News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi! PSSI-nya Australia Pilih Sydney Football Stadium sebagai Venue Laga Kontra Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

PSSI-nya Australia alias Federasi Sepak Bola Australia (ASF) resmi memilih Sydney Football Stadium sebagai venue pertandingan kontra Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Selasa, 10 Desember 2024 - 10:02 WIB
Timnas Indonesia saat melawan Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - PSSI-nya Australia alias Federasi Sepak Bola Australia (ASF) resmi memilih Sydney Football Stadium sebagai venue pertandingan kontra Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Keputusan itu diambil ASF setelah Australia dijadwalkan bakal melakoni dua laga sekaligus dalam lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Maret 2025 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Dua pertandingan itu termasuk pertandingan kandang Australia menghadapi Timnas Indonesia pada 20 Maret 2025.

Lima hari berselang, tim berjuluk Socceroos itu bakal terbang ke markas China tepatnya pada 25 Maret 2025.

Jelang laga kontra Timnas Indonesia, ASF secara resmi mengumumkan bahwa Sydney Football Stadium bakal menjadi venue laga kandang tersebut.

Hal itu diumumkan secara langsung melalui laman resmi milik Socceroos pada Selasa (10/12/2024) pagi WIB.

Pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner saat berhadapan dengan para pemain Timnas Australia.
Pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner saat berhadapan dengan para pemain Timnas Australia.
Sumber :
  • AFC

 

"Football Australia dengan bangga mengumumkan bahwa Subway Socceroos akan menjamu Indonesia di Stadion Sepak Bola Sydney, Sydney pada hari Kamis, 20 Maret 2025," tulis laman Socceroos yang dikutip Selasa (10/12/2024).

"Pertarungan di kandang sendiri melawan Indonesia merupakan pertarungan penting dalam perjuangan Subway Socceroos, saat mereka melanjutkan perjalanan menuju Piala Dunia FIFA 2026," lanjutnya.

Pertandingan kontra Timnas Indonesia diketahui menjadi laga perdana yang kembali digelar di Sydney Football Stadium usai mengalami renovasi.

Berdasarkan laman Transfermarkt, stadion yang juga memiliki nama lain Allianz Stadium Sydney itu memiliki kapasitas 45.500 penonton.

Australia sendiri terakhir kali menggunakan stadion tersebut saat melakoni laga kontra Uni Emirat Arab dalam Kualifikasi Piala Dunia 2018 yang terjadi pada Maret 2017 silam.

"Ini akan menjadi pertandingan pertama Subway Socceroos di Stadion Sepak Bola Sydney yang baru dibangun kembali dalam hampir satu dekade," tulis laman resmi Socceroos.

"Dengan penampilan terakhir mereka di tempat tersebut adalah Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2018™ melawan Uni Emirat Arab pada Maret 2017," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Timnas Indonesia juga memiliki laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 selepas menghadapi Australia dalam partai tandang.

Timnas Indonesia dijadwalkan bakal menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada 25 Maret 2025.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING
NEWS
Reaksi Komisi III DPR RI soal Penetapan Tiga Tersangka Dugaan Penyandapan Presiden

Reaksi Komisi III DPR RI soal Penetapan Tiga Tersangka Dugaan Penyandapan Presiden

Polri menetapkan tiga jenderal aktifnya sebagai tersangka kasus penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman turut ..
BREAKING
NEWS
Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga orang berinisial LSP, ASN, dan EH ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri dalam kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto. 
Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Arus peti kemas PT Pelindo Terminal Peti kemas Januari-September 2026 mencapai 10,31 juta TEUs, atau tumbuh 5,80% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
BREAKING
NEWS
Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin mengungkap kronologi dugaan penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, serta illegal access ke Presiden Prabowo
Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan perempuan berinisial ANW terhadap putra Ruben Onsu, Betrand Peto masih menjadi perhatian publik. Begini kabarnya.
Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Kehadiran penjual asing di sektor ini dikhawatirkan mengganggu mata pencaharian warga setempat yang menggantungkan hidup dari usaha berjualan peci.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT