Tetap Agresif Meski Jalani Derbi, Chivu Tegaskan Ogah Ubah Gaya Main Inter saat Hadapi AC Milan Akhir Pekan Nanti
- REUTERS/Alessandro Garofalo
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, dikabarkan tidak akan mengubah pendekatan taktisnya jelang Derby della Madonnina akhir pekan ini. Laga melawan AC Milan memang membawa tekanan besar, tetapi allenatore tersebut diyakini tetap teguh pada filosofi bermainnya.
Menurut laporan Gazzetta dello Sport, besarnya panggung derbi tidak membuat Chivu ragu sedikit pun. Ia disebut tetap percaya bahwa gaya agresif yang ia terapkan selama ini sudah cukup untuk menantang rival sekota itu.
Chivu memang tampil mengejutkan sejak awal masa kepelatihannya di San Siro. Ia mengambil alih tim pada periode sulit dan langsung mengubah atmosfer ruang ganti dengan pendekatan yang lebih segar.
Musim lalu menjadi titik balik bagi Inter setelah melalui tahun penuh kekecewaan. Chivu datang tanpa pengalaman panjang sebagai pelatih tim senior, tetapi ia mampu menghadirkan stabilitas yang sangat dibutuhkan.
Di bawah arahannya, Inter perlahan bangkit dari rentetan hasil buruk yang sempat membuat posisi mereka terjepit. Bahkan, ia sukses mengangkat mental pemain usai kegagalan pahit di Liga Champions musim sebelumnya.
Salah satu perubahan paling mencolok terlihat pada produktivitas gol Inter musim ini. Nerazzurri mencatatkan 26 gol, angka tertinggi di Serie A sekaligus bukti nyata keberhasilan strategi Chivu.
Pelatih asal Rumania itu memaksimalkan permainan langsung dan pressing berintensitas tinggi di setiap pertandingan. Ia mendorong para pemain untuk menekan sejak lini pertama agar lawan kesulitan membangun serangan.
Chivu juga menginstruksikan lini belakang Inter untuk bermain lebih tinggi demi memperpendek jarak antarlini. Langkah ini membuat Inter tampil lebih agresif tetapi juga menanggung risiko besar menghadapi serangan balik cepat.
Meski demikian, ia tetap percaya bahwa risiko tersebut merupakan konsekuensi wajar dari gaya permainan modern yang mengandalkan intensitas. Ia bahkan menilai pendekatan ini justru mempercepat proses perkembangan timnya.
Pertandingan melawan AC Milan jelas menghadirkan tantangan berbeda karena kedua sayap lawan memiliki kecepatan eksplosif. Namun, Chivu tidak berniat menurunkan garis pertahanan atau mengubah bentuk pressing timnya.
Menurutnya, konsistensi taktik justru menjadi kunci agar para pemain tetap nyaman dan berada dalam ritme terbaik. Ia percaya stabilitas strategi memberi keuntungan tersendiri di pertandingan besar seperti derbi.
Load more