News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanggapi Sejumlah Pihak yang Kritik Pernyataan Luhut, LSAK : Penyelidikan Korupsi Formula E Diam!

LSAK, Ahmad Hariri menanggapi kritik dari sejumlah pihak terkait pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. 
Kamis, 22 Desember 2022 - 20:10 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (tengah).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Peneliti Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK), Ahmad Hariri menanggapi kritik dari sejumlah pihak terkait pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. 

Menurutnya pernyataan tersebut secara utuh adalah upaya penegak hukum agar lebih mengedepankan upaya pencegahan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia salah satunya dengan menerapkan digitalisasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, ia menilai kelompok pengkritik tersebut sebagai orang-orang genit dengan panggung popularitas saat mengkritik pernyataan sepotong Luhut. 

Pasalnya, kata ia kelompok pengkritik tersebut terbilang redup saat KPK berupaya melakukan penyelidikan kasus korupsi seperti dugaan kasus korupsi penyelenggaraan ajang Formula E di Jakarta. 

tvonenews

"Teman-teman ICW, Novel Baswedan dan kelompoknya getol mengkritik pemberantasan korupsi saat ini termasuk yang dilakukan oleh KPK," katanya dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (22/12/2022). 

"Namun pada sisi lain mereka diam seribu bahasa dalam keberhasilan KPK menindak korupsi hakim agung termasuk juga diam tidak mendukung saat KPK melakukan upaya penyelidikan terhadap dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E agar terang benderang, ada apa ini?," sambung Hariri. 

Hariri menuturkan semeatunya semua pihak dapat memahami cara kerja pemberantasan korupsi dibanding ramai dipermukaan dan pencitraan. 

Sebab, terdapat upaya lain yang justru lebih penting yakni pendidikan masyarakat, pencegahan melalui perbaikan sistem dan strategi penindakan atau dikenal dengan trisula pemberantasan korupsi. 

"Pendidikan antikorupsi, penanaman nilai karakter kejujuran dan kesadaran untuk tidak melakukan korupsi itu yang terpenting yang harus dilakukan," katanya.

Di sisi lain, upaya pencegahan serta  pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK saat ini patut diapresiasi dengan perbaikan sistem sesuai amanat Pasal 6 Huruf A UU 19 Tahun 2019. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, ia menilai dalam pasal tersebut berbicara tentang KPK yang melakukan tindakan-tindakan pencegahan agar tak terjadi tindak pidana korupsi dan Perpres 54 Tahun 2018 tentag Strategi Nasional Pencegahan Korupsi. 

"Strategi nasional pemberantasan korupsi pada Tahun 2021 sampai dengan Tahun 2022 dengan 3 fokus area dengan 12 aksi pencegahan korupsi yang dilakukan KPK itu berjalan efektif dan hasilnya berdampak pada kemudahan berusaha, perijinan, pengadaan barang dan jasa, jalur logistik, meningkatnya pelayanan publik dengan elektronik," kata Hariri. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WFH Setiap Jumat, ASN Jangan Senang Dulu Pemerintah Pantau via Geo-Location Agar Tak Liburan Long Weekend

WFH Setiap Jumat, ASN Jangan Senang Dulu Pemerintah Pantau via Geo-Location Agar Tak Liburan Long Weekend

Pemerintah menutup rapat celah penyalahgunaan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) yang dilakukan setiap hari Jumat dalam sepekan.
Bikin Timnas Indonesia Tertunduk Lesu di Jakarta, Media Eropa Klaim Pelatih Bulgaria Langsung Dibidik Klub Super League

Bikin Timnas Indonesia Tertunduk Lesu di Jakarta, Media Eropa Klaim Pelatih Bulgaria Langsung Dibidik Klub Super League

Klub-klub Super League diklaim tengah bersaing untuk mendatangkan pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov setelah kalahkan Timnas Indonesia di final FIFA Series.
Dedi Mulyadi Murka Lihat Sekolah Kotor, Langsung Semprot Kepala Sekolah: Saya Liatin Gak Ada Inisiatif

Dedi Mulyadi Murka Lihat Sekolah Kotor, Langsung Semprot Kepala Sekolah: Saya Liatin Gak Ada Inisiatif

Dedi Mulyadi lakukan sidak di sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tampak kotor dan rusak parah. KDM kecewa lantaran tak ada inisitif dari Kepala Sekolah.
Mobil Tertemper KRL di Bogor Usai Tabrak Trotoar, Pengemudi Kabur

Mobil Tertemper KRL di Bogor Usai Tabrak Trotoar, Pengemudi Kabur

Sebuah mobil jenis Innova Reborn mengalami rusak parah usai tertemper commuterline (KRL) di Jalan Soleh Iskandar, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor
Siap-siap Hadapi Kabar Super Buruk soal Pemain Timnas Indonesia di Belanda, Bung Harpa: Ini yang Paling Gua Takutin

Siap-siap Hadapi Kabar Super Buruk soal Pemain Timnas Indonesia di Belanda, Bung Harpa: Ini yang Paling Gua Takutin

Bung Harpa ingatkan agar bersiap-siap dengan kabar buruk yang akan menimpa Timnas Indonesia gara-gara masalah pemain diaspora di Liga Belanda, ada masalah apa?
Kajari Karo Tak Berkutik Dicecar DPR RI Soal Mobil dari Bupati, Curiga Ada Kaitan dengan Kasus Amsal Sitepu

Kajari Karo Tak Berkutik Dicecar DPR RI Soal Mobil dari Bupati, Curiga Ada Kaitan dengan Kasus Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI membuka fakta baru terkait Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, Danke Rajagukguk terkait kasus korupsi yang menyeret videografer Amsal Sitepu.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, jadwal lengkap Garuda usai FIFA Series, hingga sorotan Bung Harpa soal Dony Tri Pamungkas.
Selengkapnya

Viral