News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serius Ingin Boyong Tandem Jay Idzes, Inter Milan Siap Korbankan Permata yang Bersinar di Serie B ke Sassuolo Musim Panas Nanti

Inter Milan sudah siapkan langkah strategis jelang dibukanya bursa transfer musim panas. Fokus utama mereka kali ini tertuju pada memperkuat lini pertahanan.
Senin, 27 April 2026 - 23:37 WIB
Tarik Muharemovic berduel dengan Moise Kean saat Bosnia menghadapi Timnas Italia
Sumber :
  • REUTERS/Amel Emric

Jakarta, tvOnenews.com - Inter Milan sudah siapkan langkah strategis jelang dibukanya bursa transfer musim panas. Fokus utama mereka kali ini tertuju pada upaya memperkuat lini pertahanan yang diprediksi akan mengalami perubahan besar.

Salah satu nama yang mencuat adalah bek muda Sassuolo, Tarik Muharemovic. Pemain asal Bosnia itu dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari proyek jangka panjang Nerazzurri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketertarikan Inter terhadap Muharemovic bukan tanpa alasan. Performa konsistennya bersama Sassuolo membuatnya masuk radar sejumlah klub besar Serie A.

Di tengah persaingan tersebut, Inter mencoba mencari pendekatan yang lebih fleksibel. Mereka tidak hanya mengandalkan tawaran uang tunai, tetapi juga mempertimbangkan skema pertukaran pemain.

Menurut laporan Gazzetta di Modena, nama Yanis Massolin pun muncul dalam rencana tersebut. Gelandang muda asal Prancis itu diproyeksikan menjadi bagian dari paket transfer yang ditawarkan kepada Sassuolo.

Massolin sendiri baru direkrut Inter pada bursa transfer Januari lalu. Namun, ia langsung dipinjamkan kembali ke Modena hingga akhir musim.

Situasi ini membuka peluang bagi Inter untuk menjadikannya alat negosiasi. Apalagi, sang pemain belum sempat menunjukkan kemampuannya di level tim utama.

Di sisi lain, kebutuhan Inter akan bek baru semakin mendesak. Sejumlah pemain senior diperkirakan akan meninggalkan klub dalam waktu dekat.

Nama-nama seperti Matteo Darmian, Stefan de Vrij, dan Francesco Acerbi masuk dalam daftar yang berpotensi hengkang. Bahkan, Alessandro Bastoni juga disebut-sebut tidak sepenuhnya aman dari kemungkinan transfer.

Kondisi tersebut membuat manajemen klub harus bergerak cepat. Regenerasi di lini belakang menjadi langkah penting demi menjaga stabilitas tim.

Muharemovic dianggap sebagai sosok yang tepat untuk mengisi kebutuhan tersebut. Usianya yang masih muda serta kemampuannya membaca permainan menjadi nilai tambah tersendiri, terlebih ia dikenal sebagai tandem Jay Idzes.

Meski begitu, proses negosiasi dipastikan tidak akan berjalan mudah. Sassuolo memiliki posisi tawar yang cukup kuat dalam mempertahankan pemainnya.

Klub tersebut tentu tidak ingin melepas aset berharganya tanpa keuntungan maksimal. Oleh karena itu, Inter harus menyusun penawaran yang benar-benar menarik.

Opsi memasukkan Massolin menjadi bagian dari strategi tersebut. Selain menekan biaya transfer, langkah ini juga bisa memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.

Meski sempat diminati Genoa dan Torino, masa depan Massolin masih belum pasti. Sassuolo bisa menjadi destinasi berikutnya jika kesepakatan tercapai.

Namun hingga kini, belum ada keputusan final dari kedua klub. Semua masih berada dalam tahap penjajakan awal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Inter Milan, keberhasilan mendatangkan Muharemovic bisa menjadi investasi penting. Sementara bagi Sassuolo, keputusan yang diambil akan sangat menentukan arah kebijakan transfer mereka ke depan.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sekolah Cagar Budaya Kumuh, Dedi Mulyadi Turun Tangan Siap Rehab SD Negeri 1 Cibogo

Sekolah Cagar Budaya Kumuh, Dedi Mulyadi Turun Tangan Siap Rehab SD Negeri 1 Cibogo

​​​​​​​Dedi Mulyadi soroti SD Negeri 1 Cibogo yang kumuh. Sekolah cagar budaya 1921 ini bocor dan rusak, ia langsung janji rehab demi kenyamanan belajar siswa.
Taksi Green SM Beri Klarifikasi Soal Dugaan Pemicu Tabrakan Maut KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Taksi Green SM Beri Klarifikasi Soal Dugaan Pemicu Tabrakan Maut KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Terjadi insiden kecelakaan maut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Taksi Green SM berikan klarifikasi
Lima Korban Tabrakan Kereta Masih Terjepit, 14 Personel Basarnas Tambahan Diterjunkan ke Stasiun Bekasi Timur

Lima Korban Tabrakan Kereta Masih Terjepit, 14 Personel Basarnas Tambahan Diterjunkan ke Stasiun Bekasi Timur

Guna mempercepat proses penyelamatan yang telah berlangsung selama lima jam, Badan SAR Nasional (Basarnas) menambah kekuatan personel di lokasi kecelakaan kereta api Stasiun Bekasi Timur. 
Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Tabrakan antara KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur seolah membuka kembali luka lama dalam sejarah kelam perkeretaapian tanah air lebih dari 1 dekade lalu.
Dedi Mulyadi Temukan Truk Mogok di Tanjakan, Langsung Beri Uang Jajan Rp500 Ribu dan Antar ke Bengkel

Dedi Mulyadi Temukan Truk Mogok di Tanjakan, Langsung Beri Uang Jajan Rp500 Ribu dan Antar ke Bengkel

​​​​​​​Dedi Mulyadi bantu sopir truk mogok di tanjakan. Beri uang Rp500 ribu dan antar ke bengkel setelah radiator pecah, menunjukkan kepedulian di jalan.
Utamakan Keselamatan, Kepala BP BUMN Pastikan Korban Tabrakan Kereta Dapat Penanganan Terbaik

Utamakan Keselamatan, Kepala BP BUMN Pastikan Korban Tabrakan Kereta Dapat Penanganan Terbaik

Pemerintah menegaskan bahwa penanganan medis dan keselamatan para korban menjadi prioritas paling tinggi dalam insiden tabrakan kereta api di Bekasi Timur yang terjadi Senin (27/4) malam. 

Trending

Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Data jumlah korban kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur dilaporkan terus bertambah hingga Selasa (28/4) dini hari. 
Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Tabrakan antara KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur seolah membuka kembali luka lama dalam sejarah kelam perkeretaapian tanah air lebih dari 1 dekade lalu.
Pengakuan Seorang Ayah yang Titipkan Anak di Daycare Little Aresha: Nangis, Tapi Sampai Sekolah Jadi Diam

Pengakuan Seorang Ayah yang Titipkan Anak di Daycare Little Aresha: Nangis, Tapi Sampai Sekolah Jadi Diam

​​​​​​​Pengakuan ayah soal Daycare Little Aresha di Yogyakarta. Anak disebut sering menangis saat dititipkan, namun mendadak diam saat di sekolah. (28/4/2026)
Ngaku Syok dan Panik, Korban Ceritakan Detik-detik KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Ngaku Syok dan Panik, Korban Ceritakan Detik-detik KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Korban ungkap detik-detik KA Argo Bromo tabrak KRL di Bekasi. Ngaku syok dan panik, gerbong hancur, puluhan korban luka kini dirawat di RSUD Kota Bekasi.
Usai Kecelakaan Maut Kereta Tabrak KRL, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Pola Operasi untuk Kereta Jadwal Terakhir

Usai Kecelakaan Maut Kereta Tabrak KRL, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Pola Operasi untuk Kereta Jadwal Terakhir

Insiden tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin malam (27/4/2026) melibatkan rangkaian KRL ditabrak kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek
Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi: Petugas Belah Gerbong KRL untuk Evakuasi Korban Terjepit

Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi: Petugas Belah Gerbong KRL untuk Evakuasi Korban Terjepit

Tim Basarnas melakukan operasi penyelamatan intensif di Stasiun Bekasi Timur pasca-tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan rangkaian KRL pada Senin (27/4). 
Lima Korban Tabrakan Kereta Masih Terjepit, 14 Personel Basarnas Tambahan Diterjunkan ke Stasiun Bekasi Timur

Lima Korban Tabrakan Kereta Masih Terjepit, 14 Personel Basarnas Tambahan Diterjunkan ke Stasiun Bekasi Timur

Guna mempercepat proses penyelamatan yang telah berlangsung selama lima jam, Badan SAR Nasional (Basarnas) menambah kekuatan personel di lokasi kecelakaan kereta api Stasiun Bekasi Timur. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT