GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Santap Malam Dengan Suryopratomo, Dubes RI di Singapura

Singapura sudah tampak menunjukkan geliat pemulihan pasca pandemi. Meski angka penularan kasus positif Covid-19 per 30 Mei memang masih 2389 kasus dan rerata harian 3703 selama sepekan.
Jumat, 3 Juni 2022 - 18:48 WIB
Dubes RI untuk Singapura Suryopratomo bertemu Pemimpin Redaksi media di Indonesia.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta - Setelah pandemi Covid-19 yang relatif mulai reda, saya betul-betul baru masuk Singapura, Selasa (31/5).  Sebelum ini, hanya transit beberapa jam di Bandara Changi. Seperti diawal bulan Mei ketika terbang ke Melbourne, Australia dan akhir Mei sewaktu kembali ke Tanah Air.  

Sejauh pengamatan di Bandara Changi dan beberapa data pendukung, Singapura sudah tampak menunjukkan geliat pemulihan pasca pandemi. Meski angka penularan kasus positif Covid-19 per 30 Mei memang masih 2389 kasus dan rerata harian 3703 selama sepekan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun,  tidak ada lagi pemeriksaan ketat. Bahkan ketika pertanggal 23 Mei di Singapura sempat melonjak 32.000 kasus positif baru. 

"Kalau pun benar, sekarang itu tidak menjadi halangan rakyat Singapura beraktifitas," kata Dubes RI Suryopratomo, Selasa (31/5) malam saat menjamu kami makan malam di Wisma Indonesia, KBRI Singapura. Menu yang disuguhkan kepiting Singapura dengan mantau dan ditutup dengan durian Musang King. Malam itu Dubes Tommy menyetir sendiri mobilnya menjemput kami untuk dinner di kediamannya. 

Bebas beraktifitas  
Seperti di Indonesia dan di Malaysia, masyarakat  sudah menganggap keadaan sudah normal, pelancong  pun terus berdatangan. Di Melbourne Australia juga demikian. Data di hari yang sama di Ibu Kota Negara Bagian Victoria, Australia itu rerata harian 9721 kasus. Yang penting tetap memakai masker dan menjaga jarak. Di tempat umum, di mall,  bandara, atau di MRT Singapura  masyarakat tetap setia mengenakan masker.

Untuk perjalanan luar negeri hanya dipersyaratkan telah menjalani vaksinasi. Itu kata kuncinya. Di Singapura angka vaksinasi sudah mencapai 90 % populasi penduduk. Kendala baru, yang paling banyak dikeluhkan orang sekarang, mahalnya harga tiket pesawat dari Tanah Air ke Singapura. Apalagi di akhir pekan atau hari libur. Tiket return (PP) kelas ekonomi saja bisa di atas Rp.10 juta. Kelas bisnis tiga kali lipat dari harga itu. Timbo Siahaan yang mantan Komisaris Garuda membeli tiket pesawat kelas ekonomi itu di atas Rp. 10 juta. 

Saya mendarat di Singapura kemarin siang bersama Pemred Kumparan Arifin Asydhad dan Asro Kamal (Dewan Kehormatan PWI- Pusat). Kami baru  pulang menghadiri peringatan Hari Wartawan Nasional Malaysia (Hawana 2022) di Melaka, dan menghadiri jamuan "sensasional" makan durian bersama PM Malaysia Ismail Sabri Yaacob di Putra Jaya, Kuala Lumpur. Sedangkan rekan Timbo Siahaan (Pemred JakTV) tiba Selasa pagi dari Jakarta.  Kami berempat ke Singapore khusus untuk menengok Suryopratomo. 

Wartawan senior mantan Pemred Harian Kompas itu menempati posnya sejak 20 bulan lalu, persis di masa puncak pandemi Covid-19, tahun 2020 yang merenggut banyak jiwa di seluruh dunia. Tommy, begitu panggilan akrabnya, waktu masuk Singapura menjalani isolasi dua minggu. 

Praktis, baru awal tahun ini  Tommy mulai bergiat secara normal.  Begitu "normal" kesibukannya pun luar biasa. Termasuk melayani tamu khususnya para pejabat dari Tanah Air yang sedang berada di Singapura. Berdinas maupun sekedar mampir berlibur. Belum lagi menangani WNI yang bermasalah di sana. Semalam sewaktu mengajak kami tur di kompleks KBRI, Tommy menunjuk tempat penampungan WNI yang kena masalah itu. 

"Sekarang yang ditampung tinggal 30 orang. Sebelum ini jumlahnya pernah mencapai 500 orang," ungkapnya. 

Tommy bercerita juga selama pandemi dia mengerjakan renovasi bangunan masjid KBRI, Masjid Istiqomah. Ruang Imigrasi, dan beberapa bangunan lainnya pun "didandani" supaya lebih nyaman. Banyak bangunan sudah keropod di Komplek KBRI di atas tanah seluas 3 Ha. Memang masih kebanyakan bangunan tahun 1985. 

Bertemu Sandiaga Uno
Negara pulau ini selain posisinya strategis, memerupakan pusat perbelanjaan dunia yang pesonanya luar biasa sejak lama. Di masa normal, jumlah penerbangan Jakarta-Singapura bisa mencapai 100 perhari dari berbagai maskapai penerbangan, dan juga penerbangan dari daerah yang langsung ke Singapura. 

Pejabat negara yang tidak punya keperluan  di negeri pulau itu sering  mampir menginap satu dua malam sepulang lawatan di luar negeri.  Seperti  hari itu  di Singapura, Menkominfo Johny G Plate dan Menko Ekuin Airlangga Hartarto dan Staf Ahlinya Ipang Wahid juga baru tiba dari lawatan di Davos, Swiss.  

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno bersama stafnya, Yuga Aden semalam bergabung dalam jamuan di KBRI. 

Ikut  menemani menemani jamuan, sehingga amat berkesan adalah Fatisha Zutafika Rachman, 8 tahun, salah satu dari empat cucu Tommy. Tisya yang ikut Tommy adalah pelajar kelas 2 SD di Sekolah Indonesia Singapura. Ia tampak terjaga "mengawal " kakeknya hingga larut malam. Ikut  melepas tamu-tamu, dan terakhir kakeknya yang mengantarkan kami kembali ke hotel. " Iya Tisya memang tidur sekamar dengan kami," kata Tommy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tisya yang cerdas di usianya berinisiatif sendiri minta foto bersama dengan Sandiaga Uno. Sandi bertanya kelak mau jadi apa? " Mau jadi menteri," sahutnya cepat. 

Kenapa tidak bercita-cita menjadi Dubes seperti kakeknya? Tysya tidak menjawab. Mungkin karena ia merasakan pengalaman  bersama kakeknya terkurung lebih dua tahun di Singapura selama pandemi.Tidak seperti para pejabat tinggi Indonesia yang mondar -mondar mandir ke luar negeri biarpun di masa pandemi. Tidak seperti Menko Airlangga dan staf ahlinya Ipang Wahid, Johny G Plate, juga Sandiaga Uno serta Yuga Aden yang hari hari itu berada di Singapura, negeri yang pernah melarang Ustaz Abdul Somad masuk.(chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jose Mourinho Segera Selesaikan Comeback ke Real Madrid, Florentino Perez Kasih Janji Manis

Jose Mourinho Segera Selesaikan Comeback ke Real Madrid, Florentino Perez Kasih Janji Manis

Jose Mourinho kabarnya akan segera kembali ke Real Madrid, 13 tahun setelah kepergiannya. Presiden Florentino Perez bahkan dikabarkan siap untuk memanjakannya di musim panas.
P3M Dorong Kebijakan Tembakau Berkeadilan, Soroti Regulasi yang Dinilai Mengancam Industri dan Pekerja

P3M Dorong Kebijakan Tembakau Berkeadilan, Soroti Regulasi yang Dinilai Mengancam Industri dan Pekerja

PP 28/2024 dinilai melampaui mandat pengaturan, terutama mengenai bahan tambahan produk tembakau, pembatasan kadar nikotin dan tar, serta penyeragaman kemasan rokok.
Sherly Tjoanda Sampai Cemberut Dengar Anak-anak Korban Bencana Lebih Pilih Rumah Lama, Langsung Janjikan Tempat Bermain

Sherly Tjoanda Sampai Cemberut Dengar Anak-anak Korban Bencana Lebih Pilih Rumah Lama, Langsung Janjikan Tempat Bermain

Momen menggelitik terjadi saat Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, berbincang dengan anak-anak korban terdampak bencana di Rua, Kota Ternate. Mereka lebih...
Kenaikan Yesus Kristus, KPK Fasilitasi Tahanan Nasrani untuk Ibadah

Kenaikan Yesus Kristus, KPK Fasilitasi Tahanan Nasrani untuk Ibadah

KPK memfasilitasi pelaksanaan ibadah bagi para tahanan yang beragama Nasrani di Rutan KPK Gedung Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus. 
Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sistem Penanganan Krisis, Simulasi Darurat Digelar Terintegrasi

Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sistem Penanganan Krisis, Simulasi Darurat Digelar Terintegrasi

KSOP Utama Tanjung Priok bersama Pelindo menggelar simulasi BCMS untuk memperkuat sistem penanganan krisis terintegrasi di kawasan pelabuhan.
Dugaan Praktik Prostitusi Berkedok Tempat Karaoke di Daan Mogot Jakarta Barat Terbongkar, 19 Perempuan Diamankan

Dugaan Praktik Prostitusi Berkedok Tempat Karaoke di Daan Mogot Jakarta Barat Terbongkar, 19 Perempuan Diamankan

Dugaan praktik prostitusi anak perempuan di Daan Mogot, Jakarta Barat, berhasil dibongkar pada Sabtu (9/5/2026). 

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Selengkapnya

Viral