GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geger! Kerap Bantah Ikut Menembak, Kini Ferdy Sambo Keceplosan Ngaku Tembak Punggung Brigadir J

Ferdy Sambo memberikan pernyataan mencengangkan soal pembunuhan Brigadir J. Suami Putri Candrawathi itu keceplosan pakai pistol HS yang ditembakkan ke Yosua.
Selasa, 13 Desember 2022 - 10:53 WIB
Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan Brigadir J
Sumber :
  • Kolase tim tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com – Ferdy Sambo memberikan pernyataan mencengangkan terkait pembunuhan Brigadir J. Dalam persidangan, suami Putri Candrawathi itu sempat keceplosan menggunakan pistol HS yang ditembakkkan ke punggung Yosua.

Hal ini terjadi ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) menunjukkan sejumlah barang bukti terkait kasus pembunuhan Brigadir J. Barang bukti tersebut di antaranya senjata laras panjang Steyr AUG, pistol HS, pistol Glock-17 hingga Pakaian Dinas Lapangan (PDL) polisi yang Ferdy Sambo pakai saat kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Senjata apa ini Pak? Ini Glock berapa ini?” Tanya jaksa sambil memperlihatkan pistol.

“Oh iya ini Glock-17,” ujar Sambo.

Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan Brigadir J (sumber: kolase tim tvOnenews)

“Yang saudara serahkan ke Richard di Saguling?” tanya jaksa

“Bukan. Ini yang saya serahkan di tanggal 10 Juli ke Eliezer,” jawab Sambo. Menurut kesaksiannya, pistol tersebut dipinjamkan ke Bharada E untuk berjaga-jaga. Kemudian jaksa memperlihatkan barang bukti lain yakni pistol HS.

“Apakah ini yang saudara tembakkan?”

“HS ya,” jawab Sambo.

“HS, yang saudara tembakkan, yang saudara bilang ambil dari..

Tembak ke..,” ucap Sambo.

“Punggung?” tanya jaksa.  

“Yosua,” jawab Sambo.

“Yosua?” tanya kembali jaksa

“Iya,” jawab Sambo.

Bharada E Ungkap Ferdy Sambo Ikut Menembak Brigadir J

Setelah serangkaian persidangan yang telah berlangsung sampai dengan saat ini, terdakwa utama kasus Brigadir J, Ferdy Sambo, masih enggan untuk mengakui bahwa ia ikut menembak Yosua. Padahal, menurut Bharada E, salah satu saksi kunci kasus tersebut, Ferdy Sambo disebut ikut menembak Brigadir Yosua.

"Saya melihat beliau menembak ke arah Yosua Yang Mulia. Dan saya juga tidak menembak sebanyak lima kali," ucap Bharada E saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Rabu (7/12/2022) lalu.

Kuasa hukum keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak menilai sikap Ferdy Sambo yang ngotot tidak mengakui dikarenakan ia sangat ketakutan akan dihukum mati.

Menurut Kamaruddin, Sambo terlihat terus berbohong dalam persidangan, karena takut mendapat hukuman terberat Pasal 340 KUHP, jika terbukti iya ikut menembak Yosua. 

"Terdakwa atau tersangka itu kan, punya hak ingkar, apalagi dia ancamannya hukuman mati. Sebetulnya, FS (Ferdy Sambo) takut dihukum mati, toh," ujar Kamaruddin seusai dihubungi, Minggu (11/12/2022).

Namun, lanjut Kamaruddin, keterangan Ferdy Sambo yang enggan mengaku menembak Yosua Hutabarat atau berbohong justru akan mempersulitnya mendapat keringanan hukuman.

"Jadinya dia berusaha berbohong, padahal sebetulnya berbohong itu justru makin menjerat dia. Justru sebetulnya lebih bagus dia berterus terang supaya hakim ada simpati," ujar Kamaruddin.

Lebih jauh Kamaruddin menjelaskan bukti ketakutan Ferdy Sambo yang terlihat saat menjadi saksi atas terdakwa Bharada E, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf. Hal itu terlihat dari gestur tubuh Ferdy Sambo tidak bisa berbohong jika dirinya sangat ketakutan.

"Jadi, perubahan-perubahan itu lazim terjadi karena kalau kita melihat gestur tubuhnya kan dia juga ketakutan. Lihat mukanya juga tidak segagah yang dulu. Pegang mikrofon juga sampai dua tangan. Itu seperti orang sangat ketakutan," jelasnya.

Ferdy Sambo Sempat Bantah Ikut Menembak Brigadir J

Sebagaimana diketahui, terdakwa Ferdy Sambo bersikeras membantah bahwa dirinya tidak ikut menembak Brigadir J saat insiden yang terjadi pada tanggal 8 Juli 2022 silam.

Ferdy Sambo menjadi saksi dalam lanjutan sidang kasus dugaan pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat  atau Brigadir J pada pada Rabu, (7/12/2022) dengan terdakwa, yakni Richard Eliezer/Bharada E, Ricky Rizal/Bripka RR dan Kuat Ma'ruf.

Ferdy Sambo dan Brigadir J (sumber: dok ist)

Dalam kesaksiannya, Ferdy Sambo mengaku dirinya tidak ikut menembak Brigadir J. Namun menurut Bharada E, keterangan tersebut tidak benar. Hal itu disampaikan ketika Hakim Ketua, Wahyu Iman Santoso menanyakan soal jumlah tembakan yang diterima Yosua Hutabarat atau Brigadir J di hari kejadian. 

Ketua Majelis Hakim bertanya kepada Ferdy Sambo berapa kali Bharada E menembak Brigadir J di rumah Duren Tiga.

"Kalau memang jujur, saya pengen nanya. Ini pertanyaan terakhir dari saya, berapa kali Richard menembak," tanya Hakim Wahyu.

Ferdy Sambo mengaku, Richard melepaskan tembakan kepada Brigadir J sebanyak 5 kali tembakan. Meski menurut pengakuan suami Putri Candrawathi itu, ia baru mengetahui jumlahnya setelah kejadian.

"Setelah kejadian baru saya tahu lima kali," ucap Ferdy Sambo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait apakah dirinya ikut menembak Yosua, eks Kadiv Propam tersebut tetap bersikukuh membantah dan mengaku tidak ikut menembak.

"Saya sudah sampaikan di awal Yang Mulia, saya tidak ikut menembak," ujarnya. (mzn/rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polresta Deli Serdang Musnahkan 54,3 Kg Sabu, 8.981 Butir Ekstasi, Ribuan Liquid Catridge dan Happy Water

Polresta Deli Serdang Musnahkan 54,3 Kg Sabu, 8.981 Butir Ekstasi, Ribuan Liquid Catridge dan Happy Water

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, dan dihadiri Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan, Kepala BNN Kabupaten Deli Serdang Kombes Pol Josua Tampubolon, serta Anggota DPRD Deli Serdang Andi B. Ariyagi yang mewakili Ketua DPRD Deli Serdang.
Mensos Bongkar Ada Ribuan Penerima Bansos Dipakai Buat Judol, 600 Ribu Pernah Dicoret Kini Tinggal 75 Keluarga

Mensos Bongkar Ada Ribuan Penerima Bansos Dipakai Buat Judol, 600 Ribu Pernah Dicoret Kini Tinggal 75 Keluarga

Pemerintah mulai memperketat pengawasan penerima bantuan sosial yang terlibat judi online. Menteri Sosial Gus Ipul mengungkapkan, ratusan ribu penerima bansos
‎Resmi! Federasi Futsal Indonesia Berganti Nama Jadi AFI, Ini Alasannya

‎Resmi! Federasi Futsal Indonesia Berganti Nama Jadi AFI, Ini Alasannya

Ferderasi Futsal Indonesia baru saja menggelar Kongres Biasa 2026 yang diselenggarakan pada Selasa (12/5/2026) di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta.
Timnas Indonesia Punya 2 Wakil, Klub Asnawi Mangkualam Resmi Susul Sandy Walsh Jadi Wakil Thailand di AFC Champions League Elite

Timnas Indonesia Punya 2 Wakil, Klub Asnawi Mangkualam Resmi Susul Sandy Walsh Jadi Wakil Thailand di AFC Champions League Elite

Persib Bandung dan Borneo FC akan dipastikan lolos sebagai wakil Indonesia di ajang Asia, namun belum ada klub Indonesia yang berhasil menembus AFC Champions League Elite. 
Sebelum Resmi Direkrut Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sempat Buat Kang Sung-hyung 'Kesal'

Sebelum Resmi Direkrut Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sempat Buat Kang Sung-hyung 'Kesal'

Sebelum resmi direkrut Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri ternyata pernah membuat pelatih Kang Sung-hyung frustrasi saat tampil ganas bersama Red Sparks.
Publik Geram Jawaban Siswi Pontianak di Lomba Cerdas Cermat Dianulir Juri, MPR Mohon Maaf dan Beri Klarifikasi

Publik Geram Jawaban Siswi Pontianak di Lomba Cerdas Cermat Dianulir Juri, MPR Mohon Maaf dan Beri Klarifikasi

Publik merasa geram dengan keputusan dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dalam acara Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar yang diadakan oleh MPR RI

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Selengkapnya

Viral