News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Asing Soroti Keberhasilan Persib Meraih Gelar Juara Back to Back Liga 1, Kunci Kebangkitan ada di Kegagalan Kompetisi Asia

Persib Bandung berhasil menyegel gelar juara dengan bantuan Persik Kediri yang menahan imbang Persebaya Surabaya pada Senin (5/5/2025) lalu.
Kamis, 8 Mei 2025 - 02:23 WIB
Media Asing Soroti Keberhasilan Persib Meraih Gelar Juara Back to Back Liga 1, Kunci Kebangkitan ada di Kegagalan Kompetisi Asia
Sumber :
  • Instagram - Marc Klok

Jakarta, tvOnenews.com - Persib Bandung berhasil mempertahankan titel juara Liga 1 2024-2025. 

Dengan persaingan ketat dari Persebaya Surabaya, Persib Bandung berhasil menyegel gelar juara dengan bantuan Persik Kediri yang menahan imbang Bajol Ijo pada Senin (5/5/2025) lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media asing Football Tribe mengaku keberhasilan Persib ini tidak mengejutkan mengingat ada tangan dingin Bojan Hodak yang membawa Persib tampil konsisten di seluruh pertandingan.

Kedalaman skuad dan kerja sama tim berhasil mengatasi tantangan yang ada dari mulai cedera, sanksi Komisi Disiplin PSSI, hingga padatnya jadwal pertandingan. 

"Persib mampu mempertahankan performa tingkat tinggi baik di laga kandang maupun tandang," tulis Football Tribe dikutip Kamis (8/5/2025). 

Media asing itu pun menyoroti bagaimana Persib tetap mempertahankan skuad juaranya meski ada beberapa pemain yang hengkang. 

"Persib membangun formula yang sudah terbukti, hanya dengan melakukan penyesuaian kecil tapi efektif untuk mengamankan gelar juara back to back," lanjut laporan tersebut.

Persib Bandung baru kalah di tiga pertandingan sepanjang musim, termasuk kekalahan menyakitkan dari Malut United yang membuat Persib harus menunda gelar mereka.

Sampai akhirnya pertandingan Persik Kediri melawan Persebaya menjadi awal dimulainya pesta Pangeran Biru. 

Persib Bandung sengaja berkumpul hanya untuk menyaksikan laga Persik melawan Persebaya, tertinggal 3-1 di awal babak kedua sempat membuat Persib kecewa. 

Sampai akhirnya gol telat Ramiro Fergonzi membuat Persik Kediri mampu menahan imbang Persebaya dan memberikan gelar juara bagi Persib. 

"Sorak sorai, pelukan dan air mata kelegaan pun terdengar. Dengan segala rintangan, Persib kembali dinobatkan menjadi juara Liga 1," tulis Football Tribe. 

Media Asing tersebut memuji bagaimana Persib Bandung meraih gelar juara dengan diiringi catatan apik tim. 

Persib memiliki pertahanan paling tangguh di liga, serangan yang seimbang dan efisien meski berada di posisi dua soal skor tertinggi. 

Persib memang tak seperti Dewa United yang mengandalkan Alex Martins dalam bertugas mencetak gol.

Bukan hanya satu, tapi tiga pemain Persib menjadi yang tersubur dalam mencetak gol. 

Topskor Liga 1 musim lalu, David Da Silva memang tak seproduktif musim lalu karena badai cedera. Namun masih ada Ciro Alves dan Tyronne del Pino yang menjadi inovasi serangan tim. 

Bahkan kepergian pemain kunci musim lalu, Stefano Beltrame dan Alberto Rodriguez bukan penghalang bagi Bojan Hodak untuk mencari sosok baru. 

Alih-alih menahan pemain karena tawaran fantastis dari klub lain, Persib memilih untuk membuat rekrutan yang lebih efisien. 

Ada Adam Alis, yang dengan mulus mengawinkan permainannya dengan sang kapten Marc Klok. Adam Alis tak hanya datang untuk menggantikan sosok mantan pemain Juventus itu, tapi jaga menutup kekosongan Rachmat Irianto yang menepi panjang karena cedera. 

Di posisi bek tengah, ada Gustavo Franca yang mampu mengisi kekosongan Alberto Rodriguez dengan ketenangan dan kepemimpinannya. 

Football Tribe pun menekankan bahwa titik balik Persib Bandung meraih gelar juara back to back adalah ketika Maung Bandung mengalami kegagalan di kompetisi Asia. 

Mewakili Indonesia di AFC Champions League Two, Persib Bandung mengalami kemunduran dengan kesulitan bersaing atas lawan mereka. 

Persib yang lolos play off secara gratis, hanya menjadi tim hore dengan menyelesaikan ACL Two di dasar klasemen. 

Telat panas menjadi istilah yang tepat bagi Persib yang tersingkir dari ompetisi Asia. 

"Sebagian besar kekalahan mereka di ACL Two terjadi karena selisih skor yang tipis dan momen-momen yang buruk," tulis Football Tribe. 

Media Asing tersebut melaporkan bahwa Bojan Hodak sudah seharusnya lebih siap lagi tampil di level Asia dan bersaing dengan klub besar di ASEAN lainnya seperti Johor Darul Tazim di Malaysia, Buriram United di Thailand dan Lion City Sailors di Singapura. 

"Mereka berinvestasi pada pemain-pemain bintang dan liga-liga top Eropa, Amerika Selatan dan Asia," tulis laporan tersebut.

"Persib mungkin bisa tertantang untuk mengikuti jejak merekaa, mendaatangkan talenta internasional yang berpengalaman bisa menjadi katalisator tidak hanya untuk juara tiga kali beruntun, tapi juga bersaing di Asia," tulis laporan tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di akhir laporannya, media Asing tersebut yakin Persib punya pondasi tidak hanya untuk meraih gelar juara lagi tapi juga tampil lebih baik i level Asia. 

"Dengan fondasi yang telah dibuat dan keyakinan yang tinggi, tujuan selanjutnya dari Persib sudah cukup jelas: menjadi kekuatan yang mendominasi tidak hanya di Indonesia tapi juga di Asia," tutup laporan tersebut. (hfp)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pendatang Baru di Jakarta Capai 7.911 Orang Pascalebaran 2026, Dukcapil Sebut Data Bersifat Dinamis

Pendatang Baru di Jakarta Capai 7.911 Orang Pascalebaran 2026, Dukcapil Sebut Data Bersifat Dinamis

Dukcapil Provinsi DKI Jakarta mencatat terdapat 7.911 pendatang baru yang masuk ke ibu kota pascalebaran 2026.
Tampil di SUGBK, Legenda Barcelona Vitor Baia Bicara Jujur soal Kualitas Irfan Bachdim hingga Arthur Irawan

Tampil di SUGBK, Legenda Barcelona Vitor Baia Bicara Jujur soal Kualitas Irfan Bachdim hingga Arthur Irawan

Eks kiper Barcelona, Vitor Baia, berbicara jujur tentang kualitas para pemain Indonesia yang dihadapi olehnya. Legenda Timnas Indonesia, Irfan Bachdim, dan Arthur Irawan termasuk dalam skuad DRX World Legends.
BNI Pastikan Seluruh Dana Nasabah Tetap Aman, Kasus di KCP Aek Nabara di Luar Sistem dan Prosedur Resmi Perbankan

BNI Pastikan Seluruh Dana Nasabah Tetap Aman, Kasus di KCP Aek Nabara di Luar Sistem dan Prosedur Resmi Perbankan

BNI memastikan seluruh dana nasabah pada produk resmi perseroan tetap aman.
Digadang-gadang Jadi Aset Masa Depan Timnas Indonesia, Pemain Berdarah Inggris Ini Hampir Pensiun Dini karena Dokter Gadungan

Digadang-gadang Jadi Aset Masa Depan Timnas Indonesia, Pemain Berdarah Inggris Ini Hampir Pensiun Dini karena Dokter Gadungan

Gegara tertipu dokter gadungan yang salah vonis cedera ACL-nya, pemain yang sempat digadang-gadang jadi aset masa depan Timnas Indonesia ini hampir pensiun dini
BNI Buka Suara soal Dana Nasabah Paroki di Aek Nabara, Sebut Pengembalian Ditargetkan Tuntas Pekan Ini

BNI Buka Suara soal Dana Nasabah Paroki di Aek Nabara, Sebut Pengembalian Ditargetkan Tuntas Pekan Ini

BNI buka suara soal dana nasabah paroki di Aek Nabara, Sumatera Utara, yang akhir-akhir ramai diperbincangkan di jagat maya. 
Di Depan Media Malaysia, Tangan Kanan John Herdman Bicara Jujur Soal Timnas Indonesia

Di Depan Media Malaysia, Tangan Kanan John Herdman Bicara Jujur Soal Timnas Indonesia

Pengakuan jujur Simon Grayson yang sempat tak kenal pemain Timnas Indonesia, kini justru mengakui kualitas Garuda usai melakukan analisis mendalam.

Trending

Clash of Legends Jadi Momen Tak Terlupakan! Irfan Bachdim Bawa Pulang Kenangan Emas dari Rivaldo

Clash of Legends Jadi Momen Tak Terlupakan! Irfan Bachdim Bawa Pulang Kenangan Emas dari Rivaldo

Legenda Timnas Indonesia Irfan Bachdim mendapatkan momen tak terlupakan saat menghadapi Barcelona Legends dalam laga sportainment Clash of Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (18/4/2026) malam WIB
Tangan Kanan John Herdman Puji Pemain Lokal Timnas Indonesia: Beckham Mudah Cetak Hattrick, Dony Punya Energi Bagus

Tangan Kanan John Herdman Puji Pemain Lokal Timnas Indonesia: Beckham Mudah Cetak Hattrick, Dony Punya Energi Bagus

Dalam wawancara eksklusif dengan media Malaysia, asisten andalan John Herdman di Timnas Indonesia menyebut empat nama pemain yang memiliki kualitas menonjol.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 19 April: Megawati Hangestri Cs Berebut Juara Putaran Kedua di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 19 April: Megawati Hangestri Cs Berebut Juara Putaran Kedua di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 pada 19 April, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berebut juara putaran kedua saat melakoni big match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
Sekalipun Malaysia Menang, Timnas Indonesia U-17 Tetap Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 jika Skenario Ini Terwujud

Sekalipun Malaysia Menang, Timnas Indonesia U-17 Tetap Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 jika Skenario Ini Terwujud

Timnas Indonesia U-17 masih memiliki harapan untuk lolos ke semifinal Piala AFF U-17 2026. Itu tidak berkaitan dengan Malaysia, yang berhasil mengalahkan mereka pada laga sebelumnya.
Main di Kandang Timnas Indonesia, Duo Legenda Inter Milan Bicara Jujur soal Atmosfer SUGBK usai Clash of Legends

Main di Kandang Timnas Indonesia, Duo Legenda Inter Milan Bicara Jujur soal Atmosfer SUGBK usai Clash of Legends

Dua legenda sepak bola dunia yang pernah membela Inter Milan bicara jujur soal Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kandang Timnas Indonesia itu mendapatkan pujian setelah Clash of Legends.
Dulunya Bermain di Indonesia dan Jadi Mualaf, Pemain Asing ini Sekarang di Italia

Dulunya Bermain di Indonesia dan Jadi Mualaf, Pemain Asing ini Sekarang di Italia

Masih ingatkah anda dengan pemain asing ini? Kisah mualafnya pernah viral loh. Pemain ini juga menikahi anak dari legenda timnas Indonesia
Imbas Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia, NAC Breda Banjir Kritik dari Sesama Klub Liga Belanda

Imbas Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia, NAC Breda Banjir Kritik dari Sesama Klub Liga Belanda

Polemik paspor pemain Timnas Indonesia menyeret NAC Breda ke pusaran kritik klub Eredivisie. Kasus ini bermula dari laga kontroversial berujung ancaman hukum.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT