GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Mesin Gol Timnas Indonesia, Kini Kurniawan Dwi Yulianto Bersiap Bawa Como FC Cetak Rekor dan Promosi di Liga Italia 

Kurniawan Dwi Yulianto merupakan sosok yang membantu Como FC musim ini hingga berpeluang untuk mendapatkan tiket promosi langsung ke kasta teratas Liga Italia.
Senin, 6 Mei 2024 - 12:56 WIB
Dulu Mesin Gol Timnas Indonesia, Kini Kurniawan Dwi Yulianto Bersiap Bawa Como FC Cetak Rekor dan Promosi di Liga Italia
Sumber :
  • instagram.com/kurniawanqana

tvOnenews.com - Kurniawan Dwi Yulianto merupakan sosok yang membantu kesuksesan Como FC di musim ini dan berpeluang untuk mendapatkan tiket promosi langsung ke Serie A untuk musim depan.

Klub kasta kedua Liga Italia tersebut tinggal selangkah lagi untuk cetak rekor dengan raih tiket promosi ke kasta teratas untuk kali pertama sejak musim 2002/03 silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Como FC berpotensi besar raih tiket promosi langsung ke Serie A jika bisa meraih kemenangan di partai final pekan ke-38 Serie B.

tvonenews

Saat ini, Como FC bertengger di peringkat kedua klasemen sementara Serie B dengan mengantongi 72 poin dan hanya memiliki selisih dua poin saja dengan Venezia yang merupakan klub yang dibela Jay Idzes.

Di balik kesuksesan Como di musim ini yang berpeluang promosi ke Serie A, ada sosok staf pelatih berpaspor Indonesia yang turut membantu klub kasta kedua Liga Italia tersebut.

Adalah Kurniawan Dwi Yulianto yang menjabat sebagai staf kepelatihan di Como. Dirinya sudah menjabat sebagai asisten pelatih sejak 2022 silam.

Eks penyerang timnas Indonesia itu dipagari kontrak jangka panjang di Como 1907, yakni lima tahun. 

Ini berarti kontrak Kurniawan Dwi Yulianto baru akan selesai pada 2027 mendatang.

Sebetulnya, Kurniawan Dwi Yulianto sudah disodorkan jabatan asisten pelatih sejak Como promosi ke Serie B pada 2021 lalu.

Namun saat itu dirinya belum bisa menerima tawaran Como karena masih terikat kontrak dengan klub Malaysia, Sabah FC.

Kurniawan Dwi Yulianto merupakan sosok tak asing dengan sepak bola Italia. Pasalnya, ia pernah berkesempatan bergabung dengan Sampdoria saat masih menjadi pemain.

Dirinya berkesempatan berlatih bersama tim utama Sampdoria dan ikut tur pramusim ke Asia pasca mengikuti proyek PSSI Primavera pada 1993-1994.

Setelah itu, pria asal Magelang memutuskan untuk hijrah ke Liga Swiss untuk membela FC Luzern pada 1994-1995.

Saat masih aktif sebagai pemain, tercatat Kurniawan Dwi Yulianto pernah memperkuat sejumlah tim tenar Tanah Air seperti PSM Makassar, Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta.

Sejumlah gelar juara pun berhasil ia raih, mulai dari Divisi Utama Liga Indonesia serta menjadi top skor di musim 1997–98.

Sedangkan di level Timnas Indonesia, tercatat nama Kurniawan Dwi Yulianto bertengger di urutan lima pencetak gol terbanyak dalam sejarah skuad Garuda.

Sejak debut pada tahun 1995 lalu, pemain kelahiran Magelang ini mampu torehkan 33 gol dari total 59 pertandingan hingga pensiun di tahun 2005.

Setelah pensiun sebagai pemain, Kurniawan Dwi Yulianto mengawali karier kepelatihannya menjadi asisten pelatih bersama Borneo FC pada musim 2017/2018.

Setelah itu, dirinya kerap menjadi langganan menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia senior dan U-23 sejak 2019 silam.

Kemudian, Kurniawan Dwi Yulianto bergabung bersama Sabah FC menjadi pelatih utama pada 2019 dan berakhir di tahun 2021.

Walaupun menjabat sebagai asisten pelatih di Como FC, namun pria berusia 47 itu sempat ditunjuk untuk membantu Indra Sjafri menangani Timnas Indonesia U-22 dan menyabet medali emas di SEA Games Kamboja 2023.

Kurniawan Dwi Yulianto kini masih fokus untuk bisa membawa Como FC promosi langsung ke Serie A dengan harus meraih kemenangan di pekan terakhir Serie B.

Pasalnya, jika Como mengalami kekalahan atau meraih hasil imbang, maka Como harus mengikuti babak play-off terlebih dahulu bersama enam tim lainnya.

Como sebetulnya masih berpeluang lolos dengan hasil imbang, namun dengan syarat Venezia yang merupakan klub Jay Idzes mengalami kekalahan di pekan pamungkas.

Berdasarkan hal itulah membuat Como harus mendapatkan tiga poin saat menjamu Cosenza di pekan 38 Serie B untuk bisa memastikan promosi langsung tanpa mengikuti babak play-off.

Berdasarkan aturan dan regulasi Liga Italia, terdapat tiga klub yang berhak mendapatkan promosi dan mentas di Seria.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua tim teratas di Serie B berhak mendapatkan tiket promosi langsung ke kasta tertinggi Liga Italia, Serie A.

Sedangkan klub peringkat tiga hingga delapan Serie B harus menjalani dan beradu di babak play-off promosi ke Serie A. (igp/sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PDIP Minta Pemerintah Umumkan ke Publik Agenda dan Target Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo

PDIP Minta Pemerintah Umumkan ke Publik Agenda dan Target Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo

Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira meminta pemerintah menjelaskan ke publik terkait agenda dan target yang ingin dicapai dari kunjungan Presiden RI, Prabowo Subianto ke luar negeri.
Berawal dari Driver, Komika Ini Jadi Pencipta Lagu Viral Hasil Buatan AI yang Cetak Miliaran View

Berawal dari Driver, Komika Ini Jadi Pencipta Lagu Viral Hasil Buatan AI yang Cetak Miliaran View

Komika asal Malaka, NTT, Ferderikus Klau Nahak alias Verry Klau merupakan seorang driver pencipta lagu Lu Kenal Veronika Ko dari AI yang viral di media sosial.
Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Polemik dugaan manipulasi riset melibatkan seorang peneliti bernama Prihantini dalam sebuah konferensi internasional hingga kini terus menyita perhatian publik
Bung Ropan Mulai Curiga Pemain Ini akan Gantikan Posisi Jay Idzes di Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday

Bung Ropan Mulai Curiga Pemain Ini akan Gantikan Posisi Jay Idzes di Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday

Bung Ropan memberikan prediksinya soal siapa pemain yang akan mengisi posisi Jay Idzes di Timnas Indonesia. Jay Idzes dipastikan absen dalam FIFA Matchday Juni.
KPK Gelar Lelang Rampasan Korupsi 18 Juni, Ada Rumah, Mobil Hingga Ponsel

KPK Gelar Lelang Rampasan Korupsi 18 Juni, Ada Rumah, Mobil Hingga Ponsel

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyelenggarakan lelang eksekusi atas barang rampasan negara yang berasal dari perkara tindak pidana korupsi yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (inkracht).
Tak Terima Nama Dicatut dalam Riset, Seorang Dosen Desak Prihantini Buat Klarifikasi dan Surat Pernyataan

Tak Terima Nama Dicatut dalam Riset, Seorang Dosen Desak Prihantini Buat Klarifikasi dan Surat Pernyataan

Polemik manipulasi riset yang diduga dilakukan Prihantini di konferensi International Society of Pneumonia and Pneumococcal Disease (ISPPD) 2026 jadi sorotan

Trending

Ini Sosok Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita di Jakarta Selatan

Ini Sosok Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita di Jakarta Selatan

Polisi gerak cepat mengamankan diduga pelaku pembunuhan wanita berinisial L yang tewas dengan luka di kepala, di sebuah hotel kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (29/5/2026).
PDIP Singgung Larangan Pemutaran Film Pesta Babi: Hati-hati Musuh Bersama

PDIP Singgung Larangan Pemutaran Film Pesta Babi: Hati-hati Musuh Bersama

Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat menyinggung polemik pelarangan pemutaran film dokumenter 'Pesta Babi' oleh aparat.
Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, mendadak mengabarkan bahwa dirinya berada di Jakarta. Padahal, John Herdman tidak memanggilnya untuk skuad FIFA Matchday Juni 2026.
Gabriel Magalhaes Tetap Disanjung Selangit Media-Media Inggris meski Bikin Arsenal Gagal Juara Liga Champions

Gabriel Magalhaes Tetap Disanjung Selangit Media-Media Inggris meski Bikin Arsenal Gagal Juara Liga Champions

Bek tengah Arsenal, Gabriel Magalhaes, tetap mendapatkan sanjungan selangit dari media-media Inggris. Hal ini terlepas dari kegagalannya membobol gawang Paris Saint-Germain dalam sesi adu penalti.
Menteri LH Didorong Atensi Penuh TTM di Blok Rokan Riau

Menteri LH Didorong Atensi Penuh TTM di Blok Rokan Riau

Persatuan Masyarakat Riau Indonesia (PMRI) mendorong Menteri Lingkungan Hidup (LH), Jumhur Hidayat memberi atensi penuh pemulihan Tanah Terkontaminasi Minyak Bumi (TTM) di Blok Rokan, Riau.
Final Liga Champions 2025-2026: PSG Juara Beruntun usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti Berkat Gabriel Magalhaes

Final Liga Champions 2025-2026: PSG Juara Beruntun usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti Berkat Gabriel Magalhaes

Paris Saint-Germain berhasil keluar sebagai juara Liga Champions 2025-2026 untuk dua musim beruntun usai mengalahkan Arsenal di final. Mereka menang tipis 4-3 lewat adu penalti.
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Dmitry Bivol vs Michael Eifert Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Dmitry Bivol vs Michael Eifert Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Dmitry Bivol vs Michael Eifert yang akan berlangsung pada pagi ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT