiono alias babi, Ponco Aji Nugroho, Supriyono alia sirun, Agus Santoso alias Gondrong dan Dwi Sulisyono yang berperan sebagai penjual senjata apai.

Dalam konferensi pers disebutkan bahwa keempat pelaku eksekutor lapangan dan tim pengawas mendapat bayaran Rp 120 juta dari Kopda Muslimin, sedangkan senjata api dibeli seharga Rp 3 juta.

Sebelum Ditemukan Tewas Kopda M Janjikan Bonus Buat Para Eksekutor

Sementara itu, dalam acara Ragam Perkara TvOne bersama Kompel Pol Irwan Anwar selaku Kapolrestabes Semarang menuturkan bahwa Kopda M menjanjikan para pelaku eksekutor bonus jika berhasil membunuh sang istri yang bernama Rina Wulandari.

"Dari keterangan yang bersangkutan itu diketahui ada bonus tambahan yang dijanjikan oleh tersangka yang melarikan diri, bila korban meninggal dunia atau berhasil terbunuh itu sebanyak 200 juta, itu belum sempat diberikan. bahkan selain 200 juga ini juga bonus yang dijanjikan oleh tersangka melarikan diri ini selain 200 juta adalah 1 unit mobil,"ujar Kapolrestabes Semarang.

Lebih lanjut, percobaan pembunuhan terhadap korban RW ini kabarnya sudah ada beberapa kali sebelumnya, hal ini pun dijelaskan Kompel Pol Irwan Anwar (Kapolrestabes Semarang).

"Yang kami dapatkan sementara dari saksi dan dari para pelaku itu ini peristiwa penembakan ini bukan percobaan pertama, jadi sebelum sebelum peristiwa ini juga pernah didahului oleh upaya misalnya membunuh korban dengan berpura-pura menjadi pencuri atau maling yang masuk ke rumah korban, ketika itu kebetulan korban belum tidur sedang menyusui anaknya sehingga mengetahui ada orang yang masuk ke dalam rumahnya sehingga kemudian meneriakkan hingga kemudian membuat tersangka ini melarikan diri."ucapnya.

"Percobaan yang lain itu melalui upaya santet, sebelumnya juga melalui upaya memberikan racun kepada korban, Namun semua itu atas permintaan dari tersangka yang melarikan diri ini,"lanjut ucapnya. (ind/mii)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jangan Lupa Subscribe


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PDHI: Pengendalian Rabies Tidak Boleh Terjebak Sekat Sektoral

PDHI: Pengendalian Rabies Tidak Boleh Terjebak Sekat Sektoral

Menurut Mirjawal, rabies menjadi salah satu contoh paling nyata bahwa persoalan kesehatan hewan tidak dapat ditangani oleh satu sektor saja.
Celine Evangelista Siap Pindah ke Madinah, Ini Alasannya

Celine Evangelista Siap Pindah ke Madinah, Ini Alasannya

Celine Evangelista siap pindah ke Madinah bersama anak-anaknya. Ini alasan Celine Evangelista ingin tinggal di Madinah dan memperdalam agama Islam.
Utang BLBI Warisan Krisis 1998 Akhirnya Lunas, Pemerintah Bayar pada Agustus 2026

Utang BLBI Warisan Krisis 1998 Akhirnya Lunas, Pemerintah Bayar pada Agustus 2026

Utang surat pemerintah terkait BLBI era krisis 1997-1998 resmi lunas pada Agustus 2026 dengan memanfaatkan surplus Bank Indonesia.
Semarak HUT TNI Ke-81, Kodam I/BB Gelar Bazar UMKM dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Semarak HUT TNI Ke-81, Kodam I/BB Gelar Bazar UMKM dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81, Kodam I/Bukit Barisan (BB) menggelar bazar dan pasar murah secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.
Banjir Bandang Rusak Komplek Perkantoran Bupati dan Rumah Warga di Solok

Banjir Bandang Rusak Komplek Perkantoran Bupati dan Rumah Warga di Solok

Sejumlah kantor pemerintahan dan rumah warga di sekitar Kompleks Perkantoran Bupati Solok, Arosuka, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, terdampak banj
Kementerian ATR/BPN Apresiasi Inovasi SISGITA Tangsel, Dorong 58 Daerah Segera Integrasikan Data

Kementerian ATR/BPN Apresiasi Inovasi SISGITA Tangsel, Dorong 58 Daerah Segera Integrasikan Data

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meminta pemerintah daerah yang mengadopsi Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) untuk mempercepat integrasi data tanah dan pajak di wilayah masing-masing. 

Trending

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Menilik perbandingan gaji Megawati Hangestri saat bergabung dengan Red Sparks dan Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea. Pevoli berjuluk Megatron itu dikabarkan mengalami kenaikan bayaran jelang tampil di musim ketiganya.
Pilu! Gadis Meninggal Dunia Tak Lama Setelah Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak hingga Hamil

Pilu! Gadis Meninggal Dunia Tak Lama Setelah Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak hingga Hamil

Viral di TikTok kisah memilukan dari gadis bernama Savanna Azzahra yang meninggal dunia setelah calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil 3 bulan.
Malaysia Kena Sial Jelang Hadapi Timnas Indonesia, 3 Pemain Bintang Batal Gabung Skuad untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Malaysia Kena Sial Jelang Hadapi Timnas Indonesia, 3 Pemain Bintang Batal Gabung Skuad untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Malaysia tampaknya mengalami kesialan jelang menghadapi Timnas Indonesia. Sebab, pelatih Tan Cheng Hoe perlu melakukan perombakan dari 23 pemain yang dipanggilnya.
Paddy Pimblett Sentil Keras Kemenangan Arman Tsarukyan di UFC 331

Paddy Pimblett Sentil Keras Kemenangan Arman Tsarukyan di UFC 331

Paddy Pimblett memberi sorotan tajam terhadap kemenangan Arman Tsarukyan atas Mauricio Ruffy di UFC 331, meski mengakui brutalnya serangan siku yang mengakhiri
Siapa Resal Octavian? Ofisial Java United yang Diduga Sebut Shin Tae-yong 'Pendatang'

Siapa Resal Octavian? Ofisial Java United yang Diduga Sebut Shin Tae-yong 'Pendatang'

Resal Octavian menjadi sorotan suporter sepak bola Indonesia lantaran sebut pelatih Shin Tae-yong sebagai 'pendatang' dalam laga Persija Jakarta vs Java United.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Selasa 22 September: Indonesia Turun Peringkat, Tim Merah Putih Belum Gondol Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Selasa 22 September: Indonesia Turun Peringkat, Tim Merah Putih Belum Gondol Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (22/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan peringkat, dan belum mampu menggondol emas.
Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Berkaca dari kasus video a day in my life yang viral dikatakan polisi, kedua pemeran mengidap HIV. Penyakit yang perlu diwaspadai dan diketahui pencegahannya.
Selengkapnya

Viral