GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Aris Indarto? Mantan Bek Elit yang Pernah Bawa Persija Jakarta Juara

Kisah lengkap Aris Indarto, mantan bek elit Persija Jakarta, yang ikut membawa Macan Kemayoran juara Liga Indonesia 2001.
Sabtu, 29 November 2025 - 10:30 WIB
Aris Indarto
Sumber :
  • istimewa

tvOnenews.com - Nama Aris Indarto selalu punya tempat tersendiri di hati pencinta sepak bola Indonesia, terutama di kalangan The Jakmania.

Sosok berpostur tinggi tegap itu dikenal sebagai salah satu bek terbaik yang pernah dimiliki Persija Jakarta dan menjadi bagian penting dalam kejayaan Macan Kemayoran pada awal 2000-an.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yuk simak kisah lengkap Aris Indarto di bawah ini.

Bek Andalan Persija di Era Keemasan

Lahir di Sragen pada 23 Februari 1978, Aris tumbuh sebagai pesepak bola berbakat sejak kecil. 

Perjalanannya dimulai dari SSB Indonesia Muda (IM) Sragen, lalu bergulir ke Diklat Salatiga, sebelum akhirnya masuk kawah candradimuka Diklat Ragunan. Dari sanalah pintu Timnas PSSI Baretti terbuka untuknya.

Karier seniornya dimulai bersama PSB Bogor dan Persikabo Bogor. Namun performanya yang kian matang membuat Persija Jakarta meminangnya. 

Keputusan itu terbukti tepat: Aris langsung menjadi bagian dari jajaran bek elit tim ibu kota, bersanding dengan nama-nama besar seperti Antonio “Toyo” Claudio, Warsidi, Nuralim, Joko Kuspito, hingga Anang Ma’ruf.

Bersama mereka, Aris turut membawa Persija menjuarai Liga Indonesia 2001 usai menaklukkan PSM Makassar 3-2 di final.

Tak hanya itu, mentalitas juaranya tercermin pada laga delapan besar melawan PSM Makassar di Mattoanging, yang menurut Aris menjadi pertandingan paling berkesan.

Meski bermain dengan sepuluh pemain, Persija tetap meraih kemenangan krusial berkat determinasi yang tak pernah luntur.

Aris kemudian dipercaya mengenakan ban kapten Persija sejak 2003 hingga 2005, sebuah bukti betapa besar pengaruh dan kewibawaannya di ruang ganti.

Petualangan Baru Bersama Persik Kediri

Meski menjadi pemain vital, kontraknya tak diperpanjang Persija.

Aris kemudian bergabung dengan Persik Kediri. Di sana, ia kembali merasakan manisnya gelar juara ketika membawa Macan Putih menaklukkan PSIS Semarang 1-0 pada final Liga Indonesia 2006 di Stadion Manahan.

Karier Internasional dan Loyalitas pada Sepak Bola

Selain bersinar di level klub, Aris Indarto juga mengenakan seragam Timnas Indonesia dari 2000 sampai 2005, termasuk menjadi bagian skuad Piala Tiger 2004.

Selepas gantung sepatu, ia bekerja di sebuah perusahaan balai lelang di Jakarta.

Namun sepak bola tetap menjadi rumah sejatinya. Ia akhirnya berkecimpung dalam pembinaan usia dini dan kepelatihan.

Setidaknya enam tim pernah ia tangani, termasuk ISA Marzuki Badriawan, SSB Tunas Jakarta, Garuda Muda Billal, Tunas Jaya Jakarta, hingga Jakarta 69.

Di kampung halamannya, ia mengembangkan SSB Macan Kemayoran serta Baretti Soccer Academy yang berlatih di Stadion Taruna Sragen, dua proyek yang ia bangun demi mengorbitkan talenta daerah.

Selama berkecimpung dalam pelatihan pemain muda, Aris menyadari banyak potensi besar yang sulit berkembang karena minimnya jenjang kompetisi, terutama untuk usia SMP hingga SMA.

Ia juga menyoroti fenomena pemain muda yang mudah puas diri atau terjebak sindrom bintang (star syndrome).

Baginya, bakat hanya sebagian kecil dari syarat menjadi pesepak bola profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mental baja, fokus, dan konsistensi jauh lebih menentukan di tengah kerasnya persaingan.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akui Ada Kesalahan, MPR Segera Mengevaluasi setelah Viralnya Video Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

Akui Ada Kesalahan, MPR Segera Mengevaluasi setelah Viralnya Video Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

Media sosial tengah dihebohkan dengan isu lomba cerdas cermat empat pilar MPR RI, yang tayang diYouTube lalu viral di Medsos lainnya.
Kronologi Polemik LCC Empat Pilar MPR RI, Berawal dari Pertanyaan "DPR dalam Memilih Anggota BPK Diwajibkan Memperhatikan Pertimbangan Lembaga Mana?"

Kronologi Polemik LCC Empat Pilar MPR RI, Berawal dari Pertanyaan "DPR dalam Memilih Anggota BPK Diwajibkan Memperhatikan Pertimbangan Lembaga Mana?"

Inilah kronologi lengkap polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 yang saat ini menjadi sorotan publik. 
Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar: dari Penilaian hingga Juri dan MC Dinonaktifkan

Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar: dari Penilaian hingga Juri dan MC Dinonaktifkan

Berikut kronologi lengkap polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalimantan Barat (Kalbar) hingga dewan juri dan MC dinonaktifkan.
Detik-detik Oknum Suporter Provokasi Pemain Persib Bandung di Bandara, Adam Alis Beberkan Kronologi

Detik-detik Oknum Suporter Provokasi Pemain Persib Bandung di Bandara, Adam Alis Beberkan Kronologi

Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta ternoda insiden provokasi oknum suporter di Bandara Sepinggan, Balikpapan. Adam Alis pun mengungkap kronologi.
Imbas Polemik Cerdas Cermat MPR di Kalbar: Juri, MC hingga Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus, Disebut Langgar Hukum

Imbas Polemik Cerdas Cermat MPR di Kalbar: Juri, MC hingga Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus, Disebut Langgar Hukum

Selain itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani juga turut tercantum dalam perkara tersebut sebagai tergugat.
Brigadir SA yang Menipu Bisa Bebaskan Tahanan Akhirnya Ditangkap, Kini Jadi Tahanan Propam

Brigadir SA yang Menipu Bisa Bebaskan Tahanan Akhirnya Ditangkap, Kini Jadi Tahanan Propam

Pihaknya kini mendalami dugaan tindak pidana maupun pelanggaran disiplin yang dilakukan Brigadir SA.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT