Cetak 28 Gol dalam 8 Laga, ASIOP Sempurnakan Perjalanan di Piala Soeratin U-13 2026 dengan Gelar Juara
- https://www.instagram.com/pssi/
Jakarta, tvOnenews.com - ASIOP berhasil mengukir prestasi dengan menjuarai Piala Soeratin 2026 kategori U-13. Mereka menaklukkan Persebaya Surabaya melalui adu penalti di PSSI Training Center, Ibu Kota Nusantara, Sabtu (24/10/2026).
Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir. ASIOP kemudian memastikan gelar juara setelah menang 4-2 dalam drama adu penalti.
Keberhasilan ini menjadi catatan bersejarah bagi ASIOP di kelompok usia tersebut. Akademi sepak bola yang telah berdiri hampir tiga dekade itu akhirnya meraih trofi pertamanya di Piala Soeratin U-13.
Empat penendang pertama ASIOP berhasil menjalankan tugas dengan baik. Sebaliknya, dua dari empat eksekutor awal Persebaya gagal menyelesaikan peluang menjadi gol.
Gelar ini sekaligus menjadi penebusan bagi ASIOP setelah kegagalan pada final edisi 2024. Saat itu, mereka harus mengakui keunggulan Persikutim Kutai Timur melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1.
Situasi serupa kembali terjadi pada final tahun ini, tetapi hasil akhirnya berbeda. ASIOP mampu mengatasi tekanan dan membawa pulang trofi yang telah lama mereka nantikan.
Keberhasilan tersebut juga melengkapi koleksi gelar ASIOP di Piala Soeratin. Sebelumnya, mereka pernah menjuarai kategori U-15 pada 2022 setelah mengalahkan PSSA Asahan dengan skor 3-2 di partai final.
Prestasi di dua kelompok usia itu menunjukkan konsistensi ASIOP dalam membina pemain muda. Mereka kini masih memiliki tantangan untuk meraih gelar di kategori U-17.
Perjalanan ASIOP menuju gelar juara U-13 tahun ini juga diwarnai produktivitas gol yang tinggi. Mereka mencatatkan total 28 gol dalam delapan pertandingan sejak fase grup hingga final.
Catatan tersebut menghasilkan rata-rata 3,5 gol per pertandingan. Produktivitas itu menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan ASIOP melewati berbagai lawan hingga mencapai partai puncak.
Pada fase grup, ASIOP mengawali perjalanan dengan kemenangan 1-0 atas Persib Bandung. Mereka kemudian membantai Gelora Sintang 9-1 sebelum menutup fase tersebut dengan kemenangan 2-1 atas El Zeds FC Banten.
Memasuki babak delapan besar, ASIOP tampil semakin meyakinkan saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung. Mereka menang telak 8-0 sebelum mengalahkan Energi Bintang Riau dengan skor 3-0.
Langkah ASIOP berlanjut ke semifinal dengan menghadapi Papua Football Academy. Mereka menang tiga gol tanpa balas atas tim yang belakangan dikenal dengan nama PS Freeport Indonesia Papua tersebut.
Pada final melawan Persebaya, ASIOP mencetak satu gol dan mengakhiri waktu normal dengan skor 1-1. Mereka akhirnya memastikan gelar juara melalui kemenangan adu penalti 4-2 di PSSI Training Center.
Selain keberhasilan tim, sejumlah pemain ASIOP juga menarik perhatian pemandu bakat PSSI. Tiga nama yang disebut menonjol adalah Muhammad Rizky Putra Ariansyah, Muhammad Raza Aldendra Diputra, dan Cristiano Marcelo Junior Tao.
Pelatih ASIOP U-13, Nur Ichsan, mengatakan beberapa pemainnya berpeluang masuk radar tim pencari bakat PSSI. Muhammad Rizky Putra Ariansyah telah mencetak 11 gol, sedangkan Muhammad Raza Aldendra Diputra mengoleksi delapan gol.
"Kebetulan ada beberapa pemain kami yang kemungkinan sudah masuk radar tim scouting PSSI. Muhammad Rizky Putra Ariansyah sudah mengoleksi 11 gol, Muhammad Raza Aldendra Diputra delapan gol," ujar Nur Ichsan melalui pesan singkat.
Ia juga menyoroti perkembangan Cristiano Marcelo Junior Tao yang masih berusia 12 tahun. Pemain kelahiran 2014 tersebut mendapat kesempatan bermain di kelompok U-13 dan dinilai mampu menjalankan perannya dengan baik.
"Di tim saya juga ada pemain yang masih berusia 12 tahun kelahiran 2014. Dia sengaja saya naikkan level bermainnya ke kelompok usia 13 tahun, yaitu Cristiano Marcelo Junior Tao," kata pelatih yang akrab disapa Coach Iwa itu.
Hasil Final Piala Soeratin 2026
- U-13: ASIOP 1-1 Persebaya (ASIOP menang adu penalti 4-2).
- U-15: Persib 3-0 Bali United.
- U-17: Waamanat Bhintuka FC 2-1 Persebaya.
(sub)
Load more