Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Alex Pastoor Kini Resmi Latih PEC Zwolle
- x.com/TimnasIndonesia
‎Jakarta, tvOnenews.com - Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, akhirnya resmi mendapatkan pekerjaan baru setelah berpisah dengan skuad Garuda. Pria asal Belanda tersebut resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala PEC Zwolle di Eredivisie atau Liga Belanda.
PEC Zwolle mengumumkan penunjukan Alex Pastoor sebagai pelatih kepala baru dengan kontrak hingga musim panas 2027. Kabar ini sekaligus menandai kembalinya mantan tangan kanan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia itu ke dunia kepelatihan klub.
Alex Pastoor sebelumnya menjadi bagian dari jajaran kepelatihan Timnas Indonesia ketika PSSI menunjuk Patrick Kluivert untuk memimpin skuad Garuda. Namun, kebersamaan mereka tidak berlangsung lama setelah Indonesia gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.
Kegagalan tersebut terjadi setelah Timnas Indonesia tersingkir pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Alhasil perjalanan Patrick Kluivert bersama jajaran asistennya, termasuk Alex Pastoor untuk menangani skuad Garuda pun berakhir.
Setelah meninggalkan Timnas Indonesia, Alex Pastoor kini mendapat kepercayaan untuk memimpin PEC Zwolle yang tengah berjuang memperbaiki performanya di Liga Belanda. Klub berjuluk Blauwvingers tersebut memilih pelatih berusia 60 tahun itu setelah mempertimbangkan sejumlah kandidat.
- Dok. PEC Zwolle
Direktur Teknik PEC Zwolle, Gerry Hamstra, menjelaskan bahwa pihak klub telah melakukan evaluasi terhadap beberapa pilihan pelatih untuk kebutuhan jangka pendek maupun panjang. Namun, pengalaman serta karakter Alex Pastoor membuat manajemen akhirnya memutuskan untuk memberikan kontrak hingga 2027.
"Kami telah melihat beberapa opsi, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang. Kami langsung antusias dengan Alex dan sesuai keinginannya kami memutuskan untuk memberikan kontrak hingga musim panas 2027," kata Gerry Hamstra dikutip dari laman resmi klub, Minggu (8/11/2026).Â
Alex Pastoor sendiri bukanlah sosok asing dalam sepak bola Belanda karena memiliki pengalaman panjang menangani sejumlah klub profesional. Rekam jejaknya diharapkan mampu membantu Ryan Thomas dan rekan-rekannya meningkatkan performa setelah menjalani awal musim yang belum konsisten.
Gerry Hamstra juga menilai Alex Pastoor memiliki karakter kepemimpinan yang dibutuhkan untuk membangun tim. Menurutnya, pelatih kelahiran 26 Oktober 1966 tersebut mampu menetapkan standar yang jelas sehingga para pemain memahami tuntutan dalam setiap pertandingan.
"Alex adalah pelatih yang sangat berpengalaman. Dia memiliki wibawa alami dan mampu menetapkan standar dengan jelas sehingga para pemain memahami apa yang diharapkan dari mereka," ungkap Hamstra.
Sebelum dipercaya menangani PEC Zwolle, Alex Pastoor pernah menukangi sejumlah klub Belanda seperti Excelsior, Sparta Rotterdam, dan Almere City FC. Pengalamannya bersama klub-klub tersebut menjadi salah satu modal untuk menghadapi persaingan ketat di Eredivisie.
Alex Pastoor juga memiliki rekam jejak dalam membantu klub menghadapi tantangan di kasta tertinggi sepak bola Belanda. Ia pernah membawa tim-tim yang ditanganinya bertahan di Eredivisie sekaligus menunjukkan kemampuannya membangun organisasi permainan.
Salah satu pencapaian yang pernah ditorehkan Alex Pastoor terjadi ketika menangani NEC Nijmegen pada periode 2011 hingga 2013. Saat itu, ia berhasil membawa klub tersebut menembus babak play-off untuk memperebutkan tiket tampil di kompetisi antarklub Eropa.
Tantangan yang menanti Alex Pastoor bersama PEC Zwolle terbilang tidak mudah karena klub tersebut masih kesulitan menemukan konsistensi sepanjang musim 2026/2027. Dari 12 pertandingan yang telah dijalani, PEC Zwolle baru mengumpulkan tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan enam kekalahan sehingga masih tertahan di papan tengah klasemen.
Alex Pastoor dijadwalkan mulai memimpin latihan PEC Zwolle pada Senin (9/11/2026) waktu setempat untuk mempersiapkan tim menghadapi pertandingan menghadapi Telstar, 22 November mendatang.Â
(igp/nad)Â
Load more