Persib Bandung Resmi Buka Suara soal Rangkaian Insiden Beckham Putra dan Bobotoh usai Kalahkan Persija
- Persib.co.id
Jakarta, tvOnenews.com - Persib Bandung resmi buka suara soal rangkaian insiden yang menimpa Beckham Putra dan juga Bobotoh. Hal-hal tersebut terjadi setelah kemenangan 2-1 atas Persija Jakarta.
Maung Bandung berhasil memetik tiga poin penuh dalam laga bertajuk El Clasico Indonesia pada Minggu (10/5/2026) sore WIB kemarin. Dwigol Adam Alis membuat Persib bangkit dari ketertinggalan usai tertinggal lebih dulu melalui gol Alaaeddine Ajaraie di Stadion Segiri, Samarinda.
Kemenangan itu sangat penting untuk Persib dalam memburu gelar juara Super League di musim ini. Pada saat ini, mereka masih unggul di atas Borneo FC meski memiliki poin yang sama.
Namun, seusai laga, terlihat ada ketegangan antarpemain di lapangan. Gelandang Persib, Beckham Putra, menjadi sorotan dalam insiden tersebut.
Persib Bandung pun merilis pernyataan resmi yang menyatakan rasa prihatin dan duka mendalam atas berbagai insiden di dalam dan luar lapangan untuk laga tersebut.
“PT PERSIB Bandung Bermartabat menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas sejumlah insiden yang terjadi pasca pertandingan PERSIB melawan Persija pada Minggu, 10 Mei 2026 di Stadion Segiri, Samarinda,” demikian pengumuman resmi dari Persib pada Rabu (13/5/2026).
“Kami memahami bahwa pertandingan dengan tensi dan rivalitas tinggi kerap menghadirkan dinamika, baik di dalam maupun di luar lapangan. Namun demikian, kami menyayangkan adanya berbagai kejadian yang mencederai nilai sportivitas serta semangat sepak bola sebagai ruang yang seharusnya menghadirkan kebersamaan, rasa hormat, dan persatuan,” tambahnya.
Selain itu, ada sejumlah insiden juga yang melibatkan para pendukung Persib Bandung, Bobotoh, di berbagai daerah. Termasuk di antaranya adalah insiden di Bandara Sepinggan, Balikpapan.
“Beberapa kejadian yang menjadi perhatian kami di antaranya adalah insiden di lapangan yang melibatkan pemain PERSIB, Beckham Putra, gangguan dan intimidasi yang diterima rombongan tim saat perjalanan kepulangan melalui Bandara Sepinggan Balikpapan, serta sejumlah insiden yang menimpa masyarakat dan Bobotoh di beberapa daerah,” tulis Persib dalam pengumuman resminya.
Persib juga menyadari adanya korban jiwa, yaitu seorang anak berusia 15 tahun di Karawang. Atas berbagai insiden ini, manajemen Persib Bandung bersiap untuk mengambil langkah dengan mengumpulkan bukti, data, serta fakta.
“Kami juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya seorang anak berusia 15 tahun di Karawang yang sebelumnya berpamitan kepada keluarganya untuk menonton pertandingan PERSIB kontra Persija. Duka ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa sepak bola tidak seharusnya menghadirkan rasa takut, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa. Kami menghormati proses penanganan dan pendalaman yang saat ini dilakukan oleh pihak berwenang terkait kejadian tersebut,” tambahnya.
“Atas berbagai kejadian tersebut, saat ini PERSIB tengah mengumpulkan bukti, data, dan fakta sebagai bagian dari langkah yang akan kami tempuh secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab,” sambungnya. (rda)
Load more