News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Senasib dengan Hilmi Gimnastiar, Dwi Pilihanto Nugroho Juga Kena Sanksi Larangan Bermain Seumur Hidup oleh PSSI

Pandis Asprov PSSI DIY mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada pemain KAFI FC bernomor punggung 2, Dwi Pilihanto Nugroho.
Rabu, 7 Januari 2026 - 23:38 WIB
Aksi tendangan keras yang dilakukan pemain KAFI FC, Dwi Pilihanto Nugroho, kepada lawannya dalam laga Liga 4 Yogyakarta yang digelar Selasa (6/1/2026)
Sumber :
  • YouTube/78 SPORTAIMENT

"Hukuman membayar denda Rp1 Juta, larangan beraktifitas sepakbola seumur hidup," tutup isi putusan Pandis PSSI DIY.

Kendati demikian, pihak Pandis masih memberikan ruang bagi Dwi untuk mengajukan banding atas putusan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, selain kepada pemain yang bersalah, Asprov PSSI DIY juga memberikan perhatian pada kinerja perangkat pertandingan.

Hal ini membuat wasit yang memimpin laga tersebut tidak luput dari tindakan tegas berupa evaluasi dan program pembinaan untuk memastikan standar kepemimpinan yang lebih baik di masa depan.

Hanya berselang 1 hari setelah "tendangan kungfu" Hilmu Gimnastiar yang terjadi pada 5 Januari, Dwi Pilihanto Nugroho melakukan aksi tak terpujinya hingga membuat ia dikenakan sanksi berat oleh PSSI.

Dengan demikian, dalam 2 hari berturut-turut sudah ada dua orang pemain Liga 4 yang mendapat sanksi larangan bermain seumur hidup, dimana itu artinya karier mereka di sepak bola Tanah Air juga harus kandas. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Khamzat Chimaev Tak Pilih-Pilih Lawan, Ngaku Siap Hadapi Siapa Saja di UFC

Khamzat Chimaev Tak Pilih-Pilih Lawan, Ngaku Siap Hadapi Siapa Saja di UFC

Khamzat Chimaev belum mengetahui siapa lawan berikutnya di UFC, tetapi The Borz menegaskan siap menghadapi siapa saja demi bisa kembali bertarung secepatnya.
Real Madrid Hampir Gagal Kalahkan Inter Milan, Jose Mourinho: Itu Bisa Berakhir 6-6

Real Madrid Hampir Gagal Kalahkan Inter Milan, Jose Mourinho: Itu Bisa Berakhir 6-6

elatih Real Madrid, Jose Mourinho, menilai bahwa duel kontra Inter Milan bisa berakhir dengan skor imbang 6-6. Pertandingan pertama Los Blancos di Liga Champions telah menyajikan pertarungan seru.
BMKG Imbau Nelayan Waspada Gelombang Tinggi di Teluk Bone dan Baubau

BMKG Imbau Nelayan Waspada Gelombang Tinggi di Teluk Bone dan Baubau

BMKG mengimbau nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter di kawasan Perairan Teluk Bone Barat Kabaena dan Perairan Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Volimania Korea Sebut Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Jadi Ancaman Baru di V-League, Ini Alasannya

Volimania Korea Sebut Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Jadi Ancaman Baru di V-League, Ini Alasannya

Volimania Korea Selatan menyebut bahwa duet dua pemain asing Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri dan Jordan Wilson akan menjadi ancaman baru di Liga Voli Korea 2026-2027. Penggemar tersebut pun mengungkapkan alasannya.
BMKG Tak Habis Pikir dengan Ramalan Pengamat Kanada soal Indonesia bakal Diguncang Gempa Magnitudo 9 2026

BMKG Tak Habis Pikir dengan Ramalan Pengamat Kanada soal Indonesia bakal Diguncang Gempa Magnitudo 9 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) minta masyarakat tidak terpengaruh video viral pengamat Kanada, Frankie MacDonald yang sebut Indonesia akan dihantam gempa bumi M 9,0.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Awalnya, seorang perempuan bernama Ulan tengah mengendarai sepeda motor di lokasi.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
KPK Geledah Rumah Direktur PT CMC di Jaktim Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Bengkulu

KPK Geledah Rumah Direktur PT CMC di Jaktim Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Bengkulu

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa penggeledahan ini merupakan rangkaian pengembangan penyidikan atas kasus suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong
Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Financial Times, mengutip administrator baru terusan Ilya Espino de Marotta, menyatakan bahwa jumlah kapal yang melintas setiap hari di Terusan Panama dapat turun menjadi 27 kapal dalam beberapa bulan mendatang akibat kekurangan air yang parah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT