News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Banjir Apresiasi dalam Sidang Umum Tahunan Association National Olympic Committee General Assembly XVI di Seoul

Indonesia banjir apresiasi dari peserta sidang umum tahunan Association National Olympic Committee (ANOC) General Assembly XVI di Seoul, Korea Selatan, Rabu.
Kamis, 20 Oktober 2022 - 03:39 WIB
Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari (tengah) berfoto bersama pemerintah Indonesia
Sumber :
  • Antara/NOC Indonesia

Jakarta - Indonesia banjir apresiasi dari peserta sidang umum tahunan Association National Olympic Committee (ANOC) General Assembly XVI di Seoul, Korea Selatan, Rabu (19/10/2022), ketika mempresentasikan 2nd ANOC World Beach Games dengan membawa eksotisme Bali.

Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) bersama pemerintah mempresentasikan kesiapan 2nd Association National Olympic Committee (ANOC) World Beach Games Bali 2023 di hadapan lebih dari 1.500 delegasi dari 205 NOC di seluruh dunia, Federasi Internasional, serta petinggi organisasi olahraga dunia, mulai dari ANOC, IOC, WADA, serta OCA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami membawa Bali di Korea Selatan. Langkah ini adalah bagian membangun brand awareness 2nd ANOC World Beach Games,” kata Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, atau yang akrab disapa Okto, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

"Kita mendapat sambutan yang luar biasa, semua yang menyangsikan kini terpikat dan berjanji akan datang ke Bali, tahun depan," katanya.

Dalam presentasi ANOC World Beach Games, KOI turut menggandeng Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul.

Kemenpora datang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum Kemenpora Samsudin dan Staf Ahli Bidang Hubungan Pusat dan Daerah Dwijayanto Saroso Putera. Sementara, Kemenparekraf diwakili Kepala Seksi Strategi Event Rizki Permana serta Asisten Deputi Direktur Internasional Event Wahyu Wicaksono.

Turut hadir pula Komite Eksekutif KOI Jadi Rajagukguk, Rafiq Hakim Radinal, Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Harry Warganegara, Bendahara Tommy Hermawan Lo, Wakil Sekjen III Josephine Tampubolon, Wakil Sekjen IV Daniel Loy, Komisi Atlet Richard Sam Bera dan Cresida Mariska.

"Kami hadir di sini (Seoul) untuk menunjukkan, Indonesia sebagai negara archipelago tak sekadar siap, tetapi menjadi destinasi tepat dalam perjalanan membangun legacy. Terlebih, Bali adalah embrio lahirnya multievent olahraga air dan pantai," ujar Okto.

Presentasi dibuka dengan Tarian Samudra, gabungan tarian dengan mengusung konsep tradisional Bali-Jawa, kontemporer, dan waacking yang dibawakan 15 penari dari Etoile Dance Center dan gabungan penari dari beberapa kota di Indonesia. Tarian tersebut merupakan karya Archangela Lina Lukman,Herdi Muhammad, Tyoba Armey Astyandro Putra dan Eriza Tri Hapsari sebagai director and choreographer.

Usai tarian, presentasi dibawakan oleh Okto dengan menampilkan video eksotisme Bali, hal-hal detail terkait ANOC World Beach Games Bali dan ucapan salam dari anggota International Olympic Committee (IOC) Erick Thohir, Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno, dan Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin.

Sementara itu, Samsudin selaku perwakilan Kemenpora merespons positif rangkaian promosi ANOC World Beach Games 2023 Bali di Korea Selatan.

"Kami menyambut baik ANOC World Beach Games Bali 2023. Semoga ini menjadi indikator untuk mengembangkan sport industri di Indonesia dan memberikan dampak ekonomi, khususnya di provinsi Bali dan secara umum di Indonesia," ujar Samsudin. (ant/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

TRENDING: Sherly Tjoanda Salah Ucap Depan Jemaah Haji, Respons Tegas Sertifikat Mualaf Richard Lee, Dedi Mulyadi Bantu Korban May Day

TRENDING: Sherly Tjoanda Salah Ucap Depan Jemaah Haji, Respons Tegas Sertifikat Mualaf Richard Lee, Dedi Mulyadi Bantu Korban May Day

Sejumlah peristiwa viral tengah ramai diperbincangkan publik dan mendominasi media sosial. Dari Sherly Tjoanda, polemik dr Richard Lee hingga aksi Dedi Mulyadi.
Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Eks Pengurus LPD Bangli Divoni Satu Tahun Penjara Imbas Tipikor

Eks Pengurus LPD Bangli Divoni Satu Tahun Penjara Imbas Tipikor

Pengadilan Tipikor Denpasar, Bali, menjatuhkan vonis penjara satu tahun terhadap mantan pengurus Lembaga Perkreditan Desa LPD Tanggahan Peken karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi.
Terpopuler News: Dedi Mulyadi Rangkul Korban Kebakaran Toko, hingga Oknum TNI Diduga Obrak-abrik Toko di Kemayoran

Terpopuler News: Dedi Mulyadi Rangkul Korban Kebakaran Toko, hingga Oknum TNI Diduga Obrak-abrik Toko di Kemayoran

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merangkul pedagang yang tokonya habis dibakar oleh massa di Bandung. Oknum TNI diduga mengacak-acak toko sembako di Kemayoran
30 Persen Ekonomi Banten di Awal 2026 Disokong Oleh Industri Pengolahan

30 Persen Ekonomi Banten di Awal 2026 Disokong Oleh Industri Pengolahan

Sektor industri pengolahan masih menjadi penyokong utama ekonomi daerah dengan kontribusi sebesar 30,02 persen terhadap struktur ekonomi Banten pada triwulan pertama 2026.
Bertemu Tokoh Masyarakat Papua Barat Daya, Kaesang Bahas Kemajuan Daerah

Bertemu Tokoh Masyarakat Papua Barat Daya, Kaesang Bahas Kemajuan Daerah

Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menemui tokoh masyarakat adat Wanusau, Alfons Kambu, di Maybrat, Sorong, Papua Barat Daya.

Trending

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh sebelum sertifikat mualafnya dicabut oleh pihak MCI, dr Richard Lee pernah tanya ke istri soal mualaf, dr Reni Effendi pun menjawab begini.
Selengkapnya

Viral