GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hwang Sun-hong Sebut 2 Hal yang Bikin Indonesia Menang Lawan Korea Selatan, Persahabatannya dengan Shin Tae-yong Jadi Sorotan

Pelatih Korea Selatan Hwang Sun-hong sebut Timnas Indonesia memiliki dua kekuatan yang bikin menang, hingga persahabatannya dengan Shin Tae-yong jadi sorotan.
Minggu, 28 April 2024 - 00:45 WIB
Hwang Sun-hong pelatih Timnas Korea Selatan sekaligus sahabat Shin Tae-yong sebut Indonesia punya 2 kekuatan untuk menang.
Sumber :
  • Kolase foto tim tvOnenews

tvOnenews.com - Sejarah baru terukir kala Timnas Indonesia berhasil melaju ke semifinal Piala Asia U-23 2024 setelah menumbangkan Korea Selatan.

Pada babak perempat final yang berlangsung di stadion Abdullah bin khalifah, Doha, Qatar pada Jumat, 26 April 2024, Timnas Indonesia unggul 11-10 atas Korsel lewat adu penalti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan Garuda Muda tersebut memastikan Indonesia melaju ke babak semifinal melawan Uzbekistan yang sebelumnya berhasil menyingkirkan Arab Saudi.


Hwang Sun-hong sebut Indonesia punya dua kekuatan untuk menang. (Sumber: kolase foto tim tvOnenews)

Perjalanan Timnas Indonesia di ajang Piala Asia U-23 2024 ini begitu istimewa.

Tak disangka, sekelas Korea Selatan yang notabennya tim seniornya dan langganan Piala Dunia berhasil dipulangkan oleh Indonesia.

Seperti diketahui, kualitas liga Korea Selatan memang berada di atas liga Indonesia. Korea Selatan menepati peringkat 23 dunia, sedangkan Indonesia menduduki posisi 134 dunia.

Menghadapi frustasinya menghadapi skuat Garuda Muda, pelatih Korea Selatan Hwang Sun-hong langsung angkat bicara.

Hwang Sun-hong menyebut ada dua hal yang dimiliki Indonesia sehingga bisa menang.

Menurutnya, Timnas Indonesia menang karena memiliki dua kekuatan, yaitu pelatih Shin Tae-yong dan adanya pemain naturalisasi.

"Mereka bermain bagus karena Shin Tae-yong dan pemain naturalisasi, itulah kekuatan mereka" ujar Hwang Sun-hong.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia diperkuat oleh masuknya beberapa pemain dengan status naturalisasi. 

Di antaranya Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Ivar Jenner, dan Rafael Struick.

Tersingkirnya Korea Selatan dari kursi Piala Asia U-23 menjadi kabar pahit untuk masyarakat Negeri Ginseng. 

Kekalahan tersebut juga memutus rekor Korsel, untuk kali pertamanya sejak 1988 Korsel gagal ke Olimpiade setelah 9 kali berturut-turut lolos ke perhelatan tersebut. 

Bahkan, media Korea Selatan Chosun menyebut kekalahan timnasnya itu sesuatu yang memalukan.

Terlebih, karena Timnas Korsel U-23 dihentikan tim underdog seperti Timnas Indonesia.

Persahabatan Shin Tae-yong dan Hwang Sun-hong

Selain keseruan pertandingan, ada satu hal menarik dari laga Indonesia vs Korea Selatan di perempat final lalu.

Pertandingan tersebut juga menjadi pertarungan sengit antara dua pelatih tim yang merupakan sahabat lama, yakni Shin Tae-yong dan Hwang Sun-hong.

Shin Tae-yong dan Hwang Sun-hong telah bersahabat sejak puluhan tahun yang lalu ketika keduanya masih menjadi pemain profesional dan masih terjalin hingga keduanya menjadi sosok pelatih.  

Pada tahun 1996, Shin Tae-yong dan Hwang Sun-hong menjadi pembela Timnas Korea Selatan di Piala Asia 1996. 

Keduanya bahkan bahu-membahu untuk mengalahkan Timnas Indonesia pada saat itu. 

Keakraban keduanya masih terjalin baik hingga sekarang, walau keduanya sempat berduel di perempat final.

Saat Korea Selatan berhadapan dengan Uni Emirat Arab, Shin Tae-yong sempat mengunjungi Hwang Sun-hong untuk memberikan semangat.

Shin Tae-yong bahkan berharap Korea Selatan bisa meraih poin penuh dan mampu mengalahkan Uni Emirat Arab. 

Tak lama, suntikan semangat dari Shin Tae-yong untuk Korea Selatan membuahkan hasil, Korsel berhasil mengalahkan Uni Emirat Arab dengan skor 0-1.

Tak hanya itu, Hwang Sun-hong juga sempat menyaksikan langsung pertandingan Indonesia menghadapi Yordania dan memberikan semangat untuk sahabatnya yang kini menjadi pelatih Timnas Indonesia tersebut.

Bahkan Hwang Sun-hong memuji Shin Tae-yong karena telah berhasil memoles Indonesia menjadi tim yang kuat. 

Pelatih Timnas Indonesia tersebut enggan besar kepala dengan pujian yang dilontarkan sahabatnya. Ia tetap mengusung target kemenangan untuk Timnas Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih kelahiran 1970 tersebut berambisi akan membuat kemenangan untuk Indonesia dan benar, ambisinya membuahkan hasil.

Timnas U-23 Indonesia berhasil mencetak sejarah untuk pertama kalinya dengan lolos ke semifinal Piala Asia U-23 2024. (gwn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap di Persidangan! Jaksa Sebut Ada Misi Tersembunyi di Balik Pengadaan Chromebook

Terungkap di Persidangan! Jaksa Sebut Ada Misi Tersembunyi di Balik Pengadaan Chromebook

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riady membalas keras pandangan pengamat politik Rocky Gerung yang menilai keberadaan tim eksternal di lingkungan Kemendikbudristek sebagai hal lumrah.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, secara tegas mengingatkan para kepala daerah untuk tidak menyalahgunakan anggaran daerah dengan memberikan THR atau dana hibah kepada instansi vertikal. 
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Terungkap di Persidangan! Jaksa Sebut Ada Misi Tersembunyi di Balik Pengadaan Chromebook

Terungkap di Persidangan! Jaksa Sebut Ada Misi Tersembunyi di Balik Pengadaan Chromebook

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riady membalas keras pandangan pengamat politik Rocky Gerung yang menilai keberadaan tim eksternal di lingkungan Kemendikbudristek sebagai hal lumrah.
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT