Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memalukan! Suporter Malaysia Ngamuk hingga Banting Pagar ke Fans Thailand usai Negaranya Kalah di Piala AFF 2024

Keributan terjadi antara suporter Malaysia yang mengamuk hingga banting pagar ke fans Thailand usai Harimau Malaya kalah dari Gajah Perang di Piala AFF 2024.
Minggu, 15 Desember 2024 - 10:29 WIB
Suporter Malaysia Ngamuk hingga Banting Pagar ke Fans Thailand usai Negaranya Kalah di Piala AFF 2024
Sumber :
  • Tangkapan Layar/Instagram @theaseanfootbal

Jakarta, tvOnenews.com - Keributan terjadi dilakukan oleh suporter Malaysia yang mengamuk hingga banting pagar ke fans Thailand usai Harimau Malaya kalah dari Gajah Perang di Piala AFF 2024.

Insiden itu terjadi setelah Timnas Malaysia dipermalukan Thailand dengan skor tipis 0-1 dalam pertandingan lanjutan Grup A Piala AFF 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Bermain di Stadion Nasional Rajamangala, Thailand pada Sabtu (15/12/2024) malam WIB, Harimau Malaya kalah dari tuan rumah lewat gol Patrik Gustavsson (57').

Patrik Gustavsson membobol gawang Malaysia usai memanfaatkan blunder fatal dari kiper Harimau Malaya, Haziq Nadzli.

{{imageId:306761}}{{imageId:306761}}

Setelah kekalahan dari Thailand itu, sejumlah suporter Malaysia kecewa hingga menghujat kiper Harimau Malaya tersebut.

Bahkan, para suporter Harimau Malaya yang menyaksikan langsung pertandingan panas itu ke stadion terpantau marah-marah.

Menurut laporan dari media ASEAN di Instagramnya, @theaseanfootball, para suporter Malaysia dan Thailand terlibat bentrokan hingga ada yang terluka.

Terlihat dalam video yang beredar, sejumlah suporter Malaysia sampai membanting pagar yang ada di dalam tribun ke arah fans Thailand.

"Ketegangan meningkat usai laga Thailand dan Malaysia di Stadion Rajamangala setelah pertandingan Thailand dan Malaysia di Stadion Rajamangala pada malam hari tanggal 14 Desember," tulis @theaseanfootball.

"Laporan menunjukkan bentrokan antara penggemar kedua tim, yang menyebabkan sedikitnya satu pendukung Malaysia terluka," tambahnya.

Untuk mencegah keributan semakin meluas, polisi pun bertindak cepat untuk memisahkan bentrokan kelompok-kelompok suporter kedua tim.

Mereka menahan para suporter Malaysia di dalam stadion hingga para pendukung Thailand bubar. 

Demi memastikan keamanan, bus-bus disediakan untuk mengangkut para penggemar Malaysia dari lokasi kejadian.

Sementara itu, sejumlah netizen Malaysia mengklaim bahwa bentrokan itu terjadi akibat para suporter Thailand yang menyerang lebih dulu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hahahha ribut gara-gara Turnamen Non FIFA.. bikin malu Asean malaysia," tulis netizen Malaysia dengan akun @papipupepo6699.

"Orang Thailand yang sebelumnya menyerang fans Malaysia sampai kami tidak diperbolehkan keluar dan diblokir. Karena kita hanya menang akibat blunder kiper di stadion Home lalu menuduh orang Melayu yang menyerang duluan haha," sahut @fahj_ridh.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT