Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Martin Vunk? Bek Mahal Asal Estonia Milik Persija Jakarta di Era Golden Team 2015, Kini Kondisinya Berubah Drastis

Jauh sebelum pemain asal Brasil menginvasi Persija Jakarta musim ini, tim Macan Kemayoran ternyata pernah diperkuat bintang mahal Eropa yakni Martin Vunk pada 2015 silam.
Minggu, 16 November 2025 - 15:12 WIB
Bek mahal Persija Jakarta di Liga Indonesia 2015 Martin Vunk
Sumber :
  • X @Persija_Jkt

tvOnenews.com - Martin Vunk, pemain asing asal Estonia menjadi salah satu gerbong 'Golden Team' Persija Jakarta di Liga Indonesia musim 2015. 

Ketika itu, ia didatangkan oleh Persija Jakarta dari Eropa bersama top skor asal Rusia Evgeny Kabayev serta bek sangar asal Argentina, Alan Aciar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan cuma itu, Martin Vunk juga masih aktif membela timnas Estonia ketika di Persija Jakarta, tepatnya pada Kualifikasi Euro 2016. Duelnya dengan Wayne Rooney sempat viral.

Sayangnya, Liga Indonesia musim 2015 di-banned oleh FIFA lantaran dualisme yang terjadi antara PSSI dengan KPSI yang dibentuk pemerintah.

Masalah tidak berhenti sampai di situ. Persija Jakarta ternyata juga menunggak gaji para pemainnya, termasuk Martin Vunk yang membuatnya pergi dari Indonesia.

Padahal, Martin Vunk yang saat itu sudah menginjak 36 tahun baru bermain tiga kali untuk Persija Jakarta sehingga Jakmania masih penasaran dengan performanya.

Kini setelah 10 tahun berlalu Martin Vunk tinggalkan Persija Jakarta, bagaimana kabarnya sekarang?

Bek mahal Persija Jakarta di Liga Indonesia 2015 Martin Vunk
Bek mahal Persija Jakarta di Liga Indonesia 2015 Martin Vunk
Sumber :
  • X @Persija_Jkt

 

Berada di bawah kepemimpinan Rahmad Darmawan, Persija Jakarta periode 2015 sangat berhasrat untuk raih gelar Liga Indonesia, trofi yang sudah 14 tahun tak kembali ke ibu kota.

Ambisi besar dibuktikan ketika Macan Kemayoran belanja pemain yang cukup jor-joran. Ada Stefano Lilipaly yang saat itu baru dinaturalisasi.

Pun halnya di sektor pemain asing, dua bintang Eropa yakni Evgeny Kabayev, top skor Liga Estonia dengan 36 gol serta bek mahal Martin Vunk didatangkan.

Nama terakhir menjadi sorotan karena statusnya saat itu merupakan bek langganan timnas Estonia. Ia datang ke Jakarta saat usianya sudah 36 tahun.

Sebelum gabung Persija Jakarta, sebagian besar karier Martin Vunk dihabiskan di Estonia. Total ada sembilan klub lokal dalam 20 tahun terakhir yang pernah dia singgahi.

Jumlah tersebut belum termasuk tiga klub abroad yang ternyata pernah memakai jasa Martin Vunk seperti Syrianska FC (Swedia), Nea Salamis (Siprus) dan Panachaiki (Yunani).

Martin Vunk juga menjadi langganan timnas Estonia. Tercatat, sejak level U-16, U-17, U-19, U-20, U-21 hingga senior ia penuhi dengan total 92 kali penampilan.

Hingga akhirnya, keputusan besar dibuat Martin Vunk. Ia menerima tawaran klub Liga Indonesia, Persija Jakarta, sesuatu yang mungkin tak pernah ia bayangkan.

Bersama top skor Liga Estonia Evgeny Kabayev, Martin Vunk memikul tanggung jawab besar yakni antarkan Persija Jakarta juara Liga Indonesia 2015.

Diawali dengan juara Trofeo Persija, langkah Martin Vunk bersama Macan Kemayoran di Liga Indonesia diawali dengan hasil seri atas Arema (4-4) dan kalah dari Persela (1-2).

Namun setelahnya mimpi buruk terjadi. Bukan hanya Martin Vunk, semua elemen klub seolah tersambar petir. FIFA mem-banned sepak bola Indonesia yang saat itu bernama QNB League.

Alasannya karena pemerintah melalui Menpora Imam Nahrawi tak mengakui hasil KLB PSSI yang menunjuk La Nyalla Mattalitti sebagai ketua umum serta membentuk KPSI.

Efek domino lalu dirasakan Persija Jakarta. Ketidakjelasan kompetisi membuat krisis keuangan, momok yang selalu membayangi Macan Kemayoran kembali datang.

Martin Vunk bersama Evgeny Kabayev bahkan sampai menuntut ke DRC FIFA karena gajinya selama empat bulan dari Januari hingga April 2015 hanya dibayarkan sebanyak 30 persen.

Sampai kemudian Martin Vunk memilih kembali ke negaranya Estonia lantaran ketidakpastian bergulir kembali sepak bola Indonesia.

Kabar Martin Vunk Usai Cabut dari Persija Jakarta

Martin Vunk saat kembali ke Estonia
Martin Vunk saat kembali ke Estonia
Sumber :
  • ERR Sport

 

Sempat menganggur selama enam bulan, Martin Vunk bergabung dengan klub masa kecilnya, Parnu. Ia lalu pindah ke Parnu Varpus dan Tervis Parnu sebelum pensiun pada 2022.

Berdasarkan temuan dari redaksi tvOnenews, Martin Vunk memilih jalan berbeda dari rekan seprofesinya ketika sudah tak lagi berkarier di dunia sepak bola.

Mengutip dari profil media sosial Facebook-nya, profesi Martin Vunk sekarang ini berubah drastis yaitu menjadi seorang developer perumahan.

Dalam beberapa unggahannya, Martin Vunk menawarkan konsep rumah dengan desain tertentu yang disesuaikan oleh selera masing-masing calon klien.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, tak ada lagi update tentang Persija Jakarta yang dilakukan Martin Vunk di media sosialnya, bahkan tidak mengikuti akun resmi Macan Kemayoran.

(han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemain Qatar Ini Minta Maaf Usai Bikin Kaki Lawan Patah di Piala Dunia 2026

Pemain Qatar Ini Minta Maaf Usai Bikin Kaki Lawan Patah di Piala Dunia 2026

Bek Qatar, Assim Madibo, menyampaikan permintaan maaf kepada gelandang Kanada, Ismael Kone.
Meski Sudah Pakai Jersei Timnas Indonesia, FIFA Larang Pemain Grade A Eropa Ini Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Meski Sudah Pakai Jersei Timnas Indonesia, FIFA Larang Pemain Grade A Eropa Ini Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Meski sudah mengenakan jersei Timnas Indonesia, salah satu pemain yang berkarier di Eropa ini dipastikan tidak bisa dinaturalisasi untuk membela skuad Garuda.
Hilirisasi Mineral Dongkrak Investasi Rp98,3 T, 67 Persen dari Total Hilirisasi Nasional

Hilirisasi Mineral Dongkrak Investasi Rp98,3 T, 67 Persen dari Total Hilirisasi Nasional

Hilirisasi mineral semakin menunjukkan perannya sebagai mesin pertumbuhan investasi nasional. Sepanjang triwulan I 2026, investasi di sektor hilirisasi mineral
Kontrak Mandek di Belanda, Bek Timnas Indonesia Tim Geypens Mendadak Masuk Radar Bali United

Kontrak Mandek di Belanda, Bek Timnas Indonesia Tim Geypens Mendadak Masuk Radar Bali United

Masa depan bek Timnas Indonesia, Tim Geypens, tengah menjadi sorotan. Pemain FC Emmen itu dikabarkan masuk dalam radar transfer Bali United untuk musim depan.
Bukti Cinta Dean Zandbergen ke Timnas Indonesia, Selalu Pantau Garuda dan Beri Pujian Buat John Herdman: Dia Pelatih Berkualitas

Bukti Cinta Dean Zandbergen ke Timnas Indonesia, Selalu Pantau Garuda dan Beri Pujian Buat John Herdman: Dia Pelatih Berkualitas

Nama Dean Zandbergen menjadi perbincangan para pendukung Timnas Indonesia. Striker VVV-Venlo itu memberikan pandangannya mengenai perkembangan skuad Garuda.
Menang 6-0 atas Qatar di Piala Dunia 2026, Jesse Marsch Puji Mentalitas Para Pemain Timnas Kanada

Menang 6-0 atas Qatar di Piala Dunia 2026, Jesse Marsch Puji Mentalitas Para Pemain Timnas Kanada

Pelatih Timnas Kanada, Jesse Marsch memuji mentalitas dari anak asuhnya pada laga kedua mereka di Piala Dunia 2026 kontra Qatar pada Jumat 19 Juni pagi WIB.

Trending

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi online masih sulit diberantas di Indonesia meski jutaan situs telah diblokir. Simak penyebab utama, modus terbaru, data terbaru, dan solusi yang dinilai lebih efektif.
Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Seakan hampir berjodoh, ternyata Red String Theory juga terjadi pada Timnas Indonesia dan Piala Dunia. Dari mulai Belanda sebagai timnas pusat hingga nasib buruk menimpa lawan Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia. 
Sosok Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Skandal Korupsi MBG, Ini Jabatan dan Perannya

Sosok Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Skandal Korupsi MBG, Ini Jabatan dan Perannya

Glory resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis (01/06/2026).
Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) menyebut adanya peningkatan tren penyakit tidak menular (PTM) dengan kategori kronis bagi masyarakat.
Emil Audero Jadi Rebutan di Serie A? Sang Agen Akhirnya Buka Suara Soal Klub Baru Kiper Timnas Indonesia

Emil Audero Jadi Rebutan di Serie A? Sang Agen Akhirnya Buka Suara Soal Klub Baru Kiper Timnas Indonesia

Masa depan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi tanda tanya besar menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Sang agen akhirnya buka suara soal klub baru.
Detik-detik Roy Suryo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Ijazah Jokowi

Detik-detik Roy Suryo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Ijazah Jokowi

Ahmad Khozinudin selaku kuasa hukum mengungkapkan Roy Suryo ditangkap di kediamannya kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, pada Jumat pagi ini.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 20 Juni 2026: Gemini Banjir Proyek Emas

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 20 Juni 2026: Gemini Banjir Proyek Emas

Berdasarkan ramalan astrologi 20 Juni 2026, terdapat beberapa zodiak yang diprediksi akan menikmati aliran rezeki lebih deras dibanding biasanya. Siapa saja?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT