News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prihatin, Lebih Dari 27 Ribu Anak di Wonosobo Tak Bisa Sekolah

Data Bappeda Kabupaten Wonosobo menyebutkan, sebanyak 27.181 anak usia 7 - 18 tahun di Kabupaten Wonosobo,masuk dalam kategori belum pernah sekolah dan tidak sekolah lagi
Senin, 11 Oktober 2021 - 16:37 WIB
Suasana belajar siswa di SMA Negeri 1 Kertek, Wonosobo, Jawa Tengah, Senin 11/10/2021.
Sumber :
  • Tim tvOne - Ronaldo Bramantyo

Wonosobo, Jawa Tengah - Terkendala letak geografis pegunungan dan kontur tanah yang relatif tidak rata menjadi salah satu penyebab Angka Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Wonosobo cukup tinggi. 

Menurut data Bappeda Kabupaten Wonosobo dalam rapat tertutup yang diikuti lintas sektor dalam penanganan ATS di Wonosobo, menyebutkan terdapat sebanyak 27.181 anak usia 7 - 18 tahun di Kabupaten Wonosobo masuk dalam kategori belum pernah sekolah dan tidak sekolah lagi, hal tersebut tentunya perlu perhatian dan penanganan yang lebih serius.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bidang Pemerintahan Sosial dan Budaya, Bappeda Wonosobo, Amin Purnadi,  mengatakan untuk menekan tingginya Angka Tidak Sekolah (ATS) di Wonosobo, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah saatnya ikut mengangkat gagasan berupa
Program Mayo Sekolah.

Program Mayo Sekolah atau Ayo Sekolah ini memiliki visi yakni meningkatkan kualitas pendidikan, diantaranya yakni menangani anak tidak mau sekolah untuk kembali ke bangku pendidikan di sekolah.

"Kami mengajak seluruh OPD Di Kabupaten Wonosobo untuk turut membantu menekan tingginya ATS di Wonosobo, melalui Program Mayo Sekolah," terangnya saat rapat koordinasi lintas sektor, Senin 11/10/2021.

Dalam rapatnya, Amin Purnadi menegaskan selanjutnya akan melakukan upaya pemetaan data secara terpadu agar tidak terjadi tumpang tindih data, kemudian akan dilakukan tahapan rencana aksi daerah.

Menurut Kasubid Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wonosobo, Sri Fatonah WI, tingginya Angka Tidak Sekolah (ATS) di Wonosobo diakibatkan letak geografis pegunungan dan kontur tanah yang relatif tidak rata sehingga anak sulit untuk
mengakses pendididikan.

"Masih ada desa atau dusun terpencil di Wonosobo dengan tingkat kesulitan beragam untuk mencapai sekolah terdekat, baik SD, SMP, dan SMA," katanya.

Dari data peta layanan transportasi dan sebaran SMP, tidak semua sekolah berada dijalur transportasi, sehingga jarak rumah dengan sekolah cukup jauh untuk ditempuh dengan berjalan kaki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya biaya tambahan transportasi seperti penggunaan ojek atau sepeda motor pribadi untuk anak usia sekolah, bisa menjadi salah satu beban tambahan untuk para orang tua.

Tingginya Angka Tidak Sekolah (ATS) berdampak pada rendahnya Rata-Rata Lama Sekolah (RTLS) Di Kabupaten Wonosobo, dari data tahun 2020 RTLS  diKabupaten Wonosobo masih berada diangka 6,81 tahun, jauh dibawah RTLS Provinsi Jawa Tengah yang telah
berada diangka 7,69 pada tahun 2020.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BSI Resmi Naik Kelas Jadi Persero, Mayoritas Pembiayaan ke Segmen Konsumer dan Ritel

BSI Resmi Naik Kelas Jadi Persero, Mayoritas Pembiayaan ke Segmen Konsumer dan Ritel

Dengan berubahnya status administratif sebagai Persero, BSI siap mendukung langkah strategis Pemerintah RI yang selaras dengan arah kebijakan nasional dalam rangka penguatan ekosistem keuangan syariah.
Tragis! Pasutri di Bantul Tewas Tersengat Listrik, Ditemukan Tergeletak Sambil Pegang Kawat Jemuran

Tragis! Pasutri di Bantul Tewas Tersengat Listrik, Ditemukan Tergeletak Sambil Pegang Kawat Jemuran

Peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Sepasang suami istri (pasutri) ditemukan meninggal dunia diduga akibat tersengat aliran listrik di rumahnya pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. 
Tangan Kanan Mauricio Souza Resmi Jadi Staf Kepelatihan Timnas Indonesia, Pamit dari Persija Usai Dilirik John Herdman

Tangan Kanan Mauricio Souza Resmi Jadi Staf Kepelatihan Timnas Indonesia, Pamit dari Persija Usai Dilirik John Herdman

Dzikri Lazuardi merupakan tim analisis di Persija Jakarta sejak Juni 2024 lalu. Dia mendampingi Rizky Ridho cs untuk mempelajari calon lawan di kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia, Super League 2025-2026. 
Michael Carrick Tegaskan Ini Bukan Sekadar Kemenangan Vs Fulham: Emosi, Karakter, dan Momen yang Tak Tergantikan!

Michael Carrick Tegaskan Ini Bukan Sekadar Kemenangan Vs Fulham: Emosi, Karakter, dan Momen yang Tak Tergantikan!

Bagi Michael Carrick, laga penuh gejolak tersebut memperlihatkan bagaimana Manchester United belajar menghadapi tekanan, bangkit dari kekecewaan, dan tetap percaya
Borong Gelar Juara di Thailand, Anthony Ginting Pede Tim Indonesia Punya Modal Bagus di Kejuaraan Asia Beregu 2026

Borong Gelar Juara di Thailand, Anthony Ginting Pede Tim Indonesia Punya Modal Bagus di Kejuaraan Asia Beregu 2026

Tim bulutangkis putra Indonesia yang tergabung di Grup D akan menghadapi Myanmar pada laga pembuka Kejuaraan Asia Beregu 2026.
Kejuaraan Asia Bereu 2026: Tim Putra Hadapi Myanmar di Laga Perdana

Kejuaraan Asia Bereu 2026: Tim Putra Hadapi Myanmar di Laga Perdana

Tim bulutangkis putra Indonesia akan menghadapi Myanmar pada petandingan pertama Grup B Kejuaraan Asia Beregu 2026 yang berlangsung pada 3–8 Februari 2026.

Trending

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Ramalan Zodiak Besok, 3 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 3 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Simak bagaimana peruntungan zodiak Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces, 3 Februari 2026. Prediksi lengkap soal karier, keuangan, asmara.
Tipu Puluhan Korban Hingga Rp1 Miliar, Wanita di Jember Viral di TikTok

Tipu Puluhan Korban Hingga Rp1 Miliar, Wanita di Jember Viral di TikTok

Wanita di Jember diduga menipu puluhan korban berkedok arisan hingga investasi bisnis, kerugian mencapai Rp1 miliar, kini viral di TikTok.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 3 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 3 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 3 Februari 2026 membahas Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, lengkap dengan angka hoki, peluang finansial, dan kondisi keuangan.
Kapan Puasa Nisfu Syaban 2026? Simak Jadwal dan Tata Caranya

Kapan Puasa Nisfu Syaban 2026? Simak Jadwal dan Tata Caranya

Kapan puasa Nisfu Syaban 2026 dilaksanakan? Simak jadwal lengkap puasa Nisfu Syaban, beserta niat dan tata caranya sesuai anjuran dalam artikel di bawah ini!
Berlaku Per Hari Ini: Girik Hingga Letter C Bukan Lagi Bukti Hak Milik, Bagaimana Nasib Pemilik Tanah yang Belum Punya SHM?

Berlaku Per Hari Ini: Girik Hingga Letter C Bukan Lagi Bukti Hak Milik, Bagaimana Nasib Pemilik Tanah yang Belum Punya SHM?

Dokumen-dokumen lama, seperti girik, Letter C, hingga Verponding kini tidak lagi berlaku sebagai alat bukti hak milik yang sah, per hari ini, Senin (2/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT