News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Faizal Assegaf Anggap Santai, GP Ansor Tancap Gas Laporkan Faizal yang Sudah Hina Ketum PBNU Gus Yahya Staquf

Jakarta - Faizal Assegaf respon laporan yang dilayangkan sejumlah Organisasi Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang melaporkan dirinya dengan Tudingan mencemarkan nama
Selasa, 8 November 2022 - 21:35 WIB
Tangkapan layar cuitan Faizal Assegaf lewat akun twitternya @faizalassegaf
Sumber :
  • viva.co.id

Jakarta - Faizal Assegaf respon laporan yang dilayangkan sejumlah Organisasi Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang melaporkan dirinya dengan Tudingan mencemarkan nama baik Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya.

Dirinya justru mempertanyakan sejumlah bukti otentik tudingan penghinaan dan pencemaran nama baik dari Organisasi GP Ansor yang melaporkan ke sejumlah pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya berkesimpulan itu hak mereka yang melaporkan saya ke kantor polisi seluruh Indonesia, kalau tidak salah sudah sampai 11 atau 20 wilayah yang di DKI Jakarta. Saya kira itu bagus saja, yang menghina umat islam dengan berbagai pernyataan khususnya kepada habaib," kata Faizal kepada awak media saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (8/11/2022).

Faizal menuturkan cuitan dirinya bukan asal dinyatakannya melainkan memiliki sejumlah jejak digital.

Bahkan, kata Faizal cuitan dirinya pada akun twitter @faizalassegaf bersumber dari sejumlah akun Youtube terkait pernyataan Ketum PBNU.

"Itu faktanya beredar diseluruh Youtube yang mengatakan habib itu pengungsi. Berartikan orang tua dari Habib Lutfi yang juga petinggi PBNU pengungsi. Dan saya sudah merespons itu dalam video menjelaskan bahwa tolonglah itu dibuka mana data validnya, kebencian bukan," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Organisasi Gerakan Pemuda (GP) Ansor DKI Jakarta resmi mempolisikan Faizal Assegaf terkait cuitannya yang diduga memfitnah Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya.

Organisasi GP Ansor melaporkan Faizal atas dugaan penyebaran berita bohong dan pencemaran nama baik terhadap Yahya Cholil melalui akun twitter pribadinya @faizalassegaf.

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/5700/XI/2022/Polda Metro Jaya tertanggal 8 November 2022.

"Dugaannya pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong terhadap Ketua Umum PBNU Kiai Haji Yahya Cholil Staquf," Ketua Organisasi GP Ansor DKI Jakarta, M. Ainul Yaqin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (8/11/2022).

Ainul Yaqin menuturkan pihaknya melaporkan Faizal akibat menuduh Ketua Umum PBNU merupakan sosok yang tak percaya akan ulama dengan gelar habaib.

Ia menilai Faizal telah melakukan pencemaran nama baik terhadap Ketum PBNU dikarenakan tudingan tanpa berdasarkan bukti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Salah satu cuitannya mengatakan bahwa Ketum PBNU itu membenci habaib dan dalang untuk pembubaran habaib. Itu pernyataan yang sangat keji sekali. Padahal kalau teman-teman lihat di PBNU para habib juga banyak, di pengurus PBNU juga banyak. Makanya itu enggak benar dan fitnah," ungkapnya.

Adapun Faizal dilaporkan dengan Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta Pasal 14 Ayat 2 dan Pasal 15 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). (raa/ppk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral