News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lama Tak Terdengar, Begini Kabar Kiper Asing Persija Jakarta Evgeny Khmaruk Setelah Masuk 'Daftar Hitam' PSSI, Nasibnya Kini...

Setelah 17 tahun berlalu, bagaimana kabar dari mantan penjaga gawang asing Persija Jakarta, Evgeny Khmaruk sekarang? Tak disangka sekarang ia kini berprofesi...
Senin, 28 Oktober 2024 - 16:08 WIB
Kiper Persija Jakarta Evgeny Khmaruk
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Masih ingat Evgeny Khmaruk? Kiper asing milik Persija Jakarta yang dilarang main di Indonesia, tak disangka sekarang nasibnya jadi seperti ini.

Seperti yang telah diketahui, Persija Jakarta sempat memiliki penjaga gawang asing yakni Evgeny Khmaruk untuk menjalani Liga Indonesia 2007/2008.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kebersamaan Evgeny Khmaruk dengan Persija Jakarta tak berlangsung lama karena sang kiper dihukum larangan bermain seumur hidup di kompetisi Indonesia.

Sebagai informasi, Evgeny Khmaruk didatangkan Persija pada musim 2007/2008, setelah sebelumnya berkarier di sejumlah klub ternama Eropa.

Penjaga gawang asal Moldova itu menjadi kiper asing kedua dalam sejarah Persija Jakarta setelah Mbeng Jean Mambalou asal Kamerun, dan sukses membawa klub menjuarai Liga Indonesia 2001.

Persija Jakarta punya alasan kuat untuk merekrut Khmaruk, salah satu pertimbangannya adalah pengalaman Khmaruk di Eropa, termasuk saat ia membela CSKA Sofia melawan Liverpool di Kualifikasi Liga Champions.

Berkat kehebatannya yang cukup dikenal di Eropa, pelatih Persija Jakarta saat itu Sergei Dubrovin memutuskan untuk merekrut kiper bertinggi badan 190 cm tersebut.

Setelah 17 tahun berlalu, bagaimana kabar dari mantan penjaga gawang asing Persija Jakarta, Evgeny Khmaruk sekarang? 

Selama semusim berkarier di Persija Jakarta, Evgeny Khmaruk hampir tak tergantikan oleh kiper lainnya hingga membawa Macan Kemayoran ke delapan besar Liga Indonesia 2007/2008.

Namun naas, di tengah kegemilangannya bersama Persija Jakarta, ia harus menjalani hukuman dilarang seumur hidup untuk bermain di kompetisi Indonesia.

Kondisi ini terjadi karena perselisihannya dengan striker Persik Kediri, Cristian Gonzales yang saat itu membela Persija Jakarta di delapan besar Liga Indonesia.

Setelah pertandingan, Khmaruk terlibat dalam konfrontasi fisik dengan Gonzales yang menunjukkan momen di mana Khmaruk memiting leher legenda Timnas Indonesia tersebut.

Sebelumnya, Evgeny Khmaruk juga dibuat jengkel oleh keputusan wasit yang mengesahkan gol kedua Cristian Gonzales hingga membuatnya menepi dan melepas sarung tangan. 

Setelah insiden tersebut, Komite Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi larangan bermain kepada Evgeny Khmaruk dan tidak merekomendasikannya untuk direkrut oleh klub lain pada musim 2008 mendatang.

Usai menerima larangan bermain di kompetisi Indonesia, Evgeny Khmaruk kemudian memutuskan untuk kembali ke negaranya yakni Moldova.

Di sana, ia sempat tampil untuk klub Moldova seperti Nistru Otaci, FC Tighina, dan Dinamo-Auto serta tim Liga Bulgaria Cherno More Varna sebelum gantung sepatu pada 2014. 

Dua tahun setelah pensiun, Evgeny Khmaruk kembali ke dunia sepak bola, tepatnya di olahraga sepak bola mini bersama tim FC Interdnestrcom.

Bersama FC Interdnestrcom, Khmaruk sukses membawa timnya melaju ke putaran final EMF Champions League 2016 hingga sempat menjadi juara grup dan lolos ke 16 besar. 

Saat ini, selain berkiprah di dunia sepak bola, Khmaruk bekerja sebagai pegawai kantoran di Interdnestrcom setelah sebelumnya menjabat sebagai penjaga keamanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia memilih untuk beralih profesi karena bekerja kantoran memiliki gaji yang lebih stabil dibandingkan saat menjadi pesepakbola pada beberapa waktu lalu. (han/asl)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

KPK mengatakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menerima uang Rp1,5 miliar dari Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.
Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kantah Bogor kemudian mengundang ahli waris untuk mediasi. Ahli waris lalu mengajukan blokir atas SHGB Summarecon. Di sisi lain, ahli waris melakukan pencabutan gugatan
Nusron Wahid Tak Ikut Ditangkap Meski Empat Anak Buah Kepercayaanya Terjaring OTT KPK

Nusron Wahid Tak Ikut Ditangkap Meski Empat Anak Buah Kepercayaanya Terjaring OTT KPK

Diketahui, KPK sendiri telah mengamankan 19 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor.....
Maudy Ayunda Dikritik soal Mindfulness, Omongan Dave Hendrik dari Beberapa Bulan Lalu Kembali Diungkit

Maudy Ayunda Dikritik soal Mindfulness, Omongan Dave Hendrik dari Beberapa Bulan Lalu Kembali Diungkit

Konten mindfulness Maudy Ayunda menuai kritik karena dinilai kurang peka terhadap krisis sosial. Di tengah polemik, komentar lama Dave Hendrik kembali viral
Pekrembangan Teknologi AI Mengubah Cara Berkarya, Bukan Menggantikan Kreativitas Manusia: Dari Ide hingga Layar Lebar

Pekrembangan Teknologi AI Mengubah Cara Berkarya, Bukan Menggantikan Kreativitas Manusia: Dari Ide hingga Layar Lebar

Perkembangan AI membuka cara baru bagi kreator untuk mengeksplorasi ide, visual, dan produksi karya. Namun, keputusan kreatif tetap berada di tangan manusia
KPK Sita Uang Rp106 Miliar Terkait Kasus Pengurusan HGB Summarecon

KPK Sita Uang Rp106 Miliar Terkait Kasus Pengurusan HGB Summarecon

Uang ratusan miliar jadi barang bukti terkait kasus dugaan proses pengurusan HGB di wilayah Kabupaten Bogor dan juga dugaan penerimaan-penerimaan lainnya..

Trending

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

KPK mengatakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menerima uang Rp1,5 miliar dari Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.
Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kantah Bogor kemudian mengundang ahli waris untuk mediasi. Ahli waris lalu mengajukan blokir atas SHGB Summarecon. Di sisi lain, ahli waris melakukan pencabutan gugatan
Resmi! Pemain Asing Liga Voli Korea Sudah Gabung Klub Masing-masing, Vanja Bukilic Jadi yang Terakhir

Resmi! Pemain Asing Liga Voli Korea Sudah Gabung Klub Masing-masing, Vanja Bukilic Jadi yang Terakhir

Para pemain asing sudah tiba di Korea Selatan jelang bergulirnya V-League 2026-2027. Vanja Bukilic menjadi pemain terakhir yang bergabung dengan klubnya.
Belum Juga Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate, Media Korea Sudah Mulai Beri Peringatan

Belum Juga Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate, Media Korea Sudah Mulai Beri Peringatan

Belum debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri sudah mendapat sorotan media Korea. Simak jadwal debutnya di KOVO Cup 2026 sebelum V-League.
Jadwal Lengkap Voli Putri Asian Games 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Main Kapan?

Jadwal Lengkap Voli Putri Asian Games 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Main Kapan?

Jadwal lengkap cabang olahraga (cabor) voli putri di Asian Games 2026. Timnas Voli Putri Indonesia akan beraksi di babak penyisihan grup terlebih dahulu.
Viral Reaksi Anak Purbaya Saat Ayahnya Dicopot Prabowo, Yudo Sadewa Singgung Korupsi

Viral Reaksi Anak Purbaya Saat Ayahnya Dicopot Prabowo, Yudo Sadewa Singgung Korupsi

Purbaya resmi digantikan oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Berbagai reaksi pun bermunculan, termasuk dari putra Purbaya, Yudo Achilles Sadewa...
Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Suahasil pada periode 2025, ia memiliki harta tanah dan bangunan sebesar Rp49.857.555.000.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT