Bak Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, NAC Breda Resmi Dihukum KNVB usai Gagal Menang di Persidangan
- NAC.nl
Jakarta, tvOnenews.com - Seakan sudah jatuh lalu tertimpa tangga, NAC Breda resmi kena hukuman dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB). Mereka kini menunggu didegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda, Eredivisie.
Selama lebih dari sebulan terakhir, kancah sepak bola Liga Belanda direpotkan oleh laporan NAC Breda. Mereka mempermasalahkan keberadaan Dean James dalam laga kontra Go Ahead Eagles.
Dalam laga yang dimainkan di bulan Maret lalu tersebut, NAC kalah telak dengan skor 0-6. Dean James tidak mencetak gol atau pun assist, namun kehadirannya ilegal di atas kertas.
NAC berupaya untuk meminta pengulangan laga demi kesempatan memungut poin. Sebab, satu poin saja bisa jadi berarti untuk mereka yang kini berada di ambang degradasi.
Laporan itu menimbulkan skandal paspor yang berdampak kepada lebih dari 20 pemain di lintas divisi Liga Belanda. Sebanyak empat pemain Timnas Indonesia terlibat.
Selain Dean James, ada tiga pemain lainnya, yaitu Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner, dan Tim Geypens. Keempatnya sempat dilarang bermain di Eredivisie maupun Eerste Divisie, yang merupakan kasta kedua.
KNVB telah memutuskan untuk tidak menghukum Go Ahead Eagles atau pun Dean James pada April lalu. Keempat pemain Timnas Indonesia pun telah kembali beraksi bersama klubnya masing-masing setelah putusan itu.
Namun NAC membawa masalah ini ke pengadilan. Putusan dari pengadilan akhirnya keluar pada Senin (4/5/2026) kemarin yang memilih untuk tidak mengabulkan permintaan NAC.
KNVB memperkirakan bahwa ada 133 laga yang bakal terdampak jika NAC memenangkan sidang gugatan. Namun, itu bukan lagi ancaman setelah putusan dari pengadilan kemarin.
NAC kini dinyatakan kalah di meja hijau yang bisa menjadi akhir dari skandal paspor di Liga Belanda. Mereka perlu fokus untuk menyelamatkan diri di lapangan hijau sebagai satu-satunya cara untuk tidak terdegradasi.
Celakanya, KNVB baru saja menjatuhkan hukuman kepada salah satu pemain andalan NAC Breda, Mohamed Nassoh. Sebagaimana diwartakan oleh Breda Vandaag, Nassoh dihukum tiga laga usai dikartu merah pada laga kontra FC Utrecht.
“Mohamed Nassoh akan absen dalam dua pertandingan liga terakhir NAC melawan sc Heerenveen dan AZ karena kartu merah yang didapatnya saat melawan FC Utrecht. KNVB menjatuhkan hukuman larangan bermain selama tiga pertandingan kepadanya, satu di antaranya bersyarat,” tulis Breda Vandaag.
NAC dilaporkan tetap menerima putusan ini dan tidak akan mengajukan banding. Namun, ini menjadi kesialan berarti karena mereka berada di ambang degradasi.
Hanya tersisa dua laga lagi untuk mereka di musim ini. NAC kini berada di urutan ke-17 dengan catatan 25 poin dari 32 laga, mereka tertinggal enam poin dari Telstar yang berada di zona aman.
Selisih gol di antara kedua tim terpaut jauh, yaitu minus 10 (-10) untuk Telstar dan minus 25 (-25) untuk NAC. Jadi, NAC harus menang telak untuk mengatasi selisih gol tersebut.
Jika Telstar mendapatkan satu poin saja di laga berikutnya, atau jika NAC gagal menang di tempat lain, maka NAC akan resmi terdegradasi. Singkatnya, secara matematis, mereka masih bisa selamat, namun itu hampir mustahil direalisasikan. (rda)
Load more