News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ambil Sikap atas Pelemparan Batu ke Bus Pemain Persik Kediri, Arema FC Pertimbangkan Tak Bermain di Stadion Kanjuruhan 

Insiden pelemparan batu ke bus pemain Persik Kediri terjadi usai Macan Putih bertamu ke markas Arema FC di Stadion Kanjuruhan pada akhir pekan kemarin.
Senin, 12 Mei 2025 - 18:39 WIB
Arema FC pertimbangkan tak lagi main di Stadion Kanjuruhan buntut pelemparan batu ke bus pemain Persik Kediri
Sumber :
  • Arema FC

Jakarta, tvOnenews.com - Arema FC mengambil sikap buntut dari pelemparan bus pemain Persik Kediri saat bertamu ke Stadion Kanjuruhan, akhir pekan kemarin.

General Manager (GM) Arema FC, Yusrinal Fitriandi mengaku sangat kecewa dengan kejadian tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bus Para pemain Persik Kediri usai terkena lemparan batu oleh oknum suporter setelah melawan Arema FC
Bus Para pemain Persik Kediri usai terkena lemparan batu oleh oknum suporter setelah melawan Arema FC
Sumber :
  • Instagram/@futbolindonesia

 

Yusrinal pun mengatakan Arema FC mempertimbangkan untuk tidak bermain di Stadion Kanjuruhan dalam waktu dekat.

"Kita kecewa dengan beberapa stakeholders pertandingan kemarin," ujar Yusrinal melalui pernyataan resmi klub. 

"Tiga tahun kami berusaha mempertahankan eksistensi klub. Bersungguh-sungguh untuk kembali ke rumah sendiri," lanjutnya.

"Sementara itu banyak pihak tiada henti mencaci maki klub, yang disatu sisi klub berusaha bertahan dan tabah menghadapi padahal klub mengalami masa sulit dengan keterbatasan dana, karena tidak ada pemasukan lantaran harus terusir, rasanya hanya cukup sisa tenaga, semangat dan niat tulus mempertahankan klub ini.

"Kami terasa sudah berdarah darah, sekuat daya dan upaya kami lakukan, namun hasilnya seakan-akan kita tidak dihormati di sini." tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, insiden pelemparan batu ke bus pemain Persik Kediri terjadi usai Macan Putih bertamu ke Stadion Kanjuruhan pada akhir pekan kemarin.

Akibat pelemparan tersebut, bis yang mengangkut rombongan Persik Kediri mengalami kerusakan parah pada bagian kaca samping.

Imbas dari kejadian itu, membuat kaca bus yang membawa para pemain Persik Kediri itu harus pecah dan beberapa ofisial terluka.

Tragedi Kanjuruhan Seolah Tak Jadi Pelajaran Buat Suporter, Panpel Arema FC Jujur soal Kerusakan Bus Persik Kediri
Tragedi Kanjuruhan Seolah Tak Jadi Pelajaran Buat Suporter, Panpel Arema FC Jujur soal Kerusakan Bus Persik Kediri
Sumber :
  • Arema FC

 

Pihak Arema FC melalui panitia pelaksana sudah menyampaikan permohonan maaf mereka untuk Persik Kediri.

Mereka berjanji akan mengusut tuntas insiden pelemparan batu itu dan mengejar sejumlah oknum yang terlibat dengan menjalin kerjasama dengan pihak kepolisian.

Sementara itu, Arema FC di laman resmi mereka mengatakan kemungkinan besar skuad Singo Edan kemungkinan tidak akan bermain di Stadion Kanjuruhan di sisa kompetisi Liga 1 musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena itulah, lanjut Yusrinal, Arema FC menpertimbangkan terkait masa depan Singo Edan dalam sisa kompetisi Liga 1 musim ini, terutama mengenai kemungkinan tidak bermain di kandang sendiri," tulis pernyataan di laman resmi Arema FC.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Panaskan Mesin untuk Pemilu 2029, Golkar Indonesia Timur Gembleng Kader: Tak Cukup Andalkan Popularitas

Panaskan Mesin untuk Pemilu 2029, Golkar Indonesia Timur Gembleng Kader: Tak Cukup Andalkan Popularitas

Partai Golkar mulai memanaskan mesin politiknya sejak dini guna menghadapi perhelatan Pemilu 2029. Langkah strategis ini diwujudkan lewat gelaran Rapat Koor...
Ramah Keluarga, Pertamina Foundation Buka Layanan Pengasuhan Anak untuk Umum

Ramah Keluarga, Pertamina Foundation Buka Layanan Pengasuhan Anak untuk Umum

Pertamina Foundation resmi memulai operasional Daycare Bumi Patra Simprug di area Kompleks Pertamina Simprug, Jakarta. 
Viral Acara Kesenian di Lombok Berunsur Sensual, Netizen: Ini Pemuka Desa, Tokoh Adat pada ke Mana?

Viral Acara Kesenian di Lombok Berunsur Sensual, Netizen: Ini Pemuka Desa, Tokoh Adat pada ke Mana?

Dalam acara tersebut tampak penari tengah berjoget sangat dekat dengan sejumlah laki-laki dari berbagai kalangan usia, mulai dari muda hingga pria paruh baya.
Sebanyak 779,4 Hektare Kawasan Gunung Sumbing Terdampak Kebakaran Hutan

Sebanyak 779,4 Hektare Kawasan Gunung Sumbing Terdampak Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan di kawasan Gunung Sumbing yang meliputi wilayah Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, masih berlangsung hingga Jumat pagi (24/10/2026).
Kilang Balikpapan 99 Persen Rampung, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Kilang Balikpapan 99 Persen Rampung, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan -
Insanul Fahmi dan Inara Rusli Ingin Isbat Nikah, Kuasa Hukum Ungkap Syarat yang Harus Dipenuhi

Insanul Fahmi dan Inara Rusli Ingin Isbat Nikah, Kuasa Hukum Ungkap Syarat yang Harus Dipenuhi

Insanul Fahmi dan Inara Rusli ingin menggelar isbat nikah. Kuasa hukum mengungkap syarat administrasi yang harus diselesaikan sebelum proses dilanjutkan.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

Tak sekadar mempercantik kendaraan, lima aksesori mobil ini membantu saat darurat, mulai dari aki tekor hingga ban kempes. Simak fungsi dan tips memilihnya.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT