Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Berbagai Polemik Piala Dunia 2026: Kami Mencoba Menyelesaikan Semuanya

Presiden FIFA Gianni Infantino buka suara terkait berbagai polemik yang mewarnai Piala Dunia 2026, mulai dari harga tiket mahal, masalah visa Timnas Iran, hingga penolakan
Jumat, 12 Juni 2026 - 23:57 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino
Sumber :
  • FIFA

tvOnenews.com - Piala Dunia 2026 akhirnya resmi bergulir di Amerika Utara. Turnamen sepak bola terbesar di dunia itu dibuka melalui pertandingan antara Meksiko dan Afrika Selatan pada Jumat (12/6/2026) pukul 02.00 WIB. 

Namun di tengah kemeriahan pesta sepak bola empat tahunan tersebut, sorotan justru tertuju pada berbagai persoalan yang muncul sebelum bola pertama ditendang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak hitung mundur menuju turnamen dimulai, penyelenggaraan Piala Dunia 2026 tidak lepas dari kontroversi. 

Mulai dari harga tiket yang dinilai terlalu mahal, persoalan visa sejumlah peserta, hingga ketatnya kebijakan imigrasi di Amerika Serikat yang berdampak langsung terhadap pemain, ofisial, bahkan perangkat pertandingan. 

Situasi tersebut memunculkan kritik dari berbagai pihak yang mempertanyakan kesiapan salah satu negara tuan rumah dalam menyambut ajang berskala global tersebut.

Di tengah derasnya kritik yang mengarah kepada FIFA, Presiden FIFA Gianni Infantino akhirnya memberikan tanggapan. 

Orang nomor satu di federasi sepak bola dunia itu mengakui adanya sejumlah kendala menjelang turnamen, tetapi menegaskan bahwa FIFA memiliki keterbatasan dalam mengintervensi kebijakan yang menjadi kewenangan negara tuan rumah.

Gelombang Masalah Warnai Persiapan Piala Dunia 2026

Rentetan persoalan yang mengiringi Piala Dunia 2026 bermula dari keluhan para suporter terkait harga tiket pertandingan. 

Sistem penjualan yang diterapkan FIFA disebut membuat harga tiket melambung jauh di atas perkiraan banyak penggemar.

Belum selesai persoalan tiket, kontroversi lain muncul dari sektor administrasi perjalanan. Timnas Iran sempat menghadapi kendala untuk memasuki wilayah Amerika Serikat akibat persoalan visa. 

Kasus tersebut tidak terlepas dari hubungan diplomatik yang memanas antara kedua negara menyusul konflik bersenjata yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Meski masalah visa Iran akhirnya dapat diselesaikan, tantangan berikutnya kembali muncul. Beberapa anggota delegasi dan ofisial dari negara peserta dilaporkan mengalami kendala saat melewati pemeriksaan imigrasi Amerika Serikat.

Salah satu kasus yang menjadi sorotan adalah penyerang Timnas Irak, Aymen Hussein, serta fotografer tim Talal Salah yang sempat ditahan selama berjam-jam oleh petugas imigrasi. 

Peristiwa tersebut memicu pertanyaan mengenai kesiapan sistem penerimaan tamu internasional menjelang turnamen terbesar FIFA itu.

Wasit Terbaik Afrika Gagal Bertugas

Kontroversi terbaru yang mencuat menjelang kick-off Piala Dunia 2026 adalah penolakan masuk terhadap wasit asal Somalia, Omar Artan. 

Padahal, Artan merupakan peraih predikat wasit terbaik Afrika tahun 2025 dan telah dijadwalkan untuk bertugas pada ajang tersebut.

Penolakan itu membuat Artan gagal ambil bagian dalam Piala Dunia 2026. Kasus tersebut kemudian memancing reaksi luas karena menyangkut perangkat pertandingan yang telah mendapatkan penugasan resmi dari FIFA.

Situasi ini juga membuat FIFA menjadi sasaran kritik. Banyak pihak menilai federasi sepak bola dunia seharusnya mampu menjamin kelancaran mobilitas seluruh elemen yang terlibat dalam turnamen, termasuk wasit dan ofisial.

Namun, FIFA menegaskan bahwa kewenangan terkait izin masuk dan kebijakan perbatasan tetap berada di tangan pemerintah masing-masing negara.

Gianni Infantino: FIFA Bukan Penguasa Dunia

Dalam konferensi pers yang dikutip dari RTE, Gianni Infantino mengaku prihatin atas nasib Omar Artan yang gagal menjalankan tugasnya di Piala Dunia 2026.

"Sangat disayangkan apa yang terjadi dengan wasit dari Somalia (Omar Artan)," kata Infantino.

Meski demikian, pria kelahiran Swiss tersebut menegaskan bahwa FIFA tidak memiliki kendali penuh atas seluruh aspek penyelenggaraan turnamen, khususnya yang berkaitan dengan kebijakan negara tuan rumah.

"Sekali lagi, kami tidak mengendalikan segalanya. Kita mencoba berdiskusi, kita berbicara. Terkadang lebih baik juga untuk bersantai."

Ia menambahkan bahwa FIFA terus berupaya mencari jalan keluar atas setiap persoalan yang muncul. Namun menurutnya, tekanan dan kemarahan tidak akan membantu proses penyelesaian masalah.

"Kami mencoba menyelesaikan semuanya, (tetapi) berteriak dan membentak, itu kebalikan dari menemukan solusi."

Infantino kemudian menegaskan bahwa FIFA bukanlah lembaga yang memiliki kewenangan untuk mengatur pemerintahan atau aparat suatu negara.

"Kami selalu mencoba menemukan solusi, (tetapi) kami bukanlah raja dunia yang dapat memerintah pemerintah, pasukan polisi."

"Kami adalah sebuah organisasi dengan sumber daya yang kita miliki untuk melakukan sebanyak mungkin," pungkasnya.

Terlepas dari berbagai kontroversi yang mewarnai persiapan turnamen, Piala Dunia 2026 tetap resmi dimulai. Edisi kali ini mencatat sejarah baru dengan melibatkan 48 negara peserta, meningkat 50 persen dibandingkan Piala Dunia 2022 yang hanya diikuti 32 tim.

Bertambahnya jumlah peserta membuat format kompetisi mengalami perubahan. Untuk pertama kalinya, fase gugur akan dimulai dari babak 32 besar. 

Dengan skala yang lebih besar dari sebelumnya, FIFA berharap sorotan terhadap kontroversi di luar lapangan tidak mengalahkan kemeriahan pertandingan yang menjadi pusat perhatian miliaran penggemar sepak bola di seluruh dunia. (udn)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebijakan Ekonomi Nasional Dinilai Ada di Jalur yang Benar, Masyarakat Diimbau Tak Terprovokasi Narasi 'Sell Indonesia'

Kebijakan Ekonomi Nasional Dinilai Ada di Jalur yang Benar, Masyarakat Diimbau Tak Terprovokasi Narasi 'Sell Indonesia'

Jagat media sosial dihebohkan dengan narasi 'Sell Indonesia' di tengah gejolak ekonomi global dan nasional belakangan ini.
Seskab Teddy: Harga Pertamax Ikuti Pasar Dunia, Pertalite dan Solar Tetap Stabil

Seskab Teddy: Harga Pertamax Ikuti Pasar Dunia, Pertalite dan Solar Tetap Stabil

Pemerintah memberikan penjelasan resmi terkait penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax. 
Ketum PSSI, Erick Thohir Pasang Target Tinggi! John Herdman Ditantang Bawa Timnas Indonesia Tembus 100 Besar Ranking FIFA

Ketum PSSI, Erick Thohir Pasang Target Tinggi! John Herdman Ditantang Bawa Timnas Indonesia Tembus 100 Besar Ranking FIFA

Timnas Indonesia naik ke peringkat 118 FIFA usai mengalahkan Oman dan Mozambik. Erick Thohir meminta John Herdman membawa Skuad Garuda menembus 100 besar dunia
Ruben Onsu Blak-blakan Soal Nafkah Rp 225 Juta untuk Sarwendah, Warganet: Pantas Kerja Mati-matian

Ruben Onsu Blak-blakan Soal Nafkah Rp 225 Juta untuk Sarwendah, Warganet: Pantas Kerja Mati-matian

Video lama Ruben Onsu soal uang bulanan untuk Sarwendah kembali viral. Nominal nafkah yang mencapai ratusan juta rupiah per bulan menjadi sorotan di tengah memanasnya konflik
Mantan Baby Sitter Hingga ART Bermunculan Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Beda Banget dengan di Kamera!

Mantan Baby Sitter Hingga ART Bermunculan Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Beda Banget dengan di Kamera!

Nama Sarwendah kembali menjadi perbincangan di media sosial. Kali ini, bukan terkait kehidupan pribadinya maupun hubungan dengan mantan suaminya, Ruben Onsu.
Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan, Sakit Saat Panggilan Pemeriksaan

Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan, Sakit Saat Panggilan Pemeriksaan

Kerugian negara dalam jumlah fantastis ditemukan dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2022–2025. 

Trending

Ruben Onsu Blak-blakan Soal Nafkah Rp 225 Juta untuk Sarwendah, Warganet: Pantas Kerja Mati-matian

Ruben Onsu Blak-blakan Soal Nafkah Rp 225 Juta untuk Sarwendah, Warganet: Pantas Kerja Mati-matian

Video lama Ruben Onsu soal uang bulanan untuk Sarwendah kembali viral. Nominal nafkah yang mencapai ratusan juta rupiah per bulan menjadi sorotan di tengah memanasnya konflik
Seskab Teddy: Harga Pertamax Ikuti Pasar Dunia, Pertalite dan Solar Tetap Stabil

Seskab Teddy: Harga Pertamax Ikuti Pasar Dunia, Pertalite dan Solar Tetap Stabil

Pemerintah memberikan penjelasan resmi terkait penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax. 
Kapten Alireza Disebut Dapat Pesan Timnas Iran Dilindungi Kartel Meksiko di Piala Dunia 2026? Cek Faktanya

Kapten Alireza Disebut Dapat Pesan Timnas Iran Dilindungi Kartel Meksiko di Piala Dunia 2026? Cek Faktanya

Fakta sebenarnya mengenai sesi wawancara kapten Timnas Iran, Alireza Jahanbakhsh menceritakan pengalaman pribadi di Meksiko, bukan seputar isu Piala Dunia 2026.
Dedi Mulyadi Buka Suara Usai Kisruh SPMB Jabar, Anak Tak Lolos Sekolah Negeri Dijamin Bisa Sekolah Gratis di Swasta

Dedi Mulyadi Buka Suara Usai Kisruh SPMB Jabar, Anak Tak Lolos Sekolah Negeri Dijamin Bisa Sekolah Gratis di Swasta

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan siswa dari keluarga tidak mampu yang gagal masuk SMA/SMK negeri tetap bisa bersekolah gratis di swasta. Pernyataan
Kebijakan Ekonomi Nasional Dinilai Ada di Jalur yang Benar, Masyarakat Diimbau Tak Terprovokasi Narasi 'Sell Indonesia'

Kebijakan Ekonomi Nasional Dinilai Ada di Jalur yang Benar, Masyarakat Diimbau Tak Terprovokasi Narasi 'Sell Indonesia'

Jagat media sosial dihebohkan dengan narasi 'Sell Indonesia' di tengah gejolak ekonomi global dan nasional belakangan ini.
Ketum PSSI, Erick Thohir Pasang Target Tinggi! John Herdman Ditantang Bawa Timnas Indonesia Tembus 100 Besar Ranking FIFA

Ketum PSSI, Erick Thohir Pasang Target Tinggi! John Herdman Ditantang Bawa Timnas Indonesia Tembus 100 Besar Ranking FIFA

Timnas Indonesia naik ke peringkat 118 FIFA usai mengalahkan Oman dan Mozambik. Erick Thohir meminta John Herdman membawa Skuad Garuda menembus 100 besar dunia
Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan, Sakit Saat Panggilan Pemeriksaan

Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan, Sakit Saat Panggilan Pemeriksaan

Kerugian negara dalam jumlah fantastis ditemukan dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2022–2025. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT