News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lagi Bokek, Barcelona Dikabarkan Pernah Minta Lewandowski Berhenti Cetak Gol karena Takut Bonus ke Bayern Munchen Cair

Barcelona sempat melarang Robert Lewandowski menambah perbendaharaan golnya karena sedang kesulitan keuangan
Kamis, 20 November 2025 - 15:35 WIB
Striker Barcelona, Robert Lewandowski
Sumber :
  • REUTERS/Albert Gea

Jakarta, tvOnenews.com - Barcelona sempat melarang Robert Lewandowski menambah perbendaharaan golnya karena sedang kesulitan keuangan. Hal ini terjadi pada musim perdananya bermain untuk Blaugrana.

Pada tahun 2022, keputusan Barcelona mendatangkan Robert Lewandowski dengan harga €45 juta sempat membuat publik pesimistis. Banyak yang menilai usia sang striker Polandia yang sudah 34 tahun terlalu berisiko bagi klub yang sedang bermasalah finansial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun tiga tahun berselang, keputusan berani tersebut terbukti menjadi investasi yang sangat menguntungkan bagi Blaugrana. Lewandowski tampil luar biasa dan sudah mencetak 109 gol dari 158 pertandingan di semua kompetisi sejak mengenakan kostum Barcelona.

Produktivitas tinggi Lewandowski membuatnya langsung menjadi tumpuan lini depan Barcelona dalam waktu singkat. Ia tak hanya menjadi mesin gol, tetapi juga pemimpin di ruang ganti yang berpengaruh terhadap performa para pemain muda.

Meski begitu, di balik kesuksesan tersebut, muncul sebuah cerita mengejutkan terkait klausul bonus yang tercantum dalam kontraknya. Dalam kesepakatan dengan Bayern Munich, Barcelona diwajibkan membayar variabel €5 juta jika sejumlah syarat terpenuhi.

Salah satu klausulnya berbunyi bahwa Bayern akan mendapatkan €2,5 juta jika Lewandowski mencetak 25 gol La Liga pada musim perdananya di 2022-2023. Pada saat itu, Lewandowski sudah mengoleksi 23 gol ketika kompetisi menyisakan dua pertandingan lagi.

Situasi menjadi unik karena Barcelona telah memastikan gelar juara La Liga sebelum dua laga terakhir dimainkan. Menurut laporan jurnalis Sebastian Staszewski yang dikutip dari Diario AS, manajemen klub tidak ingin membayar bonus tambahan tersebut.

Karena itulah, muncul klaim bahwa Barcelona meminta Lewandowski menghentikan torehan golnya agar tidak mencapai angka 25. Keputusan itu disebut diambil murni karena alasan finansial mengingat klub sedang berada dalam kondisi ekonomi yang sulit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Staszewski bahkan menyebut bahwa Presiden Barcelona, Joan Laporta, hadir langsung dalam pertemuan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pihak klub secara eksplisit meminta sang striker tidak lagi mencetak gol di dua laga sisa musim itu.

“Barcelona, dalam sebuah pertemuan yang dihadiri presiden Joan Laporta, meminta dirinya untuk berhenti mencetak gol. Dan alasannya adalah faktor ekonomi, karena Barcelona harus membayar bonus sebesar €2,5 juta kepada Bayern jika striker Polandia itu mencapai 25 gol. Dengan gelar yang sudah dipastikan, Barcelona memilih untuk memintanya berhenti mencetak gol," ujar Staszewski dikutip dari Football Espana.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Argentina Lionel Scaloni Turut Geram! Kegagalan Italia Disebut Tak Adil dan Sulit Diterima Dunia

Pelatih Argentina Lionel Scaloni Turut Geram! Kegagalan Italia Disebut Tak Adil dan Sulit Diterima Dunia

Kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun terus menuai reaksi dari berbagai pihak. Kali ini, simpati datang dari pelatih Argentina, Lionel Scaloni, yang mengaku sedih melihat nasib Gli Azzurri.
Soal Kasus di PN Depok, KPK Periksa Saksi Untuk Dalami Alur Perintah Suap

Soal Kasus di PN Depok, KPK Periksa Saksi Untuk Dalami Alur Perintah Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa tiga saksi terkait kasus suap di Pengadilan Negeri (PN) Depok yang menyeret I Wayan Eka Mariarta selaku Ketua PN Depok
Tak Hanya Apresiasi, DPR Soroti Kinerja MIND ID, Tekankan Hilirisasi Mineral

Tak Hanya Apresiasi, DPR Soroti Kinerja MIND ID, Tekankan Hilirisasi Mineral

Pimpinan Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, memberikan apresiasi atas kinerja korporasi sejumlah entitas tambang yang tergabung dalam holding MIND ID sepanjang
Kondisi Terkini SPBE Gas yang Meledak di Bekasi, Korban Dilarikan ke RSUD

Kondisi Terkini SPBE Gas yang Meledak di Bekasi, Korban Dilarikan ke RSUD

Seperti diketahui, warga Bekasi dikejutkan dengan insiden ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) gas di awasan Cimuning Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pemerintah Pertimbangan Mundur dari BOP

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pemerintah Pertimbangan Mundur dari BOP

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta pemerintah mempertimbangkan keputusan untuk keluar dari keanggotaan Board of Peace (BOP). Legislator PDIP itu
Isu Air Keras dan Perang Informasi, Publik Diminta Waspada Potensi Destabilisasi

Isu Air Keras dan Perang Informasi, Publik Diminta Waspada Potensi Destabilisasi

Isu air keras dikaitkan dengan perang informasi, publik diminta waspada potensi destabilitas dan provokasi global terhadap Indonesia.

Trending

Kondisi Terkini SPBE Gas yang Meledak di Bekasi, Korban Dilarikan ke RSUD

Kondisi Terkini SPBE Gas yang Meledak di Bekasi, Korban Dilarikan ke RSUD

Seperti diketahui, warga Bekasi dikejutkan dengan insiden ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) gas di awasan Cimuning Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi
Soal Kasus di PN Depok, KPK Periksa Saksi Untuk Dalami Alur Perintah Suap

Soal Kasus di PN Depok, KPK Periksa Saksi Untuk Dalami Alur Perintah Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa tiga saksi terkait kasus suap di Pengadilan Negeri (PN) Depok yang menyeret I Wayan Eka Mariarta selaku Ketua PN Depok
Tak Hanya Apresiasi, DPR Soroti Kinerja MIND ID, Tekankan Hilirisasi Mineral

Tak Hanya Apresiasi, DPR Soroti Kinerja MIND ID, Tekankan Hilirisasi Mineral

Pimpinan Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, memberikan apresiasi atas kinerja korporasi sejumlah entitas tambang yang tergabung dalam holding MIND ID sepanjang
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pemerintah Pertimbangan Mundur dari BOP

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pemerintah Pertimbangan Mundur dari BOP

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta pemerintah mempertimbangkan keputusan untuk keluar dari keanggotaan Board of Peace (BOP). Legislator PDIP itu
Pelatih Argentina Lionel Scaloni Turut Geram! Kegagalan Italia Disebut Tak Adil dan Sulit Diterima Dunia

Pelatih Argentina Lionel Scaloni Turut Geram! Kegagalan Italia Disebut Tak Adil dan Sulit Diterima Dunia

Kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun terus menuai reaksi dari berbagai pihak. Kali ini, simpati datang dari pelatih Argentina, Lionel Scaloni, yang mengaku sedih melihat nasib Gli Azzurri.
Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan renovasi puluhan ribu rumah di Jawa Barat. Warga kini bisa daftar langsung, program dimulai April dan dorong ekonomi daerah.
Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Kegagalan Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA Series 2026 menjadi sorotan media Malaysia. Meski gagal lawan Bulgaria, skuad Garuda tetap dipandang positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT