News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inikah Karma untuk Emil Audero Gara-gara Ucapan Ayahnya? Begini Nasib Kiper yang Diidamkan Bela Timnas Indonesia Itu ..

Masih ingat nama Emil Audero Mulyadi? sosok kiper yang merumput di Eropa yang diidam-idamkan untuk membela timnas Indonesia, begini nasib terbarunya sekarang.
Minggu, 22 September 2024 - 13:58 WIB
Inikah Karma untuk Emil Audero Gara-gara Ucapan Ayahnya? Begini Nasib Kiper yang Diidamkan Bela Timnas Indonesia Itu ..
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / Instagram @emil_audero / Julio Tri Saputra tvOnenews

tvOnenews.com - Nama Emil Audero Mulyadi mungkin nama yang sudah tidak asing bagi suporter timnas Indonesia, eks kiper Inter Milan yang sempat diidam-idamkan akan membela timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.

Nama Emil Audero sempat menjadi perbincangan hangat publiks epak bola Indonesia setelah dirinya menolak tawaran untuk membela timnas Indonesia. Ia lebih memilih tetap menjadi warga negara Italia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski memiliki darah keturunan Indonesia dari sang ayah yang asli orang Lombok, Emil Audero Mulyadi saat itu berharap bisa menjadi bagian dari timnas Italia.

Viral beberapa waktu lalu, momen ayah Emil Audero menolak tawaran Timnas Indonesia karena berharap masih bisa tampil untuk Italia meskipun peluangnya semakin kecil.

Emil Audero
Emil Audero dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (kolase tvOnenews / Instagram/emil_audero / Instagram Erick Thohir)

Pemain yang baru saja direkrut oleh Como, klub serie A ini masih sangat berharap menjadi bagian dari skuad Gli Azzurri, timnas Italia.

Nama Emil Audero pun sempat viral akibat perkataan meremehkan dari ayahnya.

Dalam video yang beredar di TikTok, seorang pria yang diduga sebagai Edy Mulyadi, ayah dari Emil Audero dengan tengan tegas menepis kalau penjaga gawang berdarah Indonesia - Italia tersebut akan membela tim Garuda.

Bahkan ia tidak segan menyindir prestasi timnas Indonesia saat itu masih sulit untuk tampil di ajang Piala Dunia.

"Benar gak kalau dia mau ke Indonesia?" tanya seorang penanya di video TikTok akun @agniakhn.

"Mimpi kali," balas pria yang diduga ayah Emil Audero.

"Kalau Emil ingin jadi pemain Piala Dunia, ya harus ambil di sana (Italia) dong," jelas dia.

"Indonesia lulus Asia saja enggak, apalagi Piala Dunia," lanjut ucapnya lagi.

Lebih lanjut, ia mengaku tidak masalah dengan persaingan yang akan dihadapi oleh Emil dengan kiper-kiper kelas atas yang dimiliki oleh timnas Italia.

Ia menegaskan kiper berdarah Indonesia-Italia akan memilih berusaha tembus timnas Italia ketimbang gabung timnas Indonesia Indonesia.

"Enggak lah bela timnas Indonesia, terlalu rugi," pungkasnya.

Kini kesempatan Emil Audero untuk bermain di skuad Timnas Italia semakin mengecil.

Tak lama berselang, Emil Audero kembali masuk sebagai kiper yang rencana akan dinaturalisasi untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) oleh PSSI pada bulan Juni lalu.

Para penggemar timnas Indonesia pun sempat gembira sekaligus antusias karena foto kiper kelahiran, Mataram, Nusa Tenggara Barat Itu tampak tersenyum Seraya bersalaman dengan Ketua umum PSSI, Erick Thohir.

Sebagaimana diketahui, jika salah seorang pemain telah bersalaman dengan Erick Thohir, maka dapat dipastikan bahwa pemain. 

Seperti yang kita tahu, jika seorang pemain telah bersalaman dengan Erick Thohir dan dapat dipastikan pemain tersebut akan segera merapat untuk berseragam Timnas Indonesia.

Namun yang terjadi kepada Emil agak sedikit berbeda dengan para pemain yang telah bersalaman dengan Erick Thohir.

Mantan kiper Bologna berusia 27 tahun itu tak begitu antusias merespons keinginan PSSI.

Menurut Emil audero kesempatannya untuk memperkuat Timnas Indonesia sangatlah besar namun ia sama sekali tidak berminat.

Padahal saat itu proses perpindahan federasi atau KNVB Maarten Paes masih belum selesai dan masih harus diurus di persidangan CAS.

Di mana hal itu seharusnya bisa dimanfaatkan oleh Emil Audero segera memperkuat timnas Indonesia.

"Saya bisa saja mengajukan permintaan naturalisasi, namun saya tak tahu seberapa besar manfaatnya bagiku," ungkap Erick Thohir.

Setelah tak ada kepastian soal Emil Audero, timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan para suporter kini sudah tak perlu khawatir karena sudah ada sosok Maarten Paes.

Kiper kelas dunia yang bertarung dengan Lionel Messi di MLS, Maarten Paes tampil apik dalam dua laga timnas Indonesia dalam menahan imbang Arab Saudi 1-1, dan Australia 0-0.

Dalam laga ini Maarten Paes terpilih sebagai Man of The Match, setelah tampil gemilang beberapa kali melakukan penyelamatan krusial ke gawang timnas Indonesia.

Maarten Paes menggagalkan beberapa peluang emas dari para pemain Australia untuk menciptakan gol, seperti melakukan tepisan dari tandukan pemain Australia dari tendangan pojok.

Maarten Paes
Kiper timnas Indonesia, Maarten Paes. (Julio Tri Saputra/tvOnenews)

Meski, Australia tampil dominan menguasai 63 persen penguasaan bola, 19 tembakan, 32 sentuhan di kotak penalti lawan, dan 15 tendangan sudut.

Laga berjalan sengit, namun duel antara timnas Indonesia menghadapi Australia harus berakhir imbang, tanpa ada satupun gol.

Begini nasib Emil Audero di Serie A

Emil Audero kini bermain untuk Como 1907, klub yang baru saja promosi ke Serie A untuk musim 2024/2025.

Audero diketahui resmi meninggalkan Sampdoria setelah dipinjamkan ke Inter Milan pada musim lalu.

Pada saat menjalani peminjaman di Inter Milan, ia lebih banyak menjadi penghangat bangku cadangan.

Pertandingan Serie A, berdasarkan data transfermarkt, Emil Audero hanya bermain pada pertandingan Inter Milan menghadapi Sassuolo, FC Empoli, dan menghadapi Lecce.

Sementara pada Liga Champions, Audero hanya diturunkan satu kali saat Inter Milan kontra Benfica pada 30/11/2023,

Memiliki harapan besar di Como 1907, rupanya Emil Audero harus menelan pil pahit dalam tiga laga bersama Como 1907, lantaran dirinya masih belum diturunkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sang pelatih, Cesc Fabregas masih mempercayai kiper kawakan, Pepe Reina.

Baru lah pada laga keempat, Emil Audero dimainkan pada laga Como 1907 kontra Bologna, sialnya, dia harus kebobolan dua gol, membuat hasil seri 2-2. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT