AC Milan Kena Scam Transfer? Habiskan 70 Juta Euro Lebih, 2 Rekrutan Termahal Rossoneri Ini Malah Jadi Camat di Era Allegri
- REUTERS/Daniele Mascolo
Secara statistik, kontribusi keduanya masih jauh dari ekspektasi awal. Nkunku mencatat beberapa gol dan assist, sementara Jashari masih berupaya menemukan konsistensi permainan.
Di tengah persaingan ketat menuju papan atas, Milan tidak memiliki banyak ruang untuk eksperimen. Setiap pemain dituntut tampil maksimal demi menjaga peluang tim.
Dalam waktu dekat, Nkunku berpeluang mendapat menit bermain lebih banyak. Peluang itu terbuka jika kondisi Rafael Leao belum sepenuhnya pulih.
Sementara itu, Jashari masih harus bekerja keras menembus persaingan lini tengah. Ia dituntut mampu bersaing dengan pemain-pemain yang lebih berpengalaman.
Untuk jangka panjang, Milan diyakini tetap percaya pada potensi Jashari. Usianya yang masih muda menjadi alasan klub untuk memberinya waktu berkembang.
Berbeda dengan Nkunku yang mulai menghadapi tanda tanya soal masa depan. Meski begitu, fleksibilitasnya tetap menjadi nilai plus bagi kebutuhan tim.
Kini, tantangan terbesar Milan adalah memaksimalkan investasi besar tersebut. Jika tidak, dua transfer mahal ini berisiko menjadi beban dalam perjalanan klub ke depan.
(sub)
Load more