GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPA Dianggap Berbahaya untuk Kesehatan, Ahli Polimer: Pemikiran yang Salah dan Primitif

baru-baru ini beredar narasi buruk risiko kesehatan pada kemasan galon guna ulang bahan polikarbonat yang mengandung BPA dianggap berbahaya bagi kesehatan.
Kamis, 17 November 2022 - 20:28 WIB
Prof. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS (Kiri) dan Ir. Akhmad Zainul Abidin (Kanan) memaparkan terkait “Regulasi Pelabelan Galon: Urgensi Kebutuhan Hidrasi dan Bahaya Diskriminasi”
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Muhammad Bagas

Jakarta - Air minum adalah kebutuhan dasar manusia. Sayangnya akses terhadap air minum yang sehat masih menjadi tantangan. 

UNICEF menyatakan hampir 70 persen dari 20.000 sumber air minum rumah tangga yang diuji di Indonesia tercemar limbah tinja dan menyebabkan penyebaran penyakit diare yang menjadi penyebab utama kematian balita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kementerian Kesehatan Indonesia melalui Studi Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT) yang dilakukan pada tahun 2020 menyatakan bahwa 7 dari 10 rumah tangga Indonesia mengonsumsi air yang terkontaminasi e-coli.

Sulitnya akses air bersih layak konsumsi mendorong masyarakat Indonesia mengonsumsi air isi ulang. 

Hal ini sejalan dengan hasil studi SKMART yang menyatakan 31 persen rumah tangga Indonesia mengonsumsi air isi ulang. 

Data Asosiasi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) 2020 mencatat sekitar 29 miliar liter air dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

Namun baru-baru ini beredar narasi buruk tentang risiko kesehatan pada kemasan galon guna ulang bahan polikarbonat yang mengandung BPA.

Untuk menjawab narasi buruk tersebut, Forum Ngobras mengadakan diskusi dengan mengundang narasumber yang ahli dibidangnya.

Ahli Polimer dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Ir. Akhmad Zainal Abidin, M.Sc., Ph.D, pada kesempatan yang sama mengkritik narasi yang dibangun tersebut. 

Ia menyampaikan kebijakan ini cenderung diskriminatif.

“Jadi kalau sekarang isunya BPA berbahaya atau berisiko untuk kesehatan, jangan hanya mendengar namanya lalu percaya kalau itu berbahaya."

"Terkait bahaya, harus melihat empat faktor. Jangan hanya menyebut nama zat tertentu lalu dikategorikan tidak boleh. Itu pemikiran yang salah dan terlalu primitif.

Harus disebutkan tiga faktor lainnya yakni, konsentrasi, populasi, dan lama kontak. Baru bisa ditetapkan sebagai tanda bahaya.” ujar Zainal Kamis (17/11/2022).

Ia juga mengatakan bahwa regulator perlu mengambil keputusan berdasarkan fakta-fakta ilmiah. 

“Jangan mengambil kebijakan berdasarkan isu yang belum terbukti secara ilmiah. Kita perlu menjadi negara yang betul-betul teredukasi,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui kemasan galon guna ulang berbahan polikarbonat diketahui sudah digunakan lebih dari 38 tahun di Indonesia.

Sampai hari ini, para ahli seperti Ir. Akhmad Zainal dan Prof. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS., sepakat belum pernah mendengar ada orang yang meninggal atau sakit akibat keracunan air minum dari galon polikarbonat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Alessandro Bastoni Dilaporkan Bersedia Gabung Barcelona di Bursa Transfer Musim Panas

Bursa Transfer Inter Milan: Alessandro Bastoni Dilaporkan Bersedia Gabung Barcelona di Bursa Transfer Musim Panas

Kabar dari Spanyol mengatakan bahwa Alessandro Bastoni bersedia untuk gabung Barcelona di bursa transfer musim panas. Namun, Blaugrana perlu menebusnya dari Inter Milan.
Harga Emas Antam Turun dalam Sepekan, Sempat Anjlok Rp 40 Ribu sebelum Rebound di Akhir Pekan

Harga Emas Antam Turun dalam Sepekan, Sempat Anjlok Rp 40 Ribu sebelum Rebound di Akhir Pekan

Harga emas Antam turun Rp 6.000 dalam sepekan, sempat anjlok Rp 40.000 sebelum rebound di akhir pekan
John Herdman Wajib Tahu, Ini 3 Pemain Bulgaria yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026

John Herdman Wajib Tahu, Ini 3 Pemain Bulgaria yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia hadapi ancaman serius dari Bulgaria di final FIFA Series 2026. Kenali 3 pemain kunci yang bisa jadi penentu kemenangan.
Juwono Sudarsono Wafat, Kemenhan Pasang Bendera Setengah Tiang

Juwono Sudarsono Wafat, Kemenhan Pasang Bendera Setengah Tiang

Juwono Sudarsono wafat pada Sabtu (28/3/2026) pukul 13.45 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, gedung Kemenhan memasang Bendera Merah Putih setengah tiang. 
Pemerintah Pastikan Haji 2026 Tetap Berjalan Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Pemerintah Pastikan Haji 2026 Tetap Berjalan Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026 dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April 2026.
Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Kabar panas seputar Timnas Indonesia tengah jadi sorotan publik dan masuk dalam daftar berita terpopuler. Mulai dari sindiran hingga pujian. Ini rangkumannya.

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil kualifikasi Moto3 Amerika 2026, di mana pembalap Indonesia yakni Veda Ega Pratama akan memulai dari posisi keempat.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 berdampak pada kenaikan ranking FIFA. Media Vietnam pun menyoroti hal ini.
Pelatih Bulgaria Sentil ‘Level’ Timnas Indonesia, hingga Brace Beckham Putra Picu Reaksi Para Pemain Persib

Pelatih Bulgaria Sentil ‘Level’ Timnas Indonesia, hingga Brace Beckham Putra Picu Reaksi Para Pemain Persib

Kabar seputar Timnas Indonesia tengah jadi sorotan publik dan masuk dalam jajaran berita terpopuler. Mulai dari komentar tajam hingga pujian. Ini rangkumannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT