Kelakuan Karim Benzema Dibongkar Jurnalis Saudi, Pemain Al Hilal yang Sukses Cetak Hattrick Itu Ternyata Aslinya Begini
- Instagram/alhilal
tvOnenews.com -Â Dinamika sepak bola Arab Saudi memasuki babak baru yang penuh gejolak pada Februari 2026.
Al Hilal secara resmi memboyong Karim Benzema dari Al Ittihad. Kepindahan penyerang yang dijuluki El Real tersebut memicu kontroversi besar, terutama karena ia memilih untuk menyeberang ke rival bebuyutan dengan seragam biru kebanggaan Al Hilal.
Transfer tersebut sempat memicu reaksi keras dari megabintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo.

- Instagram/cristiano | Instagram/karimbenzema
Sebagai bentuk protes terhadap apa yang ia anggap sebagai ketidakadilan distribusi dukungan transfer antar klub, Ronaldo melakukan aksi mogok main saat Al Nassr bertandang ke markas Al Riyadh, yang dilanjutkan hingga ke laga kandang menjamu Al Ittihad.
Aksi ini menjadi sinyal kuat adanya keretakan antara sang kapten dengan kebijakan manajemen serta otoritas liga.
Â
Sikap Benzema dikritik jurnalis Arab Saudi

- Instagram/karimbenzema
Jurnalis senior Arab Saudi, Waleed Al-Farraj, mengungkapkan bahwa proses perpindahan ini diwarnai ketegangan tinggi.
Dilansir Arriyadiyah, Benzema bersikap sangat keras kepala untuk meninggalkan Al Ittihad demi bergabung dengan skuat asuhan Simone Inzaghi di Al Hilal.
"Al-Faraj menjelaskan bahwa manajemen klub (Al Ittihad) mencoba menyelamatkan situasi di menit-menit terakhir dengan mengajukan tawaran finansial yang substansial dan telah direvisi kepada Benzema (lewat agennya), setelah mendapatkan persetujuan liga."
"Namun, responsnya mengejutkan: Benzema menolak untuk memperbarui kontraknya dan bersikeras untuk pindah ke Al Hilal, dan secara terang-terangan menentang keinginan manajemen Al Ittihad," tulis Arriyadiyah dalam laporannya, dikutip Rabu (4/2/2026).
Â
Meskipun manajemen Al Ittihad telah mencoba memberikan tawaran finansial baru yang sangat besar di menit-menit terakhir, Benzema dan agennya menolak mentah-mentah.
Agennya bahkan mengeluarkan pernyataan tegas bahwa tidak ada pihak yang bisa mendikte keputusan karier kliennya.
Al-Farraj menggambarkan situasi ini sebagai arena "penyelesaian dendam pribadi" yang mengancam stabilitas klub-klub besar di Saudi.

- Instagram/alhilal
Load more