Belajar MBG dari Vietnam, India, dan Brasil: Piring Gizi, Tantangan Pendidikan, dan Taruhan Generasi Masa Depan
- Abdul Gani Siregar/tvOnenews
Pertama, software khusus. Saat menyusun menu mereka pakai Nutrition-Balanced Menu software. Fitur utamanya menyediakan bank data berisi lebih dari 120 set menu dengan 360 hidangan non-repetitif yang disesuaikan selera lokal wilayah Utara, Tengah, dan Selatan Vietnam.
Guru dan orang tua bisa cek lewat aplikasi, transparan. Staf dapur sekolah juga bisa menghitung kebutuhan nutrisi secara otomatis sekaligus mengelola anggaran biaya makan harian siswa agar sesuai anggaran.
Di Indonesia sendiri, inisiatif serupa sebenarnya ada. Namanya School Lunch Program (SLP). Ia mengadopsi prinsip manajemen gizi yang sama dari model Vietnam. Hanya saja info dan fiturnya masih minim akses, belum efektif terpakai.
Kedua, sekolah di Vietnam mayoritas menerapkan sistem day-boarding (Bán trú). Siswa makan di sekolah. Tapi biayanya, iuran bersama. Orang tua yang mampu atau kaya tetap membayar. Negara hanya memberi subsidi penuh bagi anak-anak di daerah miskin, terpencil, atau etnis minoritas.
Ketiga, selain software program ini menyajikan poster atau video 3 Minutes to Change Awareness untuk edukasi siswa akan manfaat makanan yang dikonsumsi. Makan siang itu pelajaran. Siswa diajarkan manfaat makan sayur ini, buah itu, dan lain sebagainya.
Uang yang keluar jadi ilmu, bukan cuma jadi kotoran esok harinya. Hasilnya skor PISA Vietnam naik tinggi.
Vietnam juga tak memotong dana kualitas guru untuk membiayai piring makan. Anggaran pendidikan benar-benar buat pendidikan, untuk melatih guru agar jago mengajar. Jago bikin kurikulum ringkas tapi tajam.
Kalau kita mau jujur, Vietnam mengajarkan tentang keadilan sosial yang cerdas.
Mereka tak memaksakan gratis untuk semua orang. School Meal Project tak boleh merampok dana riset dan beasiswa kuliah.
Vietnam tahu skala prioritas. Orang kaya bayar sendiri, orang miskin dibantu negara. Semua anak dapat standar gizi sama lewat sistem audit digital.
MBG di India
Di India, program makan siangnya terbesar di dunia. Namanya PM POSHAN (Pradhan Mantri Poshan Shakti Nirman).
Sebelum 2021 namanya lebih simple: Midday Meal Scheme (Skema Makan Siang). Lebih dari 120 juta anak dan 1,2 juta sekolah terlayani.
Load more